KAI Daop 8 Surabaya Sampaikan Permohonan Maaf atas Pembatalan Dua Perjalanan KA ke Bandung - Koran Mandalika

KAI Daop 8 Surabaya Sampaikan Permohonan Maaf atas Pembatalan Dua Perjalanan KA ke Bandung

Minggu, 3 Agustus 2025 - 11:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pembatalan dua perjalanan kereta api keberangkatan hari ini, Minggu (3/8), dari wilayah Daop 8 menuju Bandung.

Adapun dua perjalanan kereta api yang dibatalkan adalah:

– KA 69 Malabar relasi Malang – Bandung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– KA 99 Harina relasi Surabaya Pasarturi – Bandung

Pembatalan ini merupakan dampak dari gangguan operasional di Stasiun Pegaden Baru wilayah Daop 3 Cirebon, yang menyebabkan keterlambatan tinggi dan berdampak pada pola perjalanan sejumlah KA di lintas tersebut.

Baca Juga :  Coach Priska Sahanaya Jelaskan Teknik-Teknik Public Speaking dalam Presentasi di SMP Tarakanita 5 bersama PRONAS

“KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Keputusan pembatalan dilakukan sebagai bentuk komitmen kami untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Kami memahami kekecewaan para pelanggan dan berupaya memberikan solusi terbaik,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.

Image

Sebagai bentuk tanggung jawab dan apresiasi terhadap pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100% bagi pelanggan yang terdampak pembatalan maupun mengalami keterlambatan tinggi. Proses refund dapat dilakukan di seluruh loket stasiun online terdekat, selama 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan, tanpa dikenakan biaya administrasi.

Baca Juga :  Port Academy Sukses Gelar 5 Diklat di 5 Kota Dalam 1 Minggu

Dari data sementara mulai Jumat, 1 Agustus 2025 hingga saat ini Minggu, 3 Agustus 2025, update pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 2.466 penumpang telah melakukan pembatalan tiket di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar operasional kereta api dapat kembali berjalan normal, serta memastikan informasi kepada pelanggan disampaikan secara cepat dan tepat melalui berbagai kanal resmi.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan di stasiun atau melalui Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, atau mengakses aplikasi Access by KAI.

Berita Terkait

Indomaret Kembali Hadirkan Produk Bertema Pokémon di Indonesia
Susunan Baru Direksi PT Pelindo Sinergi Lokaseva untuk Dukung Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan
BRI Region 6 Salurkan 300 Paket Sembako Melalui Program CSR untuk Jemaat GPIB EKLESIA
Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharam, YBM BRI RO Jakarta 1 Ajak Anak Yatim Belajar dan Berwisata Edukatif di Jakarta Aquarium Safari
Buat Pilihan Anda – Makanan Ringan Latvia dan Greek untuk Piala Dunia 2026
Membangun Generasi Tangguh, YBM BRI RO Jakarta 1 Bekali Awardee Bright Scholarship dengan Pelatihan Water Rescue
5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membuka Rekening Online
Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:00

Indomaret Kembali Hadirkan Produk Bertema Pokémon di Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:00

Susunan Baru Direksi PT Pelindo Sinergi Lokaseva untuk Dukung Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:00

BRI Region 6 Salurkan 300 Paket Sembako Melalui Program CSR untuk Jemaat GPIB EKLESIA

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:00

Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharam, YBM BRI RO Jakarta 1 Ajak Anak Yatim Belajar dan Berwisata Edukatif di Jakarta Aquarium Safari

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:00

Buat Pilihan Anda – Makanan Ringan Latvia dan Greek untuk Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:00

5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membuka Rekening Online

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:00

Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:00

Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

Berita Terbaru