KAI Logistik Distribusikan 9,6 Juta Ton Barang, Dorong Ketahanan Energi dan Pergerakan Industri Nasional - Koran Mandalika

KAI Logistik Distribusikan 9,6 Juta Ton Barang, Dorong Ketahanan Energi dan Pergerakan Industri Nasional

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan volume pengelolan barang sebesar 9,6 juta ton hingga Mei 2025. Capaian ini mencerminkan komitmen Perusahaan dalam memperkuat distribusi logistik nasional, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta menghadirkan solusi transportasi barang yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menyampaikan “Sekitar 75% dari total volume tersebut atau setara dengan 7,2 juta ton, berasal dari angkutan batu bara di wilayah Sumatera Selatan. Selain batu bara, beberapa komoditas strategis lainnya turut berkontribusi terhadap pencapaian ini  seperti angkutan BBM/BBK sebesar 1,2 juta ton, angkutan kontainer sekitar 960 ribu ton, angkutan semen sekitar 177 ribu ton, angkutan kurir sebesar 24.356 ton, serta angkutan limbah B3 yang mencatatkan volume kinerja sebesar 5.598 ton.”

Pengelolaan batu bara melalui layanan KALOG Pro tetap menjadi tulang punggung kinerja operasional Perusahaan. Peningkatan okupansi serta optimalisasi proses bongkar-muat di sejumlah stasiun muat menjadi kunci efisiensi. KAI Logistik mengelola enam terminal batu bara terintegrasi di Sumatra Selatan, dan saat ini tengah merampungkan pembangunan Coal Unloading Terminal berkapasitas lebih dari 17 juta ton per tahun. Di sisi lain, perusahaan juga mengembangkan jaringan stasiun muat berbasis Container Yard yang melayani area muat batu bara dengan kapasitas awal 1–1,5 juta ton per tahun dan berpotensi maksimal hingga 4 juta ton. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi logistik berbasis rel yang efisien dan berkelanjutan, guna mendukung kelancaran pasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Fredi menambahkan, “Pada bulan Mei 2025, Perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan positif di beberapa sektor layanan bisnis lainnya dibandingkan bulan sebelumnya. Di antaranya adalah pertumbuhan angkutan kontainer sebesar 31%, angkutan semen 14%, dan angkutan kurir 8%. Capaian ini menunjukkan performa yang konsisten dan terus membaik di berbagai lini bisnis logistik kami.”

Peningkatan performa ini turut didorong oleh kepercayaan pelanggan terhadap layanan KALOG Express dan KALOG Plus yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta jangkauan pengiriman yang luas. Saat ini, KALOG Express telah hadir di 244 titik layanan yang tersebar di Jawa, Bali, dan Sumatera, dengan cakupan pengiriman ke seluruh Indonesia. Ekspansi titik layanan ini diharapkan dapat mempercepat distribusi barang, memperkuat perekonomian lokal, serta menghadirkan solusi logistik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Overcoming the Challenges of Sustainable Waste Management, RESINERGI announces sustainable integrated waste management project in Ponorogo.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung percepatan industri yang terus berkembang, KAI Logistik terus memperkuat layanan KALOG Plus sebagai solusi angkutan kontainer berbasis rel yang efisien dan ramah lingkungan. Layanan ini dirancang untuk menunjang kebutuhan distribusi sektor manufaktur dan industri besar, mulai dari pengiriman bahan baku, barang setengah jadi, hingga produk akhir. Penguatan dilakukan melalui perluasan jangkauan, ragam jenis angkutan seperti general cargo hingga reefer container, serta integrasi multimoda yang menghubungkan layanan peti kemas dengan kawasan industri dan pelabuhan strategis. Dengan memanfaatkan moda kereta api yang memiliki jejak karbon rendah, KAI Logistik tidak hanya memperlancar arus logistik industri nasional, tetapi juga menghadirkan solusi transportasi yang lebih berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa moda kereta api memiliki peran strategis dalam mempercepat rantai pasok logistik guna mendukung pertumbuhan industri nasional. Melalui inovasi layanan dan penguatan infrastruktur logistik berbasis rel, kami berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong ketahanan energi nasional, pergerakan industri nasional, dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh,” tutup Fredi.

Berita Terkait

Danantara Bahas Indonesia Open Network, Dorong Fondasi Baru Ekonomi Digital yang Lebih Inklusif
Harga HYPE Naik Menembus US$48 di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026
KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar hingga Agustus 2026
Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda
PTPP Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025; Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Tren Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Kosmetik Jadi Pilihan Utama UMKM?
BRI Finance Optimistis Hadapi Dinamika Suku Bunga Lewat Strategi Pendanaan Adaptif
Gelar S2 dari Boston University Tanpa Ribet? Ini Cara Cepatnya!

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00

Danantara Bahas Indonesia Open Network, Dorong Fondasi Baru Ekonomi Digital yang Lebih Inklusif

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00

Harga HYPE Naik Menembus US$48 di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:00

KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar hingga Agustus 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00

Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00

PTPP Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025; Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:00

BRI Finance Optimistis Hadapi Dinamika Suku Bunga Lewat Strategi Pendanaan Adaptif

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:00

Gelar S2 dari Boston University Tanpa Ribet? Ini Cara Cepatnya!

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:00

WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

Berita Terbaru