KAI Logistik Kelola 6,8 Juta Ton Angkutan Barang hingga Mei 2026, Perkuat Peran dalam Kelancaran Rantai Pasok Nasional - Koran Mandalika

KAI Logistik Kelola 6,8 Juta Ton Angkutan Barang hingga Mei 2026, Perkuat Peran dalam Kelancaran Rantai Pasok Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung distribusi barang nasional. Melalui layanan logistik berbasis kereta api dan pemanfaatan multimoda, hingga Mei 2026 perusahaan berhasil mengelola volume angkutan barang sebesar 6,8 juta ton yang terdiri dari berbagai komoditas strategis untuk memenuhi kebutuhan sektor industri nasional.

Capaian tersebut mencerminkan peran KAI Logistik dalam mendukung kelancaran rantai pasok di berbagai wilayah operasional. Di tengah kebutuhan industri terhadap layanan logistik yang semakin efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan distribusi yang mampu menjawab kebutuhan pengiriman barang retail hingga barang berskala besar.

Pada Mei 2026 saja, KAI Logistik berhasil mencatatkan pengelolaan angkutan barang sebesar 1,7 juta ton. Volume tersebut didominasi oleh angkutan batu bara sebesar 1,1 juta ton. Selain itu, perusahaan juga mengelola 267 ribu ton angkutan peti kemas, 224 ribu ton layanan pra dan purna BBM/BBK, sekitar 38 ribu ton angkutan semen, 6 ribu ton pengiriman barang retail, serta 684 ton angkutan limbah B3 yang memerlukan penanganan khusus sesuai standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa hingga Mei 2026 sejumlah lini bisnis perusahaan menunjukkan pertumbuhan yang positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama terjadi pada segmen angkutan multikomoditas dan pengiriman barang retail yang menjadi salah satu fokus pengembangan perusahaan. “Secara year-on-year, di bulan Mei 2026 ini pengiriman barang retail mengalami pertumbuhan sebesar 37% dan angkutan peti kemas sebesar 24%. Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya pemanfaatan layanan logistik berbasis kereta api oleh berbagai sektor industri untuk mendukung aktivitas distribusi mereka,” ujar Yuskal.

Selain pertumbuhan pada layanan eksisting, KAI Logistik juga terus melakukan pengembangan portofolio bisnis melalui optimalisasi kemampuan perusahaan sebagai operator logistik multimoda. Pada Mei 2026, perusahaan mulai menjalankan layanan pengangkutan Crude Palm Oil (CPO) dan berhasil mengelola volume sebesar 17 ribu ton pada tahap awal operasional.

Baca Juga :  Kedutaan Besar India di Jakarta Rayakan “Swara Merdeka” Bersama India Club Jakarta dan Mayapada Healthcare

Menurut Yuskal, pengembangan layanan dan diversifikasi komoditas tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas pemanfaatan moda transportasi logistik yang lebih efisien, khususnya untuk pengiriman barang dalam volume besar.

Melalui penguatan layanan logistik berbasis kereta api dan kolaborasi multimoda, KAI Logistik berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis nasional. Selain itu, perusahaan juga berupaya memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor industri agar semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan layanan logistik yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Ke depan, KAI Logistik optimistis penguatan peran kereta api dalam sistem logistik nasional dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan efisiensi distribusi barang, mendukung konektivitas antarwilayah, serta berkontribusi terhadap penurunan biaya logistik nasional secara bertahap,” tutup Yuskal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terbaru