KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan - Koran Mandalika

KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan kompetensi petugas frontliner. Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Frontliner LRT Jabodebek yang berlangsung pada 17–19 Juni 2026 di Kantor Divisi LRT Jabodebek.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Seiring meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek, kemampuan petugas dalam memberikan informasi, menangani kebutuhan pelanggan, serta membangun komunikasi yang efektif menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas layanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak awal beroperasi, pengguna LRT Jabodebek terus menunjukkan peningkatan. Di tahun 2024, KAI melayani 21.055.870 pengguna LRT Jabodebek, tahun 2025 melayani 28.816.787 pengguna, dan periode Januari – Mei 2026 telah melayani 13.211.856 pengguna. Jika dibandingkan periode Januari – Mei di tahun 2025 dengan 2026, terdapat peningkatan 2.484.058 pengguna LRT Jabodebek atau meningkat sekitar 23 persen. Pertumbuhan tersebut mendorong KAI untuk terus melakukan penguatan layanan, termasuk melalui peningkatan kompetensi petugas yang berinteraksi langsung dengan pengguna.

Baca Juga :  Maskot Tumtum Siap Bawa Ukm Indonesia Mendunia Di World Expo 2025 Osaka

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci utama dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan jumlah pengguna harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Karena itu, kami terus memperkuat kompetensi frontliner agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh aspek operasional dan sarana transportasi, tetapi juga oleh kualitas interaksi antara petugas dan pengguna.

“Pengguna tidak hanya membutuhkan perjalanan yang aman dan tepat waktu, tetapi juga pelayanan yang responsif, informatif, dan ramah. Melalui pelatihan ini, KAI ingin memastikan setiap petugas memiliki kemampuan yang diperlukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Aset Emas Digital Menjadi Opsi Baru Investor untuk Diversifikasi Aset

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar pelayanan, keterampilan komunikasi, serta kemampuan Bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan pelayanan transportasi publik. Materi pelayanan disampaikan oleh jajaran Customer Care LRT Jabodebek, sementara pelatihan Bahasa Inggris diberikan oleh instruktur dari Yayasan LIA untuk memperkuat kemampuan komunikasi petugas dalam melayani pengguna yang beragam.

Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai etika profesi, integritas, serta pentingnya menjaga reputasi perusahaan dalam menjalankan tugas pelayanan. Materi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada kepuasan pengguna.

KAI akan terus melakukan pengembangan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan LRT Jabodebek. Dengan dukungan petugas yang kompeten dan profesional, LRT Jabodebek diharapkan dapat terus menjadi pilihan transportasi perkotaan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terbaru