Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan - Koran Mandalika

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Tengah, belum menemukan adanya peningkatan kasus Deman Berdarah (DBD) sampai dengan Oktober 2026.

Kepala Dinkes Lombok Tengah, Mamang Bagiansah, mengatakan kasus DBD biasanya ditemukan pada saat memasuki musim penghujan.

Namun, lanjut Mamang, perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan sejak awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentu kita mencegah perkembang biakan nyamuk. Caranya, air tergenang jangan sampai tempat perkembangbiakan, maka ditutup, dikubur, kan begitu jargon lamanya,” kata Mamang, Jumat (16/10).

Baca Juga :  Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?

Selain mencegah perkembangbiakan, Mamang juga mengimbau untuk melakukan pencegahan terhadap gigitan nyamuk.

“Kalau vektor sudah berkembang biak lalu terbang, nah kita mencegah diri supaya tidak tergigit. Bagaimana caranya, dengan repellent, dengan kelambu,” imbaunya.

Terkait dengan metode fogging, menurutnya tidak terlalu memiliki dampak yang signifikan terhadap pencegahan.

“Fogging itu bukan pencegahan. Dan fogging itu sekarang tidak terlalu menjadi aktivitas yang impactfull yang berdampak. Ketika ada kasus lalu fogging, telat itu. Yang utama itu mencegah perkembangbiakan vektor dan mencegah kita digigit,” ujarnya.

Baca Juga :  Status Persero Kembali, ITDC Tancap Gas Kembangkan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

Mamang menjelaskan, yang perlu diwaspadai justru penyakit yang muncul pada kondisi cuaca panas seperti saat ini.

Ia menyampaikan bahwa ada beberapa penyakit yang dipicu oleh kondisi panas ekstrem, seperti gangguan pernapasan.

“Debu yang begitu banyak, kemudian kelembaban udara yang rendah itu juga ada penyakit-penyakit yang dipicu dengan kondisi demikian. Misal, infeksi saluran pernapasan atas, kemudian ISPA, lalu Heatstroke namanya,” jelasnya. (dik)

Berita Terkait

Sekda Loteng Ingatkan SPPG Sajikan Menu MBG Berkualitas, Bukan Hanya Saat Lomba
Dinkes Loteng Apresiasi Lomba Menu MBG, Dorong Peningkatan Standar Kebersihan dan Gizi SPPG
​Pertamina Hadir Dukung Mandalika Racing Series, Buktikan Kualitas Produk Anak Bangsa di Ajang Internasional
​Kolaborasi MGPA dan Pride Motorsport Lewat Mandalika Racing Series: Cetak Pembalap Berstandar Internasional
Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia
Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani
Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng
Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:32

Sekda Loteng Ingatkan SPPG Sajikan Menu MBG Berkualitas, Bukan Hanya Saat Lomba

Sabtu, 7 November 2026 - 14:57

Dinkes Loteng Apresiasi Lomba Menu MBG, Dorong Peningkatan Standar Kebersihan dan Gizi SPPG

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53

​Kolaborasi MGPA dan Pride Motorsport Lewat Mandalika Racing Series: Cetak Pembalap Berstandar Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47

Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani

Jumat, 6 November 2026 - 16:16

Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Berita Terbaru