Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT - Koran Mandalika

Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

Jumat, 11 September 2026 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

Jakarta, 11 September 2026 – Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) secara resmi menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor
500-1981 Tahun 2026 tentang Tim Pemantauan, Pengawalan dan Percepatan
Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan
percepatan pembangunan ekonomi di daerah sekaligus mendukung tercapainya target
pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, sebagaimana tertuang dalam
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.

Pembentukan tim terpadu ini melibatkan jajaran pejabat di
lingkungan Kemendagri yang diterjunkan langsung untuk mengawal pelaksanaan
kebijakan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Setiap Koordinator Wilayah
bertugas mengoordinasikan pemantauan, mengumpulkan data perkembangan ekonomi
daerah, serta menyajikan analisis evaluatif sebagai bahan pertimbangan pimpinan
dalam perumusan kebijakan. Selain itu, tim juga bertanggung jawab melakukan
verifikasi data sembilan langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi melalui
platform resmi https://kendaliekonomi.kemendagri.go.id paling lambat
tanggal 20 setiap bulannya.

Baca Juga :  Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

Dalam struktur pengawalan wilayah tersebut, Kepala Pusat
Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik, Dr. T.R
Fahsul Falah, S.Sos., M.Si.
, memegang tanggung jawab langsung sebagai
Koordinator Wilayah untuk tujuh kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur
(NTT). Wilayah pengawasan yang berada di bawah koordinasinya meliputi Kabupaten
Ende, Kabupaten Ngada, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten
Sumba Barat, Kabupaten Lembata, serta Kabupaten Rote Ndao.

Melalui pelaksanaan tugas tersebut, Dr. T.R Fahsul Falah,
S.Sos., M.Si. memimpin pemantauan langsung terhadap potensi dan hambatan
perekonomian di wilayah NTT. Pengawasan terintegrasi ini mencakup identifikasi
masalah di lapangan, analisis data dinamika kependudukan dan kewilayahan,
hingga evaluasi standar pelayanan publik yang berdampak langsung pada iklim
usaha dan investasi daerah.

Dengan adanya pembagian peran yang terukur hingga level
kabupaten/kota ini, Kemendagri optimistis koordinasi antara pemerintah pusat
dan daerah dapat berjalan lebih efektif. Langkah terpadu ini diharapkan mampu
mendorong pemerataan pembangunan serta mempercepat kebangkitan ekonomi di
kawasan Nusa Tenggara Timur dan daerah lainnya di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan Agen BRILink, BRI Klaten Dorong Akses Layanan Keuangan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat
Bank Mandiri Taspen dan UI Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Kolaborasi Perbankan dan Pendidikan
Bantu Penuhi Kebutuhan Dasar Warga, BRI Gombong Salurkan 13 Tangki Air Bersih di Kebumen
Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?
BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
Apple Rilis MacBook Pro dan iMac M6, Pendapatan Mac Tumbuh 28,7%
ZonaEBT Tutup Rangkaian SINAR 2026, Diseminasikan Hasil Program dan Kelulusan Peserta
Jelang QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, BINUS University Siap Sambut Lebih dari 1.300 Delegasi Dunia di Bali

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi dengan Agen BRILink, BRI Klaten Dorong Akses Layanan Keuangan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:02

Bank Mandiri Taspen dan UI Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Kolaborasi Perbankan dan Pendidikan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:02

Bantu Penuhi Kebutuhan Dasar Warga, BRI Gombong Salurkan 13 Tangki Air Bersih di Kebumen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:02

Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02

BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:02

ZonaEBT Tutup Rangkaian SINAR 2026, Diseminasikan Hasil Program dan Kelulusan Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:02

Jelang QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, BINUS University Siap Sambut Lebih dari 1.300 Delegasi Dunia di Bali

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:02

Harga Emas Hari Ini Dipengaruhi The Fed, Dupoin Futures Waspadai Arah Dolar AS

Berita Terbaru