Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026 - Koran Mandalika

Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 30 Juni 2026 – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Novotel Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (30/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Tengah dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi ekspor yang besar dengan berbagai komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar global. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen memperkuat daya saing pelaku usaha melalui berbagai program pengembangan ekspor sehingga semakin banyak produk asal Jawa Tengah yang dapat memasuki pasar internasional.

“Melalui berbagai program pendampingan ekspor, business matching, hingga fasilitasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA), kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar semakin siap bersaing di pasar global. Sejak 2011, Disperindag Provinsi Jawa Tengah juga telah membina 56 mitra usaha melalui berbagai program yang didukung pendanaan APBN maupun non-APBN,” ujar July.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Ari Satria, S.E., M.A., menjelaskan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan kontribusi ekspor yang signifikan dan termasuk dalam sepuluh besar daerah pengekspor di Indonesia. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia sebelumnya, potensi transaksi dari Jawa Tengah mencapai USD 18,4 miliar, dengan sektor furnitur dan fesyen menjadi dua komoditas unggulan.

“Produk furnitur mencatatkan potensi transaksi lebih dari USD 700 juta pada penyelenggaraan TEI tahun lalu. Oleh karena itu, pada TEI 2026 kami menyiapkan dua hall khusus untuk zona furnitur. Sementara itu, sektor fesyen juga mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 56 juta. Tahun ini penyelenggaraan TEI juga didukung oleh Atase Perdagangan (Atdag), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kementerian Luar Negeri, serta Perwakilan RI di luar negeri untuk menjaring lebih banyak pembeli internasional. Kami menargetkan sekitar 8.000 buyers dari berbagai negara hadir pada TEI 2026,” ujar Ari.

Sementara itu, Nabil Ramadhana, Digital and Business Development Manager PT Debindomulti Adhiswasti, menjelaskan bahwa Trade Expo Indonesia tidak hanya menjadi ajang promosi produk ekspor Indonesia, tetapi juga berperan sebagai gateway yang mempertemukan eksportir nasional dengan pembeli dan investor dari berbagai negara.

Baca Juga :  Sinar Mas Dukung Peluncuran Seragam Baru Timnas Sepak Bola

“Komoditas yang paling diminati pada penyelenggaraan TEI sebelumnya antara lain produk pertambangan, logam mulia, serta minyak kelapa sawit (CPO) beserta turunannya. Selain membuka peluang transaksi perdagangan, TEI juga menjadi sarana memperluas jaringan investasi global. Sektor investasi memberikan kontribusi sekitar 19 persen dari total potensi transaksi dengan nilai mencapai USD 43,7 juta,” jelas Nabil.

Nabil menambahkan, pada penyelenggaraan TEI 2026, berbagai produk unggulan Indonesia akan ditampilkan dalam zona-zona tematik, di antaranya Food and Beverage Products yang menempati Hall 2, Hall 3, dan Hall 3A, serta zona Manufacturing yang akan menghadirkan berbagai produk manufaktur nasional berorientasi ekspor.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Tengah memanfaatkan Trade Expo Indonesia sebagai pintu masuk untuk memperluas akses pasar ekspor, menjalin kemitraan bisnis internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. Partisipasi aktif pelaku usaha diharapkan dapat mendukung peningkatan ekspor nonmigas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan
BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang
FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:48

Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:30

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:10

Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:32

Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:40

Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Berita Terbaru