Kementerian PU Terlibat dalam Penanganan Dampak Banjir Bandang di Pemalang, Jawa Tengah - Koran Mandalika

Kementerian PU Terlibat dalam Penanganan Dampak Banjir Bandang di Pemalang, Jawa Tengah

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 27 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terlibat langsung dalam menangani dampak bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Bencana ini terjadi pada Jumat (23/1/2026) malam akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan data lapangan, banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Pemicu utama kejadian ini adalah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Pemalang bagian barat sejak pukul 13.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan lonjakan debit air Sungai Comal hingga mencapai 329.841 liter/detik, atau berada pada status siaga berdasarkan pantauan di Bendung Sokawati.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen Kementerian PU untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana langsung melakukan monitoring dan kesiapsiagaan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan infrastruktur sumber daya air dan konektivitas dapat tertangani segera agar aktivitas warga dapat kembali normal,” ujar Menteri Dody.

Baca Juga :  Apa Itu Social Trading? Cara Kerja dan Keuntungannya

Sebagai langkah tanggap darurat, BBWS Pemali Juana telah melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi Sungai Comal serta melakukan pendataan awal terkait dampak bencana. Selain itu, BBWS Pemali Juana juga telah memobilisasi personel dan peralatan guna mendukung percepatan penanganan fisik di lapangan.

Berdasarkan hasil pendataan, banjir bandang ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur konektivitas. Dampak kerusakan meliputi terputusnya Jembatan Baru Desa Nyalembeng yang menghubungkan Jalan Karangsari–Pulosari, serta terputusnya jembatan penghubung Dusun Silegok–Sipendil. Selain infrastruktur publik, kerusakan juga dilaporkan menimpa sejumlah rumah warga di Desa Gunungsari dan Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Dalam penanganan dampak bencana ini, Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana melakukan koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang, Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Pemali Comal, serta pemerintah desa setempat.

Baca Juga :  Kemitraan Strategis Nusantara Global Network dan CXM Direct: Perkuat Program Introducing Broker (IB) di Asia Tenggara

Saat ini, kondisi banjir di wilayah terdampak dilaporkan telah berangsur surut seiring dengan penurunan debit air Sungai Comal. Meski demikian, Kementerian PU memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala guna mengantisipasi potensi kejadian lanjutan, khususnya apabila terjadi hujan susulan dengan intensitas tinggi.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru