Kementerian PU Wujudkan Solusi Transportasi Lewat Pembangunan 43 Jembatan Gantung - Koran Mandalika

Kementerian PU Wujudkan Solusi Transportasi Lewat Pembangunan 43 Jembatan Gantung

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (10/2025) – Pembangunan jembatan gantung menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan akses transportasi. Menjawab tantangan ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terus menggenjot pembangunan infrastruktur kerakyatan untuk meningkatkan konektivitas antarkampung, antardesa, hingga antarkecamatan. Pada tahun 2025, kementerian telah mengalokasikan anggaran Rp246,36 miliar untuk merealisasikan pembangunan 43 jembatan gantung di berbagai penjuru Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi warga. “Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam mempercepat aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik,” kata Menteri Dody.

Hingga awal Oktober 2025, data e-Monitoring Ditjen Bina Marga menunjukkan progres fisik pembangunan 43 paket jembatan gantung tersebut sudah mencapai 81%. Dengan progres ini, pemerintah menargetkan seluruhnya dapat rampung pada akhir tahun. Program ini secara khusus menyasar wilayah-wilayah yang terisolasi oleh sungai, jurang, atau perbukitan, di mana setelah proyek ini selesai, lebih dari 300 ribu warga akan menikmati akses yang lebih aman dan efisien untuk kegiatan sehari-hari.

Menteri Dody menambahkan, manfaat jembatan ini melampaui sekadar infrastruktur fisik, karena menyentuh langsung peningkatan kesejahteraan. “Jembatan gantung menjadi penghubung ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, petani dapat lebih mudah mengangkut hasil panen ke pasar, anak-anak bisa bersekolah tanpa harus menyeberangi sungai dengan rakit, dan masyarakat dapat mengakses layanan publik dengan lebih cepat,” jelasnya.

Inisiatif ini juga merupakan bagian dari implementasi Strategi PU 608 yang mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya adalah mendorong pemerataan pembangunan dan membuka akses dari desa ke pusat-pusat ekonomi, sehingga dapat memperkecil kesenjangan antarwilayah.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU memastikan setiap jembatan dibangun dengan standar tinggi yang memperhatikan aspek keselamatan, kualitas, dan ketahanan konstruksi. Desainnya pun disesuaikan dengan kontur wilayah setempat, menggunakan material kuat namun ringan agar perawatannya lebih mudah bagi masyarakat.

Secara sosial, jembatan gantung berfungsi sebagai sarana vital yang menghubungkan kembali kehidupan masyarakat di dua sisi sungai. Kehadirannya tidak hanya mempercepat mobilitas, tetapi juga memperkuat interaksi sosial antarwarga yang sebelumnya terhalang oleh bentang alam.

Melihat progres positif di tahun 2025, Kementerian PU akan melanjutkan program ini pada tahun 2026 dengan skala yang lebih besar. Anggaran sekitar Rp920 miliar telah disiapkan untuk membangun 122 unit jembatan gantung baru. Penentuan lokasinya akan didasarkan pada kajian teknis mendalam dan survei lapangan, dengan spesifikasi jembatan memiliki bentang rata-rata 40-120 meter dan lebar 1,8 meter.

Baca Juga :  Investasi Bitcoin ETF Naik $556 Juta, Apa Artinya?

Langkah berkelanjutan ini menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung benar-benar menjadi solusi nyata dari pemerintah bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan akses transportasi.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur
Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee
Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:48

Pergerakan Ekonomi NTB Tunjukan Tren Positif, BPS Mencatat Nilai Ekspor Meningkat

Senin, 4 Mei 2026 - 08:31

Dari NTB ke Dunia: Bank NTB Syariah Sukses Hadirkan QRIS Cross Border untuk Transaksi Internasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:00

Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Berita Terbaru