Kendalikan Banjir di Tenggang dan Sringin di Semarang, Kementerian PU Optimalkan 27 Pompa dan Upgrading Dua Rumah Pompa Utama - Koran Mandalika

Kendalikan Banjir di Tenggang dan Sringin di Semarang, Kementerian PU Optimalkan 27 Pompa dan Upgrading Dua Rumah Pompa Utama

Rabu, 29 Oktober 2025 - 20:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengoptimalkan total 27 pompa pengendali banjir untuk mempercepat penanganan genangan di wilayah Tenggang dan Sringin, Kota Semarang, Jawa Tengah. Langkah cepat dan terintegrasi ini diambil Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU sebagai respons atas banjir yang melanda kawasan tersebut.

Langkah cepat di Semarang ini merupakan realisasi dari komitmen Kementerian PU untuk penanganan bencana di seluruh wilayah Indonesia. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa dalam penanganan bencana, kementeriannya selalu memprioritaskan keselamatan masyarakat.

“Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir, baik melalui pengerahan peralatan maupun tenaga teknis di lapangan,” kata Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun optimalisasi pompa pengendali banjir merupakan bagian dari program Kementerian PU untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah pantai utara Jawa, khususnya Semarang, agar lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem. Selain itu, untuk tujuan yang sama, Kementerian PU juga tengah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) dua rumah pompa di Tenggang dan Sringin.

Baca Juga :  BRI-MI dan ILUNI FEB UI Hadirkan Reksa Dana Syariah Berbasis Dana Abadi untuk Investasi Berkelanjutan

Saat meninjau langsung sejumlah rumah pompa yang menjadi titik utama pengendalian banjir, yakni di Tenggang, Sringin, Terboyo, Gebangsari, dan Muktiharjo pada Sabtu (25/10/2025), Direktur Jenderal SDA Kementerian PU, Dwi Purwantoro, mengatakan langkah cepat penanganan banjir di Semarang ini telah direalisasikan dengan mempercepat pengadaan serta optimalisasi pompa yang sudah ada di lapangan. Sebanyak 27 unit pompa mobile telah dikerahkan Ditjen SDA ke lokasi banjir.

Dwi Purwantoro menjelaskan, puluhan pompa mobile tersebut merupakan bantuan dari sejumlah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), yaitu BBWS Brantas, BBWS Bengawan Solo, BBWS Cimanuk Cisanggarung, BBWS Serayu Opak, dan BBWS Ciliwung Cisadane. Bantuan pompa tambahan juga datang dari Pemda Provinsi Jawa Tengah dan Pemkot Semarang.

Selain pengerahan 27 pompa mobile, Kementerian PU juga melakukan optimalisasi kinerja dua rumah pompa utama di wilayah terdampak. BBWS Pemali Juana tengah mempercepat proses upgrading (peningkatan kapasitas) pompa di dua lokasi itu, yaitu Rumah Pompa Tenggang dengan kapasitas 12 m³/detik dan Rumah Pompa Sringin dengan kapasitas 10 m³/detik. Proses peningkatan kapasitas di dua rumah pompa ini ditargetkan dapat selesai pada awal November 2025.

Baca Juga :  KAI Catat Pertumbuhan Positif: Lebih dari 16 Juta Ton Barang Terangkut pada Januari–Maret 2025, Didominasi Batu Bara

Dengan pengerahan 27 pompa mobile dan peningkatan kapasitas dua pompa utama, Dirjen SDA, Dwi Purwantoro, optimistis genangan air di Kota Semarang akan cepat tereduksi.

“Dengan total kapasitas mencapai 25.000 liter per detik, kami optimistis genangan air di Kota Semarang akan tereduksi secara signifikan setelah seluruh pompa berfungsi penuh,” ujar Dirjen Dwi Purwantoro.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru