Kesehatan Prostat Pria Sering Terabaikan, Padahal Bisa Berawal dari Keluhan Sepele - Koran Mandalika

Kesehatan Prostat Pria Sering Terabaikan, Padahal Bisa Berawal dari Keluhan Sepele

Kamis, 10 September 2026 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi banyak pria, membicarakan kesehatan prostat mungkin bukan hal yang menjadi prioritas. Padahal, prostat merupakan bagian penting dari sistem reproduksi pria dan berbagai gangguan pada organ ini dapat muncul seiring bertambahnya usia. Salah satu yang paling umum adalah pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Kondisi ini bukan kanker, tetapi ketika prostat membesar, aliran urine dapat terganggu dan menimbulkan berbagai keluhan.

Menariknya, gangguan prostat kerap berawal dari hal yang dianggap sepele. Lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari, sulit memulai buang air kecil, pancaran urine melemah, urine menetes di akhir, atau merasa belum tuntas setelah buang air kecil adalah beberapa keluhan yang perlu diperhatikan. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker prostat mencatat sekitar 13.130 kasus baru di Indonesia dan menjadi salah satu kanker dengan kasus terbanyak pada pria. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa dalam salah satu kajian terhadap pasien di tiga rumah sakit pusat pendidikan, 59,3% kasus kanker prostat terdeteksi/ ditemukan saat sudah memasuki stadium lanjut. Gejala tersebut memang tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit prostat, tetapi perubahan pola buang air kecil yang menetap sebaiknya tidak diabaikan dan perlu dikonsultasikan kepada tenaga medis.

Baca Juga :  Perkuatkan Ilmu UX dan Design Thinking, School of Information Systems BINUS UNIVERSITY Hadirkan The Father of UX

Selain pembesaran prostat jinak, pria juga perlu mewaspadai kanker prostat. Salah satu tantangan terbesar adalah kanker prostat pada tahap awal dapat tidak menimbulkan gejala yang jelas. Karena itu, menunggu sampai muncul keluhan bukanlah cara yang bisa diandalkan untuk mengetahui kondisi prostat. Risiko juga meningkat seiring bertambahnya usia dan riwayat keluarga, sehingga pria dengan faktor risiko tertentu perlu lebih proaktif mendiskusikan pemeriksaan dengan dokter. Pemeriksaan Prostate-Specific Antigen (PSA) dapat menjadi salah satu bagian dari evaluasi, meskipun hasil PSA tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan adanya kanker prostat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum World Prostate Awareness menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan prostat sebaiknya dimulai sebelum muncul masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Mengenali perubahan pada tubuh, menerapkan gaya hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai faktor risiko masing-masing dapat menjadi langkah untuk lebih memahami kondisi kesehatan diri sendiri. Terlebih bagi pria yang sudah memasuki usia dengan risiko lebih tinggi atau memiliki riwayat keluarga, skrining dan konsultasi kesehatan dapat membantu menentukan pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Baca Juga :  Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

Untuk mendukung langkah tersebut, Prodia menghadirkan promo spesial World Prostate Awareness selama September 2026. Manfaatkan hemat 20%* untuk pemeriksaan terkait prostat di Prodia Lab dan Klinik. Jangan menunggu keluhan menjadi semakin mengganggu untuk mulai peduli. Kunjungi Prodia terdekat atau lakukan reservasi dengan mudah melalui WhatsApp Kontak Prodia 0855 1500 830 maupun aplikasi U by Prodia. Yuk, lebih aware terhadap kesehatan prostat dan jadwalkan pemeriksaan sekarang. #TenangKarenaTau

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru