Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi - Koran Mandalika

Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

Rabu, 2 September 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Daop 2 Bd

Rabu, 2 September 2026

Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandung (Jawa Barat), 2 September 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung fokus terhadap aspek keselamatan perjalanan kereta api salah satunya saat perjalanan kereta api melewati perlintasan sebidang. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api, penutupan dan penyempitan perlintasan sebidang tidak dijaga hingga pembangunan pos jaga gardu Jalan Perlintasan Langsung (JPL) dan palang pintu di sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung saat ini terdapat 345 perlintasan sebidang, yang terdiri atas 138 perlintasan dijaga dan 207 perlintasan tidak dijaga.

Keberadaan perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dijaga, menjadi salah satu perhatian serius karena memiliki potensi terjadinya gangguan perjalanan kereta api karena adanya orang maupun kendaraan yang menemper kereta api yang dapat mengakibatkan korban jiwa maupun kerugian secara material maupun non material.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Untuk itu, KAI Daop 2 Bandung secara berkelanjutan melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan potensi gangguan perjalanan KA di perlintasan sebidang.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama kami. Perlintasan sebidang menjadi salah satu titik yang terus kami perhatikan karena interaksi antara perjalanan kereta api dengan pengguna jalan memiliki risiko yang sangat tinggi apabila tidak disertai kewaspadaan dan kedisiplinan,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  Mudik Murah Dengan Kereta Api Cakrabuana dan Gunung Jati

Kuswardojo menjelaskan bahwa salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah melakukan penutupan maupun penyempitan perlintasan sebidang tidak dijaga yang dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya orang maupun kendaraan menemper ke kereta api yang berdampak pada keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Selain itu, saat ini di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung juga tengah dilakukan pembangunan pos jaga gardu JPL dan palang pintu perlintasan di 10 lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap gangguan perjalanan kereta api karena orang maupun kendaraan menemper KA di lokasi ini.

Pembangunan fasilitas keselamatan tersebut menjadi salah satu prioritas peningkatan keselamatan di wilayah Daop 2 Bandung dan merupakan bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi, khususnya pada perlintasan sebidang.

“Kami menyambut baik dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Pembangunan pos jaga dan palang pintu di 10 lokasi ini diharapkan dapat semakin meningkatkan aspek keselamatan. Namun, keberadaan palang pintu maupun petugas penjaga bukan berarti pengguna jalan dapat mengurangi kewaspadaannya,” kata Kuswardojo.

KAI menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Pengguna jalan wajib meningkatkan kewaspadaan setiap kali akan melintasi perlintasan, baik perlintasan yang dijaga maupun yang tidak dijaga.

Baca Juga :  BRI Branch Office Gunung Sahari Gelar Sosialisasi Junio Smart di SMK Strada

Kuswardojo mengingatkan, pengguna jalan harus selalu mematuhi rambu-rambu dan aturan keselamatan serta tidak menerobos ketika terdapat tanda bahwa kereta api akan melintas.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tidak terburu-buru ketika akan melintasi perlintasan sebidang. Pastikan kondisi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan. Jangan menerobos palang pintu dan jangan memaksakan diri melintas apabila kereta api sudah terlihat atau terdengar,” tegasnya.

Sebagai langkah sederhana untuk meningkatkan kewaspadaan, KAI mengajak seluruh pengguna jalan menerapkan prinsip BERTEMAN (berhenti, tengok kanan-kiri, pastikan aman, dan silahkan melanjutkan perjalanan) ketika akan melintasi perlintasan sebidang. 

KAI juga mengingatkan bahwa secara ketentuan kereta api selalu memiliki prioritas perjalanan di perlintasan sebidang. Pengguna jalan wajib memberikan kesempatan kepada kereta api untuk melintas terlebih dahulu.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas KAI. Infrastruktur keselamatan dan petugas penjaga memang penting, tetapi kedisiplinan serta kewaspadaan pengguna jalan merupakan faktor yang tidak kalah penting. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama membangun budaya tertib dan selamat di perlintasan sebidang,” tutup Kuswardojo.

PT KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. Karena satu detik kelalaian di perlintasan sebidang dapat berakibat fatal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Antisipasi Karhutla, Holding perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan
10 Jenis Kucing Besar yang Bisa Dipelihara di Rumah
FAQ dan WA Form Bisa Pangkas Biaya WhatsApp, Begini Caranya!
PV Resmi Dirilis! Kisah Bersama Meru Berkembang Seiring Anda Bekerja di Muv-Luv Girls Garden Mellow Days, Rilis 2026
Percepat Program Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
VRIGroup Luncurkan “Tōnan Ajia Keizai Shimbun”, Media Berbahasa Jepang yang Menyajikan Berita Bisnis Asia Tenggara bagi Pelaku Bisnis Jepang
Asuransi Perjalanan Chubb Travel Insurance Kini Hadir di neobank dari Bank Neo Commerce
Bank Mandiri Taspen dan Basarnas Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:02

Antisipasi Karhutla, Holding perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan

Kamis, 24 September 2026 - 09:02

10 Jenis Kucing Besar yang Bisa Dipelihara di Rumah

Kamis, 24 September 2026 - 08:02

PV Resmi Dirilis! Kisah Bersama Meru Berkembang Seiring Anda Bekerja di Muv-Luv Girls Garden Mellow Days, Rilis 2026

Kamis, 24 September 2026 - 08:02

Percepat Program Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:02

VRIGroup Luncurkan “Tōnan Ajia Keizai Shimbun”, Media Berbahasa Jepang yang Menyajikan Berita Bisnis Asia Tenggara bagi Pelaku Bisnis Jepang

Rabu, 23 September 2026 - 23:02

Asuransi Perjalanan Chubb Travel Insurance Kini Hadir di neobank dari Bank Neo Commerce

Rabu, 23 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen dan Basarnas Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Rabu, 23 September 2026 - 21:02

Dukung Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T, VRITIMES Dorong Strategi Komunikasi Digital Bersama BSKDN Kemendagri

Berita Terbaru

Teknologi

10 Jenis Kucing Besar yang Bisa Dipelihara di Rumah

Kamis, 24 Sep 2026 - 09:02