KFC Memimpin Persaingan di Indonesia pada 2024 - Koran Mandalika

KFC Memimpin Persaingan di Indonesia pada 2024

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KFC Memimpin Persaingan di Indonesia pada 2024

22,5% dari responden memilih KFC sebagai restoran yang paling mungkin mereka kunjungi, sehingga mengonfirmasi status quo dengan KFC yang berada di depan pesaing global

Sebagai ekonomi yang berkembang, didorong oleh konsumsi domestik, dan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia merupakan pasar yang menarik yang menawarkan peluang bisnis yang menguntungkan bagi perusahaan cepat saji baik internasional maupun lokal. Sejak membuka restoran pertamanya di Jakarta pada Oktober 1979, KFC terus menerus memperluas cakupan jaringan restorannya di seluruh Indonesia untuk menawarkan kenyamanan lebih dan lebih dekat dengan pelanggannya. Pada tahun 2019, KFC merayakan tonggak penting — tahun ke-40 melayani pelanggan Indonesia. Pada tahun yang sama, KFC membuka toko ke-700 di Jawa Tengah.

Dalam studi terbaru, Omniki.survey, mengeksplorasi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Posisi pasar KFC saat ini di Indonesia;

2. faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada popularitas KFC di Indonesia membuat konsumen setia terus memilih KFC dibandingkan pesaing seperti McDonalds, Pizza Hut, HokBen, dll;

Baca Juga :  Perkuat Konektivitas di Indonesia Timur, MyRepublic Air Perluas Jangkauan di Sulawesi

3. profil pelanggan KFC pada tahun 2024;

4. apa yang mencegah orang Indonesia memilih KFC;

5. saluran utama untuk berkomunikasi informasi kepada pelanggan.

Apa yang Membantu KFC Tetap Populer di Indonesia

22,5% dari responden memilih KFC sebagai restoran yang mereka paling mungkin kunjungi, sehingga mengonfirmasi status quo dengan KFCyang berada di depan pesaing global dengan kehadiran lokal seperti McDonalds dan Pizza Hut serta rantai makanan cepat saji nasional. Perlu dicatat bahwa KFC dikenal telah berhasil menggunakan senjata rahasianya —KFC mobile yang memungkinkan perusahaan untuk menguji permintaan konsumen di area baru — untuk meningkatkan pangsa pasarnya selama bertahun-tahun dan mempertahankan posisi terdepannya.

Omniki.survey infographics

Ketika ditanya lebih lanjut tentang alasan di balik pilihan mereka, mayoritas responden menunjukkan bahwa kualitas makanan adalah faktor terpenting dengan faktor lain seperti kebersihan di restoran, harga, dan kecepatan layanan juga sangat penting. Ketersediaan menu anak-anak juga dinyatakan sebagai faktor penentu penting yang mempengaruhi keputusan mereka untuk makan di KFC.

Baca Juga :  BRI Branch Office Veteran Perkuat Sinergi dengan DJTPD Kementerian Komdigi RI melalui Sosialisasi Produk dan Layanan BRI

Omniki.survey infographics

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa orang Indonesia yang berusia antara 18 dan 44 tahun adalah kelompok yang paling sering mengunjungi KFC dengan 69,8% dari responden adalah pria dan 73,9% menganut Islam. Kebanyakan dari mereka juga tinggal di Jawa Timur. Menarik untuk dicatat bahwa di wilayah Jawa, KFC memilih untuk membuka toko ke-700 yang merayakan budaya Jawa dan sejalan dengan tema KFC “Keep Original.”

Secara keseluruhan, penelitian lebih lanjut mengenai preferensi usia 18-44 tentang kebiasaan makan dan konsumsi media akan membantu KFC menemukan peluang baru dan mengembangkan strategi yang akan memenangkan hati orang Indonesia.

Subjek ini memerlukan pemeriksaan dari berbagai sudut. Untuk memastikan respons yang paling tidak memihak, Omniki.survey menggunakan teknik sampel sungai yang membangun sampel online tanpa pendaftaran peserta ke dalam panel lebih dulu. Dalam model penelitian ini, individu direkrut melalui banner online, iklan yang ditargetkan, dan postingan media sosial.

Berita Terkait

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box
Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga
Dari Kedaulatan Digital hingga AI untuk Semua
AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026
PERTASINDO Gelar SIERA III 2026: Dorong Penguatan Ketahanan Kesehatan Nasional Melalui Kerangka 5M
Tips Menabung Cepat untuk Membeli HP Keluaran Terbaru
Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan
Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:02

Dari Kedaulatan Digital hingga AI untuk Semua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:02

AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:02

PERTASINDO Gelar SIERA III 2026: Dorong Penguatan Ketahanan Kesehatan Nasional Melalui Kerangka 5M

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:03

Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:02

Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:02

SUCOFINDO Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Era Teknologi

Berita Terbaru

Dari Kedaulatan Digital hingga AI untuk Semua

Teknologi

Dari Kedaulatan Digital hingga AI untuk Semua

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:02

AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

Teknologi

AI Indonesia Mulai Terwujud di Bali Tech Week 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:02