Kinerja Angkutan Barang Daop 8 Surabaya Meningkat, Komitmen terhadap Logistik Berkelanjutan Semakin Kuat - Koran Mandalika

Kinerja Angkutan Barang Daop 8 Surabaya Meningkat, Komitmen terhadap Logistik Berkelanjutan Semakin Kuat

Jumat, 16 Mei 2025 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan kinerja angkutan barang pada April 2025. Sepanjang bulan tersebut, total 226.594 ton barang berhasil diangkut, naik sebesar 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 202.540 ton.

Manager Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang kereta api. “Kenaikan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama dalam distribusi logistik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Selain volume angkutan, kinerja operasional juga menunjukkan capaian positif melalui ketepatan waktu perjalanan kereta barang. On Time Performance (OTP) keberangkatan tercatat mencapai 99,38%, sedangkan OTP kedatangan mencapai 95,96%. Angka ini menunjukkan bahwa layanan angkutan barang Daop 8 Surabaya mampu menjaga ketepatan waktu sebagai salah satu indikator keandalan dalam sistem logistik modern.

Peningkatan volume angkutan barang ini tidak hanya berdampak positif terhadap kinerja perusahaan, tetapi juga sejalan dengan komitmen untuk mendukung keberlanjutan di sektor transportasi. Kereta api dikenal sebagai moda transportasi yang lebih hemat energi dan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda darat lainnya, sehingga turut berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Image

Komoditas yang diangkut mencakup berbagai kebutuhan industri, seperti semen, pupuk, bahan bakar minyak (BBM), hingga bahan pangan, yang dikirim dari dan menuju wilayah-wilayah strategis di Jawa Timur. Pengangkutan dilakukan melalui jalur-jalur logistik andalan Daop 8 yang menghubungkan pelabuhan, kawasan industri, dan sentra produksi.

Baca Juga :  KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

“Ke depan, kami akan terus berinovasi dan memperkuat jaringan angkutan barang guna menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya tepat waktu dan aman, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan,” tambah Luqman.

Peningkatan ini menjadi salah satu indikator positif dari keberhasilan strategi transformasi layanan KAI dalam menjawab tantangan logistik nasional sekaligus mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi karbon di sektor transportasi.

Berita Terkait

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru