Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Semester 1 2025 Capai 1,3 Juta Ton - Koran Mandalika

Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Semester 1 2025 Capai 1,3 Juta Ton

Minggu, 27 Juli 2025 - 13:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat capaian positif dalam angkutan barang selama semester I tahun 2025, dengan total volume mencapai 1.365.813 ton. Capaian ini melebihi target yang telah diprogramkan sebesar 1.323.014 ton.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan kinerja angkutan barang pada semester I tahun 2025 telah melampaui target sebesar 3.23 % dibandingkan dengan program. KAI Daop 8 Surabaya berupaya terus memantapkan kinerja angkutan barang kereta api di industri logistik tanah air dengan komitmen memperkuat logistik nasional. Komitmen tersebut, direfleksikan dengan menghadirkan layanan logistik yang andal termasuk inovasi dan bebagai langkah strategis perusahaan.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Luqman menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didukung dengan penambahan frekuensi perjalanan dan rute, peningkatan jumlah gerbong dalam satu rangkaian kereta, serta ketepatan waktu pengiriman barang. “Hal ini sebagai dampak terus meningkatnya permintaan pelanggan atas angkutan barang menggunakan kereta api,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bank Mandiri Taspen dan Basarnas Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Dari sisi ketepatan waktu, transportasi kereta api menjadi keunggulan yang sangat diminati oleh pelanggan. Ketepatan waktu merupakan keunggulan transportasi kereta api yang bebas dari masalah kemacetan. Pada semester I tahun 2025, KAI Daop 8 Surabaya mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api angkutan barang mencapai 94,92%, sedangkan tingkat ketepatan waktu kedatangan mencapai 80,69%.

Selain ketepatan waktu, angkutan barang menggunakan kereta api juga memiliki sejumlah keunggulan lain di antaranya jaminan keamanan dan keselamatan sehingga menekan risiko kehilangan barang selama perjalanan, penerapan SOP yang ketat, pengawalan, hingga pemeriksaan di titik pemberhentian.

Disamping itu, sebagai moda transportasi, kereta api juga memiliki keunggulan dalam efisiensi pengiriman dan kapasitas angkut yang besar. Hal ini menjadikan layanan KAI ideal untuk kebutuhan pengiriman dalam jumlah besar dengan jadwal yang dapat diprediksi, tanpa terpengaruh oleh kondisi lalu lintas.

Baca Juga :  Pengaruh Suku Bunga The Fed terhadap Harga Emas

Saat ini, layanan pengiriman angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya telah menjangkau puluhan kota dan kabupaten di Pulau Jawa. Ekosistem logistik berbasis rel ini membantu membuka pasar lebih luas dan mendekatkan produsen dengan konsumen. Selain mendorong ekonomi kerakyatan, angkutan barang menggunakan kereta api juga berkontribusi terhadap keberlanjutan.

Image

Moda rel menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan angkutan darat berbasis jalan raya, sehingga lebih ramah lingkungan dan mendukung agenda Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan pemerintah.

“Kereta api kini tak hanya melayani penumpang, tetapi juga menjadi simpul penting dalam mendistribusikan barang secara masif dan berkelanjutan. Performa layanan angkutan barang yang melampaui target ini menunjukkan bahwa kereta api makin relevan di tengah dinamika logistik nasional,” tutup Luqman Arif.

Berita Terkait

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis
JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan
Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Berita Terbaru