Kinerja Moncer, Reksa Dana Brawijaya Abadi Kelolaan BRI-MI Catatkan Return 12,09% YTD - Koran Mandalika

Kinerja Moncer, Reksa Dana Brawijaya Abadi Kelolaan BRI-MI Catatkan Return 12,09% YTD

Jumat, 28 November 2025 - 07:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matarakyat24.com – Kolaborasi strategis antara PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) dan Yayasan Pengembangan Universitas Brawijaya (Unibraw) terus membuahkan kinerja positif, termasuk hingga November 2025.

Jakarta, 21 November 2025 – Kolaborasi strategis antara PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) dan Yayasan Pengembangan Universitas Brawijaya (Unibraw) terus membuahkan kinerja positif, termasuk hingga November 2025.

Produk kelolaan BRI-MI, yakni Reksa Dana BRI Brawijaya Abadi Pendapatan Tetap, mencatat lonjakan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) yang sangat signifikan. Nilainya melesat dari Rp3,4 miliar di awal tahun menjadi Rp174 miliar, atau meningkat 5.018%. Selain itu, produk ini juga membukukan imbal hasil (return) impresif sebesar 12,09% secara year-to-date (YTD) untuk periode awal tahun hingga 18 November 2025.

Kepala Divisi Corporate Secretary & Communication, Bagus Setyawan mengatakan bahwa kinerja positif ini merupakan salah satu indikator keberhasilan strategi pengelolaan endowment fund yang telah diterapkan oleh BRI-MI.

“Performa tersebut membuktikan bahwa pengelolaan dana pendidikan Universitas Brawijaya telah berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel di tengah tantangan kemandirian finansial perguruan tinggi yang semakin ketat,” ujar Bagus.

Adapun Bagus menambahkan bahwa produk ini memiliki nilai tambah berupa manfaat sosial. Khususnya terkait pengembangan pendidikan, dimana sebagian dari hasil pengelolaan dana investasi untuk produk ini secara otomatis disalurkan untuk membiayai beasiswa bagi mahasiswa Universitas Brawijaya yang membutuhkan.

Baca Juga :  Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk 'National Mineral Stockpile'

“Dengan mekanisme tersebut, kenaikan kinerja produk BRI Brawijaya tentunya berkorelasi langsung dengan peningkatan kapasitas yayasan dalam menyalurkan bantuan pendidikan,” tambahnya.

Sebagai informasi, produk yang dapat diakses melalui aplikasi BRI-MI, yaitu InvestASIK ini juga dirancang inklusif untuk menyasar segmen ritel, termasuk civitas akademika Brawijaya.

“Dengan minimal pembelian yang sangat terjangkau yaitu sebesar Rp10.000, Yayasan Unibraw dan BRI Manajemen Investasi berupaya mendorong literasi keuangan sekaligus semangat berinvestasi di kalangan civitas akademika,” tutup Bagus.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 
Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan
Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”
Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center
Kementerian UMKM Buka Rantai Pasok Pascabencana: 25 Usaha Mikro Aceh Tembus ke Jaringan Ritel Modern melalui Program KUMITRA

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:47

Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru

Selasa, 22 September 2026 - 21:58

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 September 2026 - 13:16

Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara

Senin, 21 September 2026 - 19:24

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:54

PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan

Senin, 21 September 2026 - 17:47

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Berita Terbaru