Kisah Inspiratif Karyawan SKT Sampoerna: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang - Koran Mandalika

Kisah Inspiratif Karyawan SKT Sampoerna: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang

Kamis, 22 Mei 2025 - 10:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak ada yang bisa menebak perjalanan hidup seseorang. Seperti dialami Evi Setyorini, yang selama setahun terakhir menjalani peran sebagai orangtua tunggal bagi kedua anaknya. Tak hanya harus menanggung kedua anaknya, Evi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi kedua orangtua dan neneknya. Warga Tuban, Jawa Timur ini awalnya bekerja di sebuah warung makan. Penghasilan sebagai pekerja warung makan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, apalagi dengan adanya kewajiban yang harus dipenuhi.

BOJONEGORO – Tak ada yang bisa menebak perjalanan hidup
seseorang. Seperti dialami Evi Setyorini, yang selama setahun terakhir
menjalani peran sebagai orangtua tunggal bagi kedua anaknya. Tak hanya harus
menanggung kedua anaknya, Evi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi kedua orangtua
dan neneknya. Warga Tuban, Jawa Timur ini awalnya bekerja di sebuah warung
makan. Penghasilan sebagai pekerja warung makan tak cukup untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya, apalagi dengan adanya kewajiban yang harus dipenuhi.

Di tengah impitan ekonomi, Evi berharap ada peluang pekerjaan yang lebih
baik. Hingga suatu waktu, ia mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan
di Mitra Produksi Sigaret (MPS) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Dander,
yang dimiliki Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro. Dengan tekad yang kuat dan
berbekal ijazah SD, Evi mengumpulkan keberanian untuk melamar pekerjaan sebagai
pelinting Sigaret Kretek Tangan (SKT).

“Tekad saya kuat. Meski saya perempuan, saya yakin bisa sukses sebagai ibu
dan tulang punggung keluarga. Saya beranikan diri melamar ke MPS Dander. Dari
yang tidak punya pengalaman apa-apa, lulusan SD, saya punya keinginan kuat
untuk bekerja di Sampoerna. Walau agak khawatir, apakah saya bisa diterima
karena cuma lulusan SD,” kata Evi.

Keinginan kuat mengalahkan segala ketakutannya. Evi diterima bekerja
sebagai pelinting sejak MPS Dander berdiri pada Januari 2024. Setahun berjalan,
ia merasakan lingkungan kerja yang mendukung dan membantu pengembangan dirinya.
Menurut Evi, para pemimpin di MPS Dander membekali para karyawan dengan program
yang matang dan mendorong agar setiap orang memiliki kemampuan yang semakin
baik dan lebih produktif.

“Karena ada dukungan dari perusahaan, saya yang awalnya tidak bisa, jadi
bisa,” katanya.

Meski harus menempuh jarak puluhan kilometer dari Tuban ke Bojonegoro, Evi
menjalani dengan suka cita. Baginya, ini bagian dari perjuangan yang harus
diupayakan untuk kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. Setahun menjadi
karyawan di MPS Dander, Evi merasakan kondisi perekonomian yang lebih baik. Ia
bisa menyekolahkan anak sulungnya yang berusia 15 tahun di pesantren, demikian
pula anak keduanya. Ia juga bisa menyokong kebutuhan kedua orangtua dan
neneknya.

Dari Tidak Yakin, Kini Semakin Percaya Diri

Image

Cerita lain datang dari Rizqi Mega Silvia Ningrum, yang biasa disapa Silvi.
Warga Bojonegoro, Jawa Timur ini juga setahun terakhir bekerja sebagai
pelinting di MPS Dander. Ketika melihat lowongan pekerjaan sebagai pelinting
SKT di MPS Dander, ia tak ingin melewatkan kesempatan itu. Baginya, kehadiran
MPS Dander di Bojonegoro menjadi angin segar, terutama bagi ibu-ibu yang ingin turut
membantu perekonomian keluarga. Suami Silvi bekerja sebagai buruh bangunan
dengan penghasilan yang tak tentu, sementara kebutuhan biaya semakin meningkat
karena anak pertamanya memasuki bangku sekolah.

Baca Juga :  Terminal Kendaraan Makin Kinclong, IPCC Hadiahi Investor dengan Dividen Final Fantastis

“Ketika ada MPS Dander, terbantu sekali. Ibu-ibu yang biasanya di rumah,
jadi bisa bekerja untuk menambah pemasukan keluarga, dan sangat membantu
perekonomian keluarga,” kata Silvi.

Akhirnya, Silvi diterima bekerja sebagai pelinting sejak Januari 2024,
ketika MPS Dander mulai beroperasi. Awal bekerja, ia menyimpan banyak
kekhawatiran.

“Saya enggak bisa apa-apa. Ternyata, setelah dicoba, saya sangat menikmati.
Karena di sini diajarkan, dibimbing, dirangkul, agar bisa bekerja semakin baik
dari hari ke hari. Misal kita tidak mengerti, para pemimpin akan merangkul. Ini
yang membuat saya betah dan percaya diri,” kata Silvi.

Setelah setahun bekerja sebagai pelinting di MPS Dander, Silvi merasakan
kondisi perekonomian keluarganya semakin stabil. Suaminya, yang sebelumnya
merantau ke Surabaya, kini memilih mencari pekerjaan di Bojonegoro agar bisa
membantu merawat kedua anaknya.

“Secara perekonomian, sekarang ada rasa aman karena penghasilan tetap.
Alhamdulillah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia
Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H
Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global
Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen
H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna
Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 21:00

Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00

Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 19:00

Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global

Senin, 23 Maret 2026 - 16:00

H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00

Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

Senin, 23 Maret 2026 - 08:00

Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:00

Ekspansi Ekonomi Indonesia yang Pesat Mendorong Permintaan akan Kepemimpinan Eksekutif yang Berpengalaman

Berita Terbaru