Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional - Koran Mandalika

Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

JAKARTA — Kolaborasi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam mendorong proyek hilirisasi mineral di Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi tersebut, PT Vale yang merupakan anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, mencatatkan sejumlah lompatan penting dalam ikhtiar hilirisasi nikel.

Belum lama ini, Vale menghadirkan komponen utama autoclave, yang menjadi fase krusial dalam pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah. Diharapkan, pabrik yang dibangun dalam tiga jalur produksi (Line A, B, dan C) ini mencapai first mechanical completion pada akhir 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian ini mempertegas komitmen hilirisasi Indonesia yang berdaya saing tinggi, berbasis standar hijau, serta mampu mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah. Adapun, proyek ini menjadi bagian Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, salah satu proyek strategis nasional dalam mendorong hilirisasi mineral di Indonesia dengan total investasi US$2 miliar.

Pengamat tambang dan energi Ferdy Hasiman menilai pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) sudah menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku industri nikel, bukan lagi sekadar pilihan. Menurutnya, perusahaan yang tidak berinvestasi pada proyek hilirisasi berisiko tertinggal dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang kini berkembang pesat.

Baca Juga :  BRI Finance Perkuat Strategi Bisnis di Tengah Penyesuaian Proyeksi Pertumbuhan Industri Multifinance

“Sebagian besar belanja modal (capex) perusahaan tambang saat ini memang diarahkan untuk pembangunan HPAL karena fasilitas ini akan menjadi tulang punggung ekosistem kendaraan listrik. Sejauh ini, MIND ID melalui Vale termasuk yang paling agresif mengembangkan proyek tersebut,” ujar Ferdy.

Ia menambahkan pemerintah dan Danantara juga telah aktif mendorong percepatan hilirisasi dengan dukungan investasi bernilai triliunan rupiah. Menurut Ferdy, agresivitas Vale turut didukung pengalaman jajaran manajemen yang memahami pengembangan proyek HPAL.

“Di samping itu, (Vale juga diuntungkan dengan) beberapa perusahaan nikel (swasta) lain memang tidak terlalu agresif sejak 2 tahun terakhir. Kemungkinan besar regulasi kita yang sering berubah-ubah,” tambahnya.

Hilirisasi yang dijalankan tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan nilai tambah ekonomi mineral, melainkan menetapkan standar baru dalam kolaborasi lintas negara. Diharapkan, adanya kemitraan strategis Indonesia, Korea Selatan, dan Tiongkok dapat diselaraskan dengan tata kelola lingkungan rendah karbon dan keberlanjutan sosial.

Baca Juga :  Dupoin Futures Gandeng Cinépolis Indonesia, Hadirkan Voucher Diskon Tiket Rp35 Ribu

Menteri Investasi dan Hilirisasi / Kepala BKPM & Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan apa yang sudah dicapai Vale bukan hanya sebuah fasilitas industri, melainkan ekosistem hilirisasi yang lengkap dan berkelanjutan.

“Proyek hilirisasi Vale menempatkan standar baru dalam kolaborasi internasional yang selaras dengan kepentingan nasional: membangun kedaulatan sumber daya, membuka lapangan kerja, serta menciptakan nilai tambah tinggi yang mendukung agenda Net Zero Emissions,” katanya.

Semangat mendukung hilirisasi mineral dan ekosistem kendaraan listrik nasional, secara tidak langsung juga akan mendorong efek ganda untuk daerah, seperti Kabupaten Morowali dan Sulawesi Tengah.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arniwaty Lamadjido mengapresiasi pengembangan kawasan industri yang tidak hanya berfokus pada dorongan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan perhatian besar pada aspek sosial dan kualitas hidup masyarakat.

“Kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM lokal serta keterbukaan terhadap fasilitas publik menjadi model pembangunan kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan bagi Sulawesi Tengah,” katanya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL
BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI
Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS
Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan
Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru
Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel
Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh
“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 19:02

NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

Minggu, 8 November 2026 - 18:02

BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

Minggu, 8 November 2026 - 16:02

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Minggu, 8 November 2026 - 15:02

Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

Minggu, 8 November 2026 - 12:02

Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 November 2026 - 00:02

“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”

Sabtu, 7 November 2026 - 23:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Berita Terbaru