Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan - Koran Mandalika

Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengerahkan seluruh mahasiswa teknik sipil yang memiliki kemampuan untuk membangun 300 ribu jembatan di berbagai daerah di Indonesia. Hal itu disampaikannya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 pada Jumat (28/11) di Jakarta.

Mandat tersebut dilayangkan Presiden RI setelah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi infrastruktur pendidikan yang sangat memprihatinkan. Sebagai respons cepat, Presiden Prabowo mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan yang akan memfokuskan pembangunan hingga 300 ribu jembatan di berbagai wilayah Indonesia. Presiden menegaskan bahwa negara mampu dan negara harus hadir, karena pembangunan jembatan bukan pilihan melainkan kewajiban moral terhadap warga negara.

Momentum tersebut tak luput dari analisis pengamat industri baja dan pertambangan, Widodo Setiadharmaji, pada kanal resminya Steel & Mining Insights. Disebutkan olehnya bahwa arahan ini menciptakan mandat baru bagi kementerian teknis, pemerintah daerah, industri konstruksi, dan industri baja nasional. Menurutnya, skala tiga ratus ribu jembatan bukan sekadar proyek besar, tetapi proyek generasi yang akan menentukan wajah Indonesia satu hingga dua dekade ke depan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baja menjadi pilihan utama dalam pembangunan jembatan karena memberikan kombinasi yang tidak tertandingi oleh material lain,” tulis Widodo pada kanal resminya.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan mengenai keunggulan jembatan baja. Kekuatan tarik yang tinggi memungkinkan pembangunan bentang lebih panjang dengan jumlah penopang lebih sedikit, sehingga cocok untuk sungai besar dan daerah rawan longsor. Ketahanan terhadap korosi, terutama pada baja tahan karat atau baja pelapisan zinc-aluminium, membuat jembatan mampu bertahan puluhan tahun tanpa perawatan besar. Modularitas fabrikasi menjadikan baja ideal untuk daerah terpencil, komponen dapat diproduksi di pabrik dan dirakit di lokasi dengan waktu instalasi yang singkat.

Garda Terdepan Mengawal Keadilan Sosial 

Baca Juga :  Cara Menyesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar agar Keuangan Tetap Sehat

Sebagai perusahaan baja nasional terintegrasi, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) menyambut dengan penuh tanggung jawab terhadap mandat Presiden RI tersebut. Pembangunan 300 ribu jembatan menjadi panggilan moral sekaligus peluang untuk menunjukkan bahwa industri baja Indonesia mampu menjadi fondasi nyata bagi pemerataan pembangunan dan keadilan sosial.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menyampaikan bahwa Krakatau Steel tidak hanya memproduksi baja, tetapi membangun harapan. Dikatakannya, ketika satu jembatan baja berdiri, satu komunitas mendapatkan kesempatan baru. Hal ini menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan hanya soal manifestasi struktur fisik, tetapi juga tentang masa depan dan kesejahteraan masyarakat terpencil.

“Krakatau Steel siap menjadi pilar utama pelaksanaan program jembatan nasional dengan komitmen, teknologi, dan semangat melayani rakyat,” ujar Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Bukti Kemampuan dan Komitmen 

Krakatau Steel dan Grup telah menunjukkan bahwa perannya bukan sekadar produsen baja, tetapi juga sebgai pelaksana pembangunan infrastruktur nyata di lapangan melalui sejumlah proyek jembatan yang telah dan sedang dilaksanakan. 

Jembatan Teksas (Teknik-Sastra) sepanjang 80 meter di Universitas Indonesia yang diresmikan pada tahun 2007 merupakan jembatan berbasis baja Krakatau Steel yang menunjukkan bahwa struktur baja dapat dirancang, difabrikasi, dan dibangun sesuai standar tinggi, tahan terhadap lingkungan tropis, serta memiliki daya tahan jangka panjang. Portofolio ini menjadi bukti bahwa Krakatau Steel mampu menyediakan solusi teknis dan struktural yang kokoh, andal, dan sesuai untuk jembatan permanen maupun jembatan penyeberangan di pelosok tanah air.

Adapun pembangunan jembatan yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan, yaitu jembatan Cimandiri dan jembatan Citorek yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Pembangunan kedua jembatan ini merupakan atas dasar evaluasi urgensi dari banyak titik usulan. Pembangunan kedua jembatan ini dirancang untuk memperlancar akses warga pedesaan, mendukung mobilitas, serta memperkuat konektivitas ekonomi dan sosial di kawasan terpencil. Kedua jembatan ini ditargetkan rampung pada pekan kedua Desember 2025, sekaligus menjadi sebuah bukti komitmen untuk menjamin keamanan dan kelancaran akses masyarakat.

Baca Juga :  BINUS University Tingkatkan Kapasitas Dosen dalam Integrasi SDGs melalui Lokakarya Internasional

Jembatan Penghubung Masa Depan 

Pembangunan 300.000 jembatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bukan hanya program fisik, namun sebuah kebijakan afirmatif untuk menghapus hambatan-hambatan dasar yang selama ini membatasi masyarakat dalam mengakses layanan publik. Pembangunan berskala nasional ini merupakan wujud nyata realisasi Asta Cita, di mana infrastruktur dapat menjadi simbol pemerataan, penguatan ekonomi rakyat, dan investasi jangka panjang pada sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Krakatau Steel memposisikan diri sebagai garda terdepan dari upaya nasional ini dengan menyediakan baja dan teknologi, mendorong kemandirian industri, serta memberi kontribusi nyata pada pemerataan dan keadilan sosial. Dengan demikian, industri baja nasional dan pembangunan infrastruktur rakyat dapat berjalan beriringan, bukan sebagai dua agenda terpisah, tetapi sebagai satu gerakan besar untuk membangun Indonesia yang merata, adil, dan sejahtera.

About Krakatau Steel Tbk

Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Grup mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik (power plant), serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.

Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi melalui semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform” yang bertujuan meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan para pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan human capital, pengembangan bisnis hilir, dan penguatan bisnis infrastruktur.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru