Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal - Koran Mandalika

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang — Peran vital pekerja operasional yang memastikan setiap perjalanan berlangsung selamat menjadi fokus perusahaan, sehingga PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang terus memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja sebagai aset penting perusahaan melalui pengukuran lingkungan kerja operasional bersama Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) Inspeksindo Agrisa Katiga.

PJK3 merupakan mitra dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kementerian Ketenagakerjaan. Melalui kegiatan konsultasi, pelatihan, sertifikasi, hingga pemeriksaan dan pengujian (riksa uji) alat kerja, PJK3 berperan sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam memastikan standar K3 diterapkan secara konsisten di lingkungan kerja.

Kegiatan ini difokuskan pada pekerja operasional yang memegang peran krusial dalam keselamatan perjalanan kereta api, khususnya Masinis dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang menjalankan operasional di lapangan.

“Pekerja operasional merupakan garda terdepan dalam sistem perkeretaapian. Oleh karena itu, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka bekerja dalam lingkungan yang aman, sehat, dan sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” jelas Aida.

Baca Juga :  Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA Lewat Mobile Banking KSku

Masinis memiliki tanggung jawab penuh terhadap keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan perjalanan ribuan penumpang setiap harinya. Seorang masinis tidak hanya mengoperasikan kereta, tetapi juga mengemban tanggung jawab besar terhadap keselamatan jiwa manusia.

Dalam menjalankan tugasnya, masinis dituntut memiliki fokus dan disiplin tinggi, mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat, serta mengoperasikan fitur keselamatan seperti sistem deadman terutama pada kecepatan tinggi. Selain itu, masinis wajib memiliki kondisi fisik yang prima dan akan digantikan apabila tidak memenuhi persyaratan kesehatan sebelum berdinas.

Sementara itu, PPKA merupakan petugas operasional stasiun yang bertanggung jawab penuh terhadap keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas perjalanan kereta api di wilayah stasiun. PPKA memiliki kewenangan dalam mengatur kedatangan, keberangkatan, persilangan, hingga pergerakan langsir kereta api.

Selain itu, PPKA juga mengoperasikan wesel dan sinyal serta menggunakan isyarat visual sebagai bentuk komunikasi operasional dengan masinis untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

Aida Suryanti menyampaikan, dalam pelaksanaan dilakukan pengukuran lingkungan kerja pada kabin lokomotif posisi jalan lintas Kertapati – Payakabung serta area stabling yang meliputi faktor kebisingan, suhu, dan ergonomi. Selain itu dilakukan pengukuran faktor kimia berupa debu pada area Pengawas Peron Stasiun Kertapati serta pengukuran pencahayaan dan ergonomi pada Ruang PPKA Stasiun Kertapati.

Baca Juga :  Optimalkan Pelayanan pada Libur Lebaran, KAI Daop 4 bersama BTP Kelas I Semarang Laksanakan Rampcheck Standard Pelayanan Minimum

Pengukuran tingkat kebisingan menjadi salah satu aspek penting dalam manajemen K3. Secara umum, pengukuran ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko, melindungi kesehatan pekerja, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengukuran kebisingan juga berfungsi melindungi kesehatan pendengaran pekerja dari risiko gangguan permanen atau Noise-Induced Hearing Loss (NIHL), serta mencegah dampak kesehatan lain seperti stres, hipertensi, dan kelelahan akibat paparan bising jangka panjang.

Aida juga menambahkan, pelaksanaan kegiatan pengukuran, dilakukan menggunakan peralatan khusus seperti Sound Level Meter untuk mengukur tingkat kebisingan area kerja, serta Particle Counter untuk mengukur partikel debu, suhu, dan kelembaban udara dalam ruangan secara cepat dan akurat.

“KAI berkomitmen memastikan setiap pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan sehat. Dengan lingkungan kerja yang terukur dan terkendali, keselamatan perjalanan kereta api dapat terus terjaga,” tutup Aida Suryanti.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Berteman di Sanct Social Dimulai dari Bertemu Langsung: Episode 6 Mengikuti Satu Hari di Jakarta Bersama Teman dari Singapura dan Malaysia
Mengapa Bisnis Bisa “Untung”, tetapi Tetap Kehabisan Cash?
Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat
Cakra Elektrolisis, Teknologi Sterilisasi Air Tambak Karya Anak Bangsa, Mulai Dipercaya Tambak Besar di Pulau Jawa
Landed Cost Odoo: HPP Bahan Baku Impor Termasuk Bea Masuk dan Freight
BRI Finance Raih Penghargaan Yearly Excellent Performance – State-Owned Enterprise Subsidiary 2026
BRI Finance Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Program TJSL di Tabanan Bali
Pembiayaan EV BRI Finance Melonjak 13,8 Kali, Minat Kendaraan Listrik Terus Menguat

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:56

Rekor Baru MotoGP Mandalika! Antusiasme Penonton Melonjak, Ekonomi Lokal Ikut Dibidik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:45

Bezzecchi Juara Race MotoGP di Mandalika, R. Fernandez dan J. Martin Lengkapi Podium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:27

Ducati Berjaya di Mandalika, Marc Marquez Rebut Podium Tertinggi Sprint

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Berita Terbaru