LindungiHutan Gelar Webinar Green Skilling: Green Beauty dan Fenomena Greenwashing dalam Industri Kecantikan - Koran Mandalika

LindungiHutan Gelar Webinar Green Skilling: Green Beauty dan Fenomena Greenwashing dalam Industri Kecantikan

Jumat, 31 Mei 2024 - 15:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam beberapa tahun terakhir, tren produk ramah lingkungan marak diperbincangkan di Indonesia. Masyarakat pun mulai menyadari akan dampak lingkungan dari produk yang mereka gunakan sehingga memicu permintaan yang tinggi terhadap suatu produk salah satunya produk kecantikan. 

Industri kecantikan banyak digemari oleh generasi saat ini. Banyak brand dan perusahaan kecantikan bermunculan meramaikan industri bisnis di Indonesia. Banyak dari mereka mengaku sebagai Green Beauty, membuat produk kecantikan menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan.

Seiring berkembangnya tren Green Beauty, diikuti pula dengan dengan munculnya fenomena Greenwashing, sebuah praktik perusahaan yang mengklaim bahwa produk mereka ramah lingkungan namun tidak ada komitmen nyata terhadap upaya berkelanjutan. Praktik ini tidak hanya menyesatkan konsumen, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap gerakan berkelanjutan.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LindungiHutan, salah satu startup lingkungan, mengadakan webinar dengan mengangkat judul “Green Skilling: Green Beauty dalam Branding Bisnis- Komitmen Sustainability atau Greenwashing?” untuk membahas mengenai branding keberlanjutan di dalam bisnis kecantikan dan langkah mengatasi greenwashing di Indonesia.

Baca Juga :  WhatsApp Blast Resmi untuk Kirim Pesan Massal dengan Barantum

Menghadirkan narasumber hebat yaitu CEO YAGI Natural, Farhaniza Farhan. Webinar akan digelar pada Rabu, 5 Juni 2024 pukul 13.00-15.00 WIB. Calon peserta webinar dapat mendaftarkan diri melalui link tinyurl.com/greenskilling6.

Peserta webinar berkesempatan untuk berdiskusi bersama narasumber secara langsung dengan mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab. Selain itu, akan mendapatkan sertifikat digital dan hadiah jika beruntung.

Segera daftarkan diri Anda, untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi akun media sosial Instagram LindungiHutan.

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru