Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan - Koran Mandalika

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 April 2026, – Perkembangan artificial intelligence (AI) telah membawa transformasi besar di berbagai sektor industri, termasuk dunia kesehatan. Teknologi seperti machine learning, computer vision, hingga predictive analytics kini memainkan peran penting dalam membantu tenaga medis mengambil keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data. Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap inovasi teknologi kesehatan, generasi muda dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang kuat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi digital yang relevan terhadap tantangan kemanusiaan dan kesehatan global.

Menjawab tantangan tersebut, School of Computer Science BINUS University kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswa dalam ajang bergengsi CAU Tech Hack 26 – AI in Healthcare Hackathon 2026 yang diselenggarakan pada 26–29 Maret 2026 di Central Asian University, Tashkent, Uzbekistan. Kompetisi internasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis artificial intelligence dalam menjawab berbagai permasalahan klinis dan tantangan di sektor healthcare.

Mengusung konsep hackathon intensif selama kurang lebih 36 jam, kompetisi ini menantang para peserta untuk merancang solusi teknologi berbasis AI menggunakan pendekatan seperti machine learning dan computer vision. Tidak hanya menguji kemampuan teknis, kompetisi ini juga mengasah kreativitas, kemampuan problem solving, kolaborasi lintas disiplin, hingga ketahanan peserta dalam bekerja di bawah tekanan waktu yang tinggi sebelum akhirnya mempresentasikan solusi mereka di hadapan para pakar teknologi dan kesehatan global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Partisipasi mahasiswa BINUS University dalam ajang ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan teknologi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan teori di dalam kelas, melainkan juga pada kemampuan menghadirkan solusi inovatif yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat global.

Baca Juga :  15 Tahun BINUS Film Perkuat Reputasi Lewat Roadshow dan JAFF Market 2025

Dalam kompetisi tersebut, BINUS University diwakili oleh dua tim unggulan, yakni Tim Retivue dan Tim Orca, yang menghadirkan kombinasi kompetensi teknologi, riset, dan kolaborasi lintas program studi.

Tim Retivue yang mewakili Computer Science BINUS @Malang beranggotakan Andreas Edward Putra Jatmiko, Laura Marcella Pratama, Stella Olivia Setiadi, dan Komang Samuel Arie Wicaksana di bawah bimbingan Ir. Simeon Yuda Prasetyo, S.Kom., M.Kom., IPP., CSCU. Sementara itu, Tim Orca merupakan representasi kolaborasi lintas disiplin yang terdiri dari Jason Alexander Harris, Owen Putra Halim, dan Muhammad Reza Alghifari dari Artificial Intelligence Program, bersama Mathilda Rafaella Christy Nugroho dari Computer Science BINUS @Kemanggisan, dengan pendampingan Stefanus Benhard, S.Kom., M.Kom.

Kehadiran kedua tim ini menjadi refleksi dari ekosistem pembelajaran di BINUS University yang mendorong kolaborasi lintas kampus, lintas disiplin, dan lintas kompetensi sebagai bagian dari pengembangan talenta digital masa depan. Pendekatan collaborative learning tersebut dinilai penting untuk membentuk mahasiswa yang mampu bekerja dalam dinamika industri global yang semakin multidisipliner.

Dean School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kompetisi internasional seperti CAU Tech Hack menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman global sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan industri berbasis AI di masa depan.

“Artificial intelligence saat ini berkembang sangat cepat dan telah menjadi bagian penting dalam transformasi berbagai sektor, termasuk healthcare. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pengalaman global yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan kolaborasi lintas budaya. Partisipasi mahasiswa BINUS University di CAU Tech Hack 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing, beradaptasi, dan menghadirkan inovasi yang relevan di tingkat internasional,” ujar Prof. Derwin.

Baca Juga :  Talbinah El Medinah: Solusi Alami Menyehatkan Lambung, Pilihan Cerdas untuk Kesehatan Pencernaan

Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan mahasiswa BINUS University dalam ajang internasional ini juga menjadi sarana untuk memperluas international exposure dan membangun jejaring global dengan mahasiswa, akademisi, serta praktisi teknologi dari berbagai negara. Interaksi lintas budaya dan pertukaran wawasan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjawab tantangan kesehatan secara lebih luas dan kontekstual.

Selain itu, pengalaman bekerja dalam lingkungan hackathon global turut membantu mahasiswa memahami dinamika industri profesional yang menuntut agility, innovation mindset, serta kemampuan beradaptasi secara cepat terhadap perubahan teknologi.

Sebagai institusi pendidikan yang terus mendorong innovation, technology, dan global employability, BINUS University secara konsisten membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui kompetisi, kolaborasi riset, maupun berbagai program global engagement lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam mencetak generasi digital talent yang adaptif, resilien, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan teknologi global.

Melalui partisipasi dalam CAU Tech Hack 26 – AI in Healthcare Hackathon 2026, School of Computer Science BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya relevan dengan perkembangan industri masa depan, tetapi juga mampu mempersiapkan mahasiswa menjadi inovator teknologi yang berdampak bagi dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services
Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja
BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun
Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton
BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026
ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall
Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna
Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:00

Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00

Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00

BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00

Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00

ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00

Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00

Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue

Berita Terbaru