Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang - Koran Mandalika

Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengelola aset di usia muda tidak selalu berarti langsung membeli banyak instrumen investasi. Langkah awalnya justru memahami kondisi keuangan, menentukan tujuan, dan mengetahui fungsi dari setiap aset yang dimiliki.

Ketika penghasilan mulai meningkat, sebagian dana dapat dialokasikan untuk kebutuhan saat ini, dana darurat, dan tujuan keuangan jangka panjang. Dengan pembagian tersebut, aset yang dimiliki dapat dikelola berdasarkan kebutuhan dan jangka waktu penggunaannya.

Mulai dengan Memahami Kondisi Keuangan

Sebelum menambah aset, hitung terlebih dahulu pemasukan, pengeluaran, cicilan, dan dana yang tersedia. Informasi ini membantu menentukan berapa dana yang memang dapat dialokasikan untuk tujuan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dana untuk kebutuhan sehari-hari dan kewajiban rutin sebaiknya tidak dicampurkan dengan dana yang dialokasikan untuk investasi. Begitu pula dana darurat perlu disiapkan agar kebutuhan mendadak tidak harus dipenuhi dengan menjual aset investasi.

Tentukan Tujuan Sebelum Memilih Aset

Setiap aset memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, pilihan aset sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu penggunaan dana.

Untuk tujuan yang membutuhkan dana dalam waktu dekat, akses terhadap dana menjadi salah satu pertimbangan. Sementara untuk tujuan jangka lebih panjang, kamu dapat mempertimbangkan instrumen investasi berdasarkan profil risiko dan karakteristik produknya.

Tidak ada satu jenis aset yang otomatis sesuai untuk semua orang. Pahami terlebih dahulu tujuan, risiko, biaya, dan mekanisme setiap produk sebelum mengalokasikan dana.

Baca Juga :  DJKA dan PT KAI Tegaskan Komitmen Tangani Dampak Bencana Alam Longsor Batu Tulis Demi Keselamatan dan Kemudahan Akses Masyarakat

Mengenal Reksa Dana sebagai Salah Satu Aset

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat dipertimbangkan dalam mengelola aset. Dana dari investor dikelola dalam portofolio investasi oleh Manajer Investasi sesuai kebijakan investasi masing-masing produk.

Reksa dana memiliki beberapa jenis dengan karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, pemilihan produk perlu mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, profil risiko, biaya, serta kebijakan investasi yang tercantum dalam dokumen produk.

Pahami Risiko Sebelum Berinvestasi

Investasi memiliki risiko, termasuk kemungkinan nilai investasi mengalami penurunan. Karena itu, jangan memilih produk hanya berdasarkan potensi keuntungan atau kinerja masa lalu.

Sebelum membeli reksa dana, baca prospektus dan fund fact sheet untuk memahami strategi investasi, risiko, biaya, serta ketentuan transaksi. Pastikan produk yang dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.

Evaluasi Aset Secara Berkala

Kondisi keuangan dapat berubah seiring bertambahnya penghasilan, perubahan pekerjaan, atau munculnya kebutuhan baru. Karena itu, evaluasi aset secara berkala untuk melihat apakah alokasinya masih sesuai dengan tujuan dan jangka waktu investasi.

Evaluasi juga dapat mencakup perubahan profil risiko, kebutuhan likuiditas, biaya, serta perkembangan nilai investasi. Jika kondisi atau tujuan berubah, alokasi aset dapat dipertimbangkan kembali.

Baca Juga :  Cherry Tomato Stevia Astyfarm, Tomat Premium yang Bikin Artis Indonesia Jatuh Cinta

Reksa Dana Online di neobank

Perkembangan layanan digital membuat transaksi reksa dana dapat dilakukan secara online. Melalui reksa dana online di neobank, pengguna dapat mengakses pilihan produk reksa dana yang tersedia melalui aplikasi.

Salah satu pilihan yang tersedia adalah Reksa Dana melalui mitra di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Produk reksa dana tersedia melalui mitra yang bekerja sama dengan Bank Neo Commerce.  Reksa dana di neobank bisa mulai dari Rp10.000 dan dikelola oleh manajer investasi berpengalaman. 

Sebelum melakukan transaksi, pengguna perlu membaca informasi produk, memahami risiko, serta memastikan produk yang dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.

Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:09

BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:56

BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Berita Terbaru