Menjaga Lingkungan, Menguatkan Keberlanjutan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Aksi Lingkungan Sepanjang 2026 - Koran Mandalika

Menjaga Lingkungan, Menguatkan Keberlanjutan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Aksi Lingkungan Sepanjang 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjaga Lingkungan, Menguatkan Keberlanjutan PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Aksi Lingkungan Sepanjang 2026

Jakarta, 5 Oktober 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) telah menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Lingkungan sepanjang 2026, mulai dari penanaman 2.500 pohon, pelestarian ekosistem pesisir melalui program penanaman lamun dan budidaya kepiting, hingga pelaksanaan uji emisi bagi 100 kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan upaya menjaga lingkungan perlu dilakukan secara konsisten dengan melihat kebutuhan dan karakteristik wilayah di sekitar operasional perusahaan. 

“Kami berupaya mengambil bagian melalui program yang relevan dengan kondisi di lapangan. Tidak hanya melalui penghijauan dan pelestarian ekosistem, tetapi juga melalui pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta dukungan kepada masyarakat. Kami ingin agar setiap program dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memperluas Aksi, Menjaga Keberlanjutan

Sepanjang 2026, PT PSL bersama anak perusahaan telah melaksanakan Program Pelindo Lestari melalui kegiatan Pelindo Tanam Pohon di Kuala Indah, Sumatera Utara, dan Perawang, Riau, dengan penanaman 2.500 bibit pohon. Di sekitar wilayah operasional Jakarta-Tangerang-Cikampek (JTCC), Desa Srijaya, Bekasi, Jawa Barat, perusahaan juga melaksanakan Lomba Menghias Lingkungan melalui kegiatan penataan, revitalisasi, dan dekorasi lingkungan bertema pelestarian lingkungan dan kepelabuhanan.

Baca Juga :  Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Dorong Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunitas

Pada aspek ekosistem pesisir, PT PSL menjalankan Program Carbon Village Pelindo melalui Program LESTARI (Lamun untuk Ekosistem Sehat, Tangguh, dan Ekonomi Mandiri). Program ini mencakup kegiatan penanaman lamun untuk mendorong penyerapan karbon dan juga budidaya kepiting sebagai upaya menjaga ekosistem sekaligus penguatan ekonomi masyarakat di bidang kelautan.

Upaya tersebut juga mencakup respons terhadap kondisi lingkungan yang berdampak langsung kepada masyarakat. PT PSL memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yaitu Desa Sungai Kunyit Laut, Desa Sungai Bundung Laut, Desa Sungai Duri II, Desa Sungai Kunyit Dalam, dan Desa Sungai Laki. Dukungan diberikan dalam bentuk penyaluran air bersih konsumsi, pembagian masker dan alat-alat kesehatan.

Baca Juga :  Dukung Peningkatan Fasilitas Wisata Puncak Sosok, Daop 6 Resmikan Balkon KAI

Di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, PT PSL juga melaksanakan program “Merdeka dari Emisi” melalui uji emisi bagi 100 kendaraan pengguna jasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran terhadap pemeliharaan kendaraan sekaligus mendukung mobilitas yang lebih bersih di kawasan pelabuhan.

Komitmen menjaga kelestarian lingkungan tersebut akan terus dilanjutkan hingga akhir 2026. Berbagai inisiatif program menjadi bagian dari komitmen PT PSL sebagai anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui aksi yang mencakup penghijauan, pelestarian ekosistem pesisir, pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta dukungan kepada masyarakat, PT PSL terus berupaya memperkuat kontribusinya secara konsisten di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program lingkungan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat memberikan manfaat yang terjaga dalam jangka panjang,” ungkap Dewi.
—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis
PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan
Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz
70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan
Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid
Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:02

AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:02

Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:02

Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Berita Terbaru