Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan - Koran Mandalika

Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa didorong memahami tantangan bisnis nyata untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang

Jakarta, 31 Maret 2026 – Di tengah percepatan transformasi industri
global dari elektrivikasi hingga rantai pasok, Indonesia menghadapi satu
tantangan krusial yakni memastikan talenta yang dihasilkan tidak hanya siap
kerja, juga siap menghadapi kompleksitas dunia bisnis secara nyata.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Badan Pusat Statistik
(BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari lulusan universitas
masih menjadi perhatian dengan nilai 5,39% pada tahun 2025. Sementara itu,
laporan World Economic Forum memproyeksikan bahwa 39% keterampilan inti tenaga
kerja akan berubah dalam lima tahun ke depan, menegaskan kesenjangan antara
dunia akademik dan kebutuhan industri kian nyata. Menjawab tantangan tersebut,
kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri bukan lagi pilihan namun
merupakan kebutuhan strategis.

 

Dari teori ke realitas industri

Melalui kemitraan BINUS
Internasional program International Business dan perusahaan Bosch di Indonesia,
mahasiswa tidak hanya belajar konsep, namun juga diajak langsung membedah
tantangan bisnis yang riil, mulai dari strategi adaptasi pasar lokal hingga
dinamika rantai pasok industri global, antara lain:

 

Masa Depan Mobilitas: Peralihan menuju kendaraan listrik
dan hidrogen sebagai masa depan industri otomotif global termasuk di
Indonesia.Strategi Adaptasi Lokal: Pentingnya pendekatan
“local-for-local”, di mana produk dan strategi disesuaikan untuk menjawab
permintaan unik pasar domestik.Resiliensi Rantai Pasok: Studi kasus mengenai
keputusan investasi strategis, diantaranya pada industri semikonduktor,
sebagai respon terhadap dinamika geopolitik dan ekonomi global.

Baca Juga :  OKR dalam Praktek: Cara Efektif untuk Mengubah Tujuan Menjadi Hasil

 

Pendekatan ini membawa
mahasiswa keluar dari zona teoritis ke dalam kompleksitas pengambilan keputusan
bisnis yang sesungguhnya.

 

Membentuk cara berpikir, bukan
sekedar keterampilan

“Melalui inisiatif integrated
project pada mata kuliah Multinational Corporation Management, mahasiswa
memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam memahami kompleksitas
operasional perusahaan multinasional” ujar Dr Ami Fitri Utama, Head of
Program International Business
BINUS International. “Pengalaman ini tidak hanya
memperkaya wawasan praktis mahasiswa, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam
membentuk kompetensi global mereka agar siap menghadapi tantangan dan peluang
di dunia bisnis internasional.” tambah Dr Ami.

 

Dari sisi industri, berbagi
pengalaman praktis dipandang sebagai kontribusi penting untuk membangun
ekosistem talenta yang kuat. Hal ini tidak hanya tentang transfer pengetahuan,
tetapi juga tentang membentuk pola pikir yang tangkas dan adaptif.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Siapkan Sarana Andal untuk Layani Pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026

 

“Di pasar seperti Indonesia, keberhasilan tidak hanya
ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kemampuan mengelola biaya, menjaga
kualitas, dan memastikan kepatuhan terhadap standar global. Melalui kolaborasi
ini, kami ingin berbagi perspektif tersebut secara langsung kepada generasi
muda.”
ungkap Bernard Simanjuntak, Country Sales Director Bosch Mobility Indonesia.

 

Lebih lanjut, Bernard
menegaskan, sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia
menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika bisnis di
pasar berkembang, mulai dari skala pasar, kompleksitas regulasi, hingga
kebutuhan lokalisasi.

 

Menurutnya, dalam konteks ini,
kolaborasi antara Bosch dan BINUS tidak hanya berkontribusi pada pendidikan,
tetapi juga pada penguatan ekosistem talenta nasional yang selaras dengan
kebutuhan industri masa depan.

 

Bosch Mendorong model kolaborasi yang lebih luas

Program ini akan berlangsung hingga Juni 2026 dan akan ditutup dengan
presentasi solusi inovatif dari mahasiswa terhadap tantangan industri yang
diberikan.

 

Lebih dari sekadar program akademik, inisiatif ini diharapkan menjadi
model kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industry, yang mampu
mempercepat kesiapan talenta Indonesia sekaligus mendukung daya saing ekonomi
nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PT Rohto Laboratories Indonesia hadirkan kembali kegiatan ROHTO PEDULI – “Joy of Seeing – A Healthy Future for All” dengan membagikan 1.500 kacamata gratis bagi siswa SD dan SMP serta 500 kacamata gratis bagi para lansia & operator pabrik.
JELANG WAJIB HALAL 18 OKTOBER, FONDASI INDUSTRI HALAL TELAH SIAP
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%
Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia
Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan
PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:35

Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:48

Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:30

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:10

Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:32

Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram

Berita Terbaru