Merantau untuk Berkembang: Kisah Mahasiswi Sumatra Utara Menggapai Impian di Ibukota Jakarta - Koran Mandalika

Merantau untuk Berkembang: Kisah Mahasiswi Sumatra Utara Menggapai Impian di Ibukota Jakarta

Senin, 16 Desember 2024 - 21:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agnes Sunima Giawa, mahasiswa semester 5 dari Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan, merantau untuk mengejar pengalaman magang di Maxy Academy, tempat ia mempelajari digital marketing secara mendalam. Selama September hingga Desember 2024, Agnes mengasah keterampilan strategis seperti pembuatan konten kreatif, analisis performa media sosial, hingga manajemen waktu posting konten. Tantangan seperti revisi konten dan mencari talent saat filming membantunya belajar untuk tetap kreatif dan tangguh.

Surabaya, 16 Desember 2024 — “Ibarat pisau, semakin diasah semakin tajam.” Begitu pula kemampuan seseorang yang terus diasah melalui pengalaman nyata. Agnes Sunima Giawa, seorang mahasiswa semester 5 jurusan Sistem Informasi di Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan, adalah contoh nyata dari pepatah ini. Perjalanan magangnya di Maxy Academy dari bulan September hingga Desember 2024 bukan hanya tentang belajar keterampilan, tetapi juga tentang merantau, beradaptasi, dan tumbuh sebagai individu yang lebih matang.

Sebagai seorang perantau dari Medan yang mencoba mengejar peluang di kota besar, Agnes memulai perjalanannya dengan penuh semangat dan harapan. Pertama kali ia mengetahui program ini melalui informasi dari program studinya. Penasaran dengan kesempatan belajar di luar zona nyaman, Agnes memutuskan untuk mencoba. “Saya ingin mengetahui lebih banyak tentang bagaimana dunia kerja sebenarnya, khususnya di bidang digital marketing yang sedang berkembang pesat,” ujar Agnes. Keputusan ini membawanya ke Maxy Academy, tempat di mana ia belajar berbagai keterampilan praktis yang relevan dengan kariernya di masa depan.

Selama masa magang, Agnes mempelajari berbagai aspek penting dalam digital marketing. Ia belajar menyusun strategi konten yang efektif, memproduksi konten kreatif, menggunakan media sosial untuk memaksimalkan promosi, menganalisis performa konten untuk perbaikan, hingga mengelola jadwal posting dengan tepat waktu. “Semua pelajaran ini sangat membuka wawasan saya tentang bagaimana cara kerja sebuah tim marketing digital yang profesional,” kata Agnes dengan antusias.

Namun, merantau dan bekerja di lingkungan baru tentu tidak selalu mudah. Jauh dari keluarga dan teman-teman di Medan, Agnes harus beradaptasi dengan budaya kerja di kota yang lebih besar. Tantangan-tantangan yang ia hadapi selama magang mengajarkannya untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan tangguh. Ia harus melewati revisi konten yang memerlukan perhatian detail, belajar mengatur jadwal untuk memenuhi deadline, dan sering menghadapi situasi sulit saat mencari talent untuk pembuatan konten. “Kadang, saat filming, saya merasa sedih karena tidak ada yang mau menjadi talent. Tapi dari situ saya belajar pentingnya komunikasi dan kreativitas dalam menghadapi hambatan,” tambah Agnes.

Baca Juga :  Menyambut Hari Raya Nyepi dengan Semangat Parade Ogoh-Ogoh di Canggu

Meski demikian, suasana kerja yang hangat di Maxy Academy menjadi penguat semangatnya. Mentor-mentornya, seperti Kak Dio dan Kak Hepri, menurutnya, sangat membimbing dengan sabar sejak hari pertama ia bergabung. “Kak Dio dan Kak Hepri selalu memberikan panduan yang jelas, bahkan saat saya menemui kesulitan. Tidak hanya mereka, semua karyawan di Maxy Academy, baik di Jakarta maupun Surabaya, sangat ramah. Saya merasa seperti memiliki keluarga baru di sini,” ungkap Agnes dengan senyum lebar.

Pengalaman ini membentuk Agnes menjadi individu yang lebih percaya diri. Ia merasa bahwa program magang ini telah membantu mengasah keterampilannya sebagai content creator sekaligus memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja. “Program ini membuat saya lebih percaya diri untuk mengembangkan karier di bidang digital marketing. Saya merasa siap untuk menghadapi tantangan apa pun di masa depan,” ujarnya penuh semangat.

Menjelang akhir masa magangnya, Agnes tidak lupa menyampaikan apresiasi dan harapannya untuk Maxy Academy. Ia berharap lembaga ini terus menjadi tempat belajar bagi mahasiswa-mahasiswa lain yang ingin mengembangkan diri. “Saya berharap Maxy Academy terus sukses dan menciptakan program-program baru yang lebih inovatif. Terima kasih sudah memberikan pengalaman luar biasa ini,” tutupnya dengan penuh rasa syukur.

Berita Terkait

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru