Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan - Koran Mandalika

Merayakan Tiga Tahun Inovasi Akar Rumput: Accelerator Lab UNDP Indonesia Dorong Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

Sabtu, 8 Februari 2025 - 18:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 8 Februari 2025 – Seiring laju urbanisasi dan tantangan iklim, peran masyarakat menjadi semakin penting sebagai pendorong perubahan. Sejak 2021, Accelerator Lab UNDP Indonesia telah bekerja sama dengan para inovator lokal untuk mengubah ide-ide berani menjadi solusi yang dapat diskalakan, menjembatani kesenjangan akar rumput dan kebijakan nasional. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Federal untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman, Qatar Fund for Development, dan mitra inti UNDP, Lab ini menjadi salah satu yang terdepan dalam merintis inisiatif pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Untuk merayakan pencapaian ini, Accelerator Lab menyelenggarakan acara “Grassroots to Greatness: Reimagining Community-Driven Innovations for Sustainable Urban Development” pada 7-8 Februari 2025 di M Bloc Space, Jakarta. Acara ini mempertemukan para pembuat kebijakan, mitra pembangunan, akademisi, organisasi masyarakat sipil (CSO), dan pemangku kepentingan sektor swasta untuk merayakan pencapaian, berbagi pelajaran, dan mengeksplorasi inovasi akar rumput demi dampak yang berkelanjutan.

Jaringan Global yang Mendorong Solusi Lokal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari jaringan global UNDP yang beranggotakan 89 lab, Accelerator Lab telah mengatasi tantangan utama dalam pembangunan kota pintar, ketahanan masyarakat, dan aksi iklim. Bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Sosial, Otoritas Ibu Kota Nasional Nusantara (OIKN), TKN PSL, lembaga pemerintah daerah lainnya seperti Bappeda DKI Jakarta, mitra dari perguruan tinggi, think-tank, dan entitas PBB lainnya, Accelerator Lab telah mengintegrasikan inovasi akar rumput ke dalam kebijakan nasional.

Baca Juga :  Krakatau International Port Pastikan Kesiapan Rantai Pasok Baja Dukung Program Hilirisasi Krakatau Steel Group

Tim UNDP Indonesia team bersama perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Sosial RI, Kementerian Lingkungan, Kedutaan Jerman, OIKN, BPDLH, BRIN, Equitree dan Bappeda DKI Jakarta.

“Tema acara hari ini sejalan dengan visi Jakarta untuk menjadi Top 20 Global City, yang didorong oleh inovasi, inklusivitas, dan keberlanjutan. Pembangunan perkotaan yang berkelanjutan berkembang pesat berkat kreativitas, ketahanan, dan inovasi akar rumput. Pemerintah Provinsi Jakarta berkomitmen penuh untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030, dengan keyakinan bahwa keberlanjutan dan inovasi harus berjalan seirama untuk memastikan kota yang layak huni dan berdaya saing global,” kata Andhika Ajie, Kepala Pusat Riset dan Inovasi Daerah Bappeda DKI Jakarta dalam sambutan pembukaannya mewakili Plt. Gubernur DKI Jakarta.

Platform untuk Refleksi, Kolaborasi, dan Penguatan Dampak

Dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, acara ini diawali dengan diskusi panel dan sesi diskusi kelompok, di mana para pemangku kepentingan dari berbagai sektor saling bertukar wawasan dan strategi untuk memajukan pembangunan berkelanjutan. Diskusi ini menyoroti pentingnya inovasi yang digerakkan oleh masyarakat dan perannya dalam membentuk kebijakan nasional.

Pada hari kedua, acara tersebut mencakup sesi yang berfokus pada kaum muda, yang menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi pada pembangunan global. Pameran inovasi juga ditampilkan selama dua hari acara berlangsung untuk menampilkan proyek-proyek unggulan Accelerator Lab, yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk terlibat dengan inisiatif-inisiatif yang membantu membentuk masa depan perkotaan Indonesia. Melalui kegiatan-kegiatan ini, acara tersebut menyoroti potensi inovasi akar rumput untuk ditingkatkan melalui kemitraan strategis, yang memperkuat dampaknya di luar komunitas lokal.

Baca Juga :  Gebrakan Baru! Uwinfly Luncurkan Sepeda Listrik Pintar dengan Harga Terjangkau

“Tema acara hari ini—”Grassroots to Greatness”—mengingatkan kita bahwa solusi tidak selalu datang dari atas ke bawah. Ide-ide yang paling efektif sering kali datang dari mereka yang menghadapi tantangan secara langsung. Merenungi perjalanan Accelerator Lab selama tiga tahun, saya mengajak Anda semua untuk terlibat sepenuhnya dalam diskusi hari ini, baik dalam sesi panel maupun melihat pameran yang ada. Ini adalah kesempatan untuk bertukar wawasan, memperkuat kemitraan, dan mengeksplorasi cara untuk meningkatkan dampak inovasi akar rumput bagi pembangunan perkotaan yang berkelanjutan,” kata Oliver Hoppe, Wakil Kepala Kerja Sama Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia.

Meningkatkan Inovasi untuk Masa Depan

Dalam mengatasi tantangan urbanisasi dan iklim Indonesia, UNDP Indonesia telah menunjukkan bahwa inovasi yang digerakkan oleh masyarakat sangat penting bagi masa depan yang berkelanjutan. Accelerator Lab telah mengubah wawasan lokal menjadi solusi yang dapat diskalakan, mendorong kemitraan lintas sektor, dan memberdayakan masyarakat untuk menciptakan perubahan jangka panjang. Hal ini diharapkan dapat terus menginspirasi Indonesia yang tangguh, di mana pembangunan berkelanjutan tumbuh subur dari bawah ke atas.

“Accelerator Lab UNDP Indonesia merayakan perjalanannya selama tiga tahun dengan tonggak penting, yang mencakup berbagai intervensi, termasuk inisiatif kota pintar, ketahanan masyarakat, dan aksi iklim. Dengan menggabungkan digitalisasi dan inovasi sosial dengan kearifan lokal, Accelerator Lab telah menciptakan dampak nyata di tingkat masyarakat dan memengaruhi penyusunan kebijakan dari bawah ke atas,” kata Sujala Pant, Wakil Kepala Perwakilan UNDP Indonesia.

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Minyak Goreng Terjangkau, 600 Kemasan Ludes dalam Sejam di Bazar PT INL
Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject
Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya
Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.
Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Alternatif Fable 5: OrcaRouter Luncurkan Routing DSL, Hadirkan Performa Setara Claude Fable 5 dengan Biaya Jauh Lebih Rendah

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:00

Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Minyak Goreng Terjangkau, 600 Kemasan Ludes dalam Sejam di Bazar PT INL

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:00

Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00

Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:00

Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00

Alternatif Fable 5: OrcaRouter Luncurkan Routing DSL, Hadirkan Performa Setara Claude Fable 5 dengan Biaya Jauh Lebih Rendah

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

Produk Premium Eropah Kembali ke MIFB Malaysia

Berita Terbaru