MIND ID Bina Lebih dari 10.000 UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan - Koran Mandalika

MIND ID Bina Lebih dari 10.000 UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 - 23:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIND ID Bina Lebih dari 10.000 UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, memperkuat komitmennya dalam mendukung agenda pemerintah menurunkan tingkat kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM.

Hingga 2025, Grup MIND ID telah membina lebih dari 10.000 pelaku UMKM di seluruh daerah operasional, menjadikannya salah satu BUMN yang paling proaktif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan lokal.

Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, menegaskan bahwa hilirisasi tidak boleh dipahami semata sebagai proyek industri, melainkan sebagai strategi transformasi ekonomi yang menghubungkan proses produksi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya dari hulu sumber daya alam hingga hilir kehidupan sosial dan ekonomi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hilirisasi tidak boleh berhenti pada output industri. Ukurannya adalah seberapa jauh ia melahirkan pelaku usaha baru, memperkuat yang kecil, dan memperluas fondasi ekonomi nasional. Ketika 10.000 UMKM meningkat kapasitasnya, itu bukan sekadar program sosial itu strategi ekonomi yang memperdalam struktur produktif kita,” ujarnya.

Dany menegaskan bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap struktur ekonomi, melainkan basisnya. Ketika diberi akses, pendampingan, dan kepastian ekosistem usaha, UMKM mampu meningkatkan produktivitas, menyerap tenaga kerja itulah cara paling rasional dan berkelanjutan untuk menekan kemiskinan.

Baca Juga :  KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek 2 November untuk Dukung LRT RUN 2025

Program pembinaan MIND ID mencakup pelatihan dan peningkatan kapasitas usaha, pendampingan dan mentoring bisnis, fasilitasi pameran dan promosi produk, serta dukungan akses pembiayaan dan permodalan. Semua program disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi ekonomi lokal agar UMKM dapat tumbuh secara organik dan berkelanjutan.

Salah satu contoh keberhasilan program pemberdayaan UMK terlihat dari pembinaan PT Timah Tbk kepada UMK Pempek Udang Mama Sabil yang dikelola Kardina (41), perempuan asal Desa Kerabut, Pangkalpinang.

Melalui fasilitasi pameran, peningkatan kualitas produk, dan pendampingan usaha, usahanya kini semakin dikenal luas dan mengalami peningkatan omzet yang signifikan.

Kardina kini menjadi tulang punggung ekonomi keluarganya sekaligus inspirasi bagi banyak perempuan di Pangkalpinang untuk ikut berdaya dan mandiri.

Contoh lainnya adalah program pemberdayaan masyarakat oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Sumatra Selatan. Lebih dari 30 ibu rumah tangga dari Desa Lingga, Keban Agung, dan Pasar Tanjung Enim dihimpun dalam kelompok SIBA Rosella, yang memproduksi minuman herbal teh rosella kaya vitamin C.

Baca Juga :  BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur

Sejak dibentuk tahun 2019, kelompok ini mendapat dukungan pendanaan, pelatihan, hingga penguatan aspek pemasaran. Kini produk mereka telah dipasarkan secara nasional dengan kapasitas produksi sekitar 100 kotak per hari, menghasilkan omzet sebesar Rp 5–60 juta per bulan bergantung permintaan pasar.

Keberhasilan tersebut juga mendorong lahirnya usaha baru bernama SIBA Rajut, yang beranggotakan 15 ibu rumah tangga dari desa-desa sekitar operasi PTBA.

Kelompok ini menjadi wadah pemberdayaan baru yang bukan hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga mempererat solidaritas perempuan lokal.

Dany menegaskan bahwa MIND ID berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya membantu masyarakat keluar dari kemiskinan, tetapi juga mendorong mereka untuk naik kelas dan menjadi penggerak pembangunan lokal.

“Mengurangi kemiskinan adalah baseline. Menaikkan kelas adalah strategi. Kami ingin masyarakat di wilayah operasional tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” tutupnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Kapabilitas Bisnis, BRI Finance Buka Peluang Karier bagi Talenta Profesional
Dari Aktivitas Harian hingga Perjalanan Jauh, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru
Promo Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Hadir dengan Bunga Mulai 3,33%
itel Rilis Smartwatch terbaru Fit O18, Mulai Gaya Hidup Sehat Tanpa Mahal
LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Petugas untuk Lindungi Pengguna dalam Kondisi Darurat
Usai Hadiri Toba Caldera Culture Festival, Menteri Ekonomi Kreatif Nikmati Pengalaman Danau Toba di Marianna Resort Samosir
Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS ‘Naik Kelas’

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02

Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Kembangkan Green Freight Service, Dorong Pertumbuhan Angkutan Kereta Api Kontainer dan Dekarbonisasi Rantai Pasok

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:02

Mahasiswa Fashion Program BINUS UNIVERSITY Tampil di Jakarta Fashion Week 2027, Padukan Beskap Jawa dengan Gaya Barat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Pelindo Multi Terminal Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Program Jamur Berdaya HUB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas dan Layanan Jalan Tol

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Frontliner, Fokus pada Komunikasi dan Penanganan Keluhan Pengguna

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02

Tindak Lanjuti Arahan Danantara, PTPN Group Tandatangani Kesepakatan Percepatan Penataan Rumah Sakit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02

IHSG Termurah Sejak 2008, Dr. Dhiraj Kelly Ingatkan Investor Ritel: Murah Belum Tentu Aman

Berita Terbaru