Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025 - Koran Mandalika

Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Perdagangan obligasi di pasar sekunder sepanjang 2025 mencatat lonjakan signifikan, dengan nilai transaksi melalui SPPA mencapai Rp1.382 triliun atau tumbuh 461,6% yoy. Peningkatan ini turut didorong oleh kenaikan RNTH obligasi pemerintah dan korporasi masing-masing sebesar 12% dan 74%, mencerminkan semakin aktifnya partisipasi pelaku pasar serta pergeseran menuju mekanisme transaksi yang lebih transparan dan efisien. Secara fundamental, pasar obligasi Indonesia tetap solid, didukung outstanding SBN yang melampaui Rp6.400 triliun dan total emisi obligasi serta sukuk lebih dari Rp160 triliun sepanjang tahun.

Sejalan dengan dinamika tersebut, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatatkan kinerja unggul di bisnis fixed income dan meraih penghargaan Most Active Securities Firm pada SPPA Awards 2025. Sepanjang tahun, BRIDS membukukan transaksi obligasi pemerintah sebesar Rp275 triliun dan obligasi korporasi Rp49 triliun, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar obligasi domestik serta komitmennya dalam mendukung likuiditas dan pendalaman pasar.

Jakarta, 17 April 2026 – Perdagangan obligasi
di pasar sekunder mencatat lonjakan signifikan sepanjang 2025, seiring
meningkatnya pemanfaatan infrastruktur pasar yang disediakan regulator. Nilai
transaksi melalui Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) tercatat
mencapai Rp1.382 triliun, atau tumbuh 461,6% dibandingkan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan ini
turut diikuti oleh pertumbuhan Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH), di mana
obligasi pemerintah dan korporasi masing-masing meningkat sebesar 12% dan 74%
dibandingkan 2024. Lonjakan tersebut mencerminkan semakin aktifnya partisipasi
pelaku pasar, khususnya institusi, serta pergeseran menuju mekanisme transaksi
yang lebih transparan dan efisien. 

Baca Juga :  Debut Pi Network (PI) di Crypto Exchange dan Potensi Setelahnya

Kondisi ini
didukung oleh meningkatnya kebutuhan pengelolaan likuiditas, strategi
diversifikasi portofolio, serta semakin beragamnya instrumen obligasi dengan
profil risiko dan imbal hasil yang kompetitif. Hal ini mendorong frekuensi dan
volume transaksi di pasar sekunder terus bertumbuh.

Secara
fundamental, pasar obligasi Indonesia juga menunjukkan ketahanan yang solid.
Nilai outstanding Surat Berharga Negara (SBN) telah melampaui Rp6.400 triliun,
sementara aktivitas penerbitan obligasi dan sukuk sepanjang 2025 tetap terjaga
dengan total emisi lebih dari Rp160 triliun. Hal ini menegaskan peran strategis
pasar obligasi sebagai sumber pembiayaan sekaligus instrumen investasi utama di
pasar keuangan domestik.

Seiring dengan
meningkatnya aktivitas tersebut, peran perantara perdagangan menjadi semakin
krusial dalam menjaga kelancaran transaksi antar pelaku pasar. SPPA yang
dikembangkan oleh Bursa Efek Indonesia kini semakin menjadi kanal utama bagi
transaksi obligasi antar institusi, dengan proses pembentukan harga yang lebih
transparan dan efisien.

Merespons
dinamika tersebut, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
berhasil mencatatkan
kinerja unggul di bisnis fixed income sepanjang 2025, dan meraih
penghargaan sebagai Most Active Securities Firm untuk transaksi fixed
income
dalam ajang SPPA Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek
Indonesia (BEI).

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Hadirkan Edukasi Industri Pelabuhan di SMA Negeri 52 Jakarta

Penghargaan ini
diberikan kepada perusahaan sekuritas dengan total nilai matched transaction
terbesar, yang mencakup seluruh mekanisme transaksi dan instrumen, termasuk
transaksi obligasi dan REPO. Sebelumnya, pada 2024, BRIDS juga meraih
penghargaan sebagai Most Active RFO Trader dan Most Active Securities
Firm
, yang semakin memperkuat rekam jejak perusahaan dalam industri ini.

Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan semakin kuatnya peran
perusahaan dalam mendukung likuiditas pasar obligasi nasional.

“Lonjakan
aktivitas di SPPA menunjukkan bahwa pelaku pasar semakin mengandalkan mekanisme
transaksi yang lebih transparan dan efisien. BRIDS melihat ini sebagai momentum
untuk terus memperkuat peran kami dalam memperdalam pasar obligasi domestik,”
ujar Fifi.

Sepanjang 2025,
BRIDS mencatatkan nilai transaksi obligasi pemerintah sebesar Rp275 triliun dan
obligasi korporasi sebesar Rp49 triliun. Kinerja ini semakin mengokohkan posisi
BRIDS sebagai salah satu penyedia layanan obligasi terdepan di pasar modal Indonesia.

Ke depan, BRIDS
melihat potensi pertumbuhan transaksi obligasi akan tetap kuat, seiring
meningkatnya kebutuhan pembiayaan serta strategi investasi berbasis fixed
income di tengah dinamika pasar dan suku bunga. Perusahaan akan terus
memperkuat kapabilitas bisnis dan jaringan distribusi untuk mengoptimalkan
perannya dalam memfasilitasi transaksi pasar obligasi di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Akses Perlindungan Pekerja, BRI BO Wonosari Bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui BRILink Agen
Kapan Harus Membayar Pinjaman? Pahami Jatuh Tempo dan Pilihan Pelunasan Lebih Awal
NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL
BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI
Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS
Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan
Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru
Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:02

Perkuat Akses Perlindungan Pekerja, BRI BO Wonosari Bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui BRILink Agen

Minggu, 8 November 2026 - 20:02

Kapan Harus Membayar Pinjaman? Pahami Jatuh Tempo dan Pilihan Pelunasan Lebih Awal

Minggu, 8 November 2026 - 19:02

NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

Minggu, 8 November 2026 - 18:02

BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

Minggu, 8 November 2026 - 15:02

Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

Minggu, 8 November 2026 - 14:02

Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru

Minggu, 8 November 2026 - 12:02

Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Berita Terbaru