Odoo Accounting Membantu Perusahaan Menyusun Laporan Keuangan Lebih Cepat - Koran Mandalika

Odoo Accounting Membantu Perusahaan Menyusun Laporan Keuangan Lebih Cepat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Odoo Accounting membantu perusahaan menyusun laporan keuangan yang akurat dan lebih cepat melalui sistem akuntansi yang terintegrasi. Didukung i2C Studio, implementasi ERP disesuaikan dengan kebutuhan bisnis agar proses keuangan menjadi lebih efisien dan andal.

Setiap akhir bulan, banyak tim finance menghadapi rutinitas yang sama: mengejar tutup buku. Data transaksi tersebar di banyak file, sementara jurnal masih diinput satu per satu secara manual. Rekonsiliasi bank pun memakan waktu berhari-hari sebelum laporan benar-benar siap. Tak jarang, proses ini baru selesai menjelang tengah bulan berikutnya.

Menurut riset APQC, median industri global untuk tutup buku adalah 6,4 hari kalender. Tim finance terbaik di dunia hanya butuh 4,8 hari, jauh dari kondisi banyak perusahaan di Indonesia. Akibatnya, keputusan bisnis sering diambil berdasarkan data yang sudah basi. Belum lagi risiko denda jika pelaporan pajak ikut molor karena laporan keuangan belum final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Solusinya bukan menambah jam kerja tim finance, tapi mengganti cara kerja itu sendiri. Di sinilah ERP Terbaik untuk urusan keuangan berperan menggantikan pekerjaan manual dengan otomatisasi penuh. Odoo Accounting membantu perusahaan menyusun laporan keuangan tanpa proses berbelit. Artikel ini akan mengulas cara kerjanya lengkap dengan data pendukung terkini.

Mengapa Proses Tutup Buku Masih Jadi Momok Bagi Tim Finance

Masalah tutup buku jarang muncul dari satu penyebab tunggal. Biasanya ini gabungan dari data yang tersebar, proses approval manual, dan sistem yang tidak saling terhubung. Semakin banyak cabang atau lini bisnis, semakin rumit proses rekonsiliasinya. Tanpa sistem akuntansi terintegrasi, human error jadi risiko yang sulit dihindari.

Sebagai Vendor ERP yang menangani implementasi Odoo, i2C Studio kerap menemukan pola serupa di banyak klien. Pola ini biasanya muncul di perusahaan retail, distribusi, maupun manufaktur skala menengah.

Baca Juga :  Inovasi Tokenisasi: Cara Baru Mengubah Dunia Investasi Real Estate

Titik Rawan yang Bikin Laporan Keuangan Molor

Ada beberapa titik yang paling sering jadi sumber keterlambatan. Berikut yang paling umum ditemukan di lapangan:

● Rekonsiliasi bank manual yang memakan waktu berhari-hari untuk mencocokkan setiap transaksi

● Jurnal penyesuaian dan biaya berulang yang harus dicatat satu per satu setiap bulan

Ditambah lagi, laporan keuangan otomatis masih jarang tersedia di banyak perusahaan menengah. Padahal laporan yang cepat dan akurat adalah dasar dari keputusan bisnis yang tepat. Karena itu, banyak tim finance kini mencari ERP Terbaik yang bisa menyatukan rekonsiliasi dan pelaporan pajak sekaligus.

Odoo Accounting Membantu Perusahaan Memangkas Waktu Tutup Buku

Odoo Accounting membantu perusahaan mengganti proses manual dengan alur kerja otomatis dari awal hingga akhir. Setiap transaksi bank ditarik otomatis dan dicocokkan dengan faktur maupun pembayaran yang relevan. Sistem juga mengenali transaksi berulang, seperti tagihan vendor rutin atau biaya tetap bulanan. Laporan laba rugi, neraca, dan arus kas pun terbarui otomatis setiap ada transaksi baru.

Cara Kerja Rekonsiliasi Otomatis di Balik Layar

Proses ini terlihat sederhana bagi pengguna, tapi cukup detail di baliknya. Berikut alur umum tutup buku menggunakan sistem yang sudah terotomatisasi:

1. Menarik data transaksi bank secara otomatis melalui sinkronisasi rekening

2. Mencocokkan pembayaran, faktur, dan mutasi rekening lewat smart reconciliation

3. Menjalankan penyesuaian akrual dan jurnal penutup secara otomatis

4. Mengunci periode akuntansi agar data tidak berubah tanpa izin

Dengan alur seperti ini, tutup buku bisa selesai dalam hitungan hari, bukan minggu. Otomatisasi bisnis semacam ini juga menekan risiko kesalahan input yang sering terjadi secara manual. Tim finance pun bisa fokus pada analisis, bukan sekadar pekerjaan administratif berulang.

Kepatuhan Pajak Jadi Lebih Ringan dengan Modul Lokal Indonesia

Urusan pajak sering jadi bagian paling melelahkan dari tutup buku. Sejak awal 2024, sistem e-Faktur di Indonesia beralih ke format Coretax berbasis XML. Perubahan format ini menuntut perusahaan menyesuaikan cara pembuatan faktur pajaknya. Jika tidak disesuaikan, perusahaan berisiko gagal menerbitkan faktur pajak yang sah.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Cempaka Mas Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

Fitur yang Menyesuaikan Aturan Coretax Terbaru

Modul akuntansi yang sudah mendukung lokalisasi Indonesia bisa langsung menghasilkan file sesuai format Coretax. Beberapa data berikut dikelola otomatis di dalam sistem:

● Nomor NPWP dan status PKP untuk setiap mitra transaksi

● Kode transaksi serta format XML sesuai standar Coretax terbaru

Perusahaan tidak perlu lagi menyusun ulang data secara manual sebelum lapor pajak. Kepatuhan pajak pun berjalan seiring proses tutup buku, bukan menjadi beban tambahan di akhir.

i2C Studio Mendampingi Perusahaan Menyusun Laporan Keuangan yang Bisa Diandalkan

Odoo Accounting membantu perusahaan menjaga akurasi data finance sejak transaksi pertama dicatat. Data yang akurat dan tepat waktu jadi dasar keputusan strategis, mulai dari ekspansi hingga pengajuan pinjaman. Di bawah PT Inspirasi Cipta Teknologi, i2C Studio hadir sebagai Vendor ERP yang memahami kebutuhan tim finance. Pendekatan ini membuat sistem akuntansi terintegrasi terasa relevan, bukan sekadar proyek teknologi yang mahal.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Odoo Accounting

Berikut jawaban singkat seputar bagaimana Odoo Accounting membantu perusahaan menyusun laporan keuangan.

1. Apakah Odoo Accounting sudah mendukung e-Faktur Coretax? Ya, modul lokalisasi Indonesia pada Odoo sudah mendukung format XML sesuai sistem Coretax.

2. Berapa lama proses tutup buku bisa dipangkas dengan otomatisasi? Dengan otomatisasi penuh, banyak perusahaan bisa menyelesaikan tutup buku dalam 1 hingga 3 hari kerja.

3. Apakah sistem ini cocok untuk perusahaan menengah? Cocok, karena modulnya bisa disesuaikan dengan skala dan anggaran bisnis menengah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto
Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah
Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience
The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)
Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi
IndonesiaSMMPanel Luncurkan Layanan SMM Panel Indonesia dengan 14 Kategori Platform
MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026
Telkom AI Connect Dorong Talenta Tak Sekadar Ikuti Tren, tapi Kuasai Problem Solving dengan AI

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:02

MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02

Telkom AI Connect Dorong Talenta Tak Sekadar Ikuti Tren, tapi Kuasai Problem Solving dengan AI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02

Pekan Halal Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ekosistem Halal, Pendidikan, dan Gaya Hidup dalam Satu Ruang

Berita Terbaru

Teknologi

The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

Jumat, 28 Agu 2026 - 21:02