Okupansi Mal Premium Jakarta Tembus 90%, Brand F&B Global Berebut Ruang Ekspansi - Koran Mandalika

Okupansi Mal Premium Jakarta Tembus 90%, Brand F&B Global Berebut Ruang Ekspansi

Jumat, 11 September 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah tingginya okupansi mal premium di Jakarta dan masuknya brand F&B global baru sepanjang 2026, PT Ardeco Karya Global memposisikan diri sebagai mitra eksekusi konstruksi bagi brand F&B dan ritel yang berekspansi di Indonesia. Melalui Direktur Henri Kristanto Pribadi, Ardeco menegaskan bahwa proyek F&B dan ritel membutuhkan kontraktor spesialis, bukan kontraktor umum, agar kualitas dan konsistensi bangunan tetap terjaga di setiap outlet.

Gelombang ekspansi brand ritel dan F&B internasional ke Jakarta semakin terasa sepanjang 2026. Berdasarkan laporan Colliers Quarterly kuartal pertama 2026, tingkat hunian rata-rata pusat belanja kelas atas di Jakarta bertahan di level 90%, yang menjadi sinyal bahwa ruang di mal-mal premium semakin diperebutkan.

Sektor F&B memimpin pergerakan tersebut. Sejumlah nama baru dari Jepang hingga Eropa, seperti HATOYA Kyoto, Hikiniku to Kome, dan Läderach, mulai membuka gerai di lokasi strategis seperti Plaza Indonesia dan Senayan City. Tren ini berjalan beriringan dengan data Bank Indonesia yang mencatat penjualan kategori makanan dan minuman tumbuh 8,5% secara berturut-turut menjelang akhir tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik angka-angka pertumbuhan tersebut, ekspansi fisik bukanlah perkara yang sederhana. Setiap brand yang membuka cabang baru dihadapkan pada tenggat waktu yang ketat, standar desain yang harus konsisten dengan identitas global mereka, serta kompleksitas teknis mulai dari perizinan hingga detail interior yang kerap luput dari kalkulasi awal.

Baca Juga :  Lenerp dari Indogo Tampil di Gebyar IKM: Solusi Terpadu Manajemen Proyek dan Akuntansi untuk Efisiensi Bisnis

“Banyak brand yang sudah matang secara konsep, tapi terkendala saat masuk ke tahap eksekusi fisik di lapangan. Kontraktor umum biasanya cukup untuk proyek residensial atau perkantoran biasa, tapi proyek F&B dan ritel punya tuntutan yang berbeda, mulai dari kecepatan pengerjaan, presisi detail, sampai kepatuhan terhadap standar brand yang dibawa dari negara asal,” ujar Henri Kristanto Pribadi, Direktur PT Ardeco Karya Global (Ardeco), kontraktor sipil dan interior yang telah menangani berbagai proyek F&B dan ritel di Jakarta.

Menjawab dinamika tersebut, Ardeco memposisikan diri sebagai mitra eksekusi bagi brand F&B dan ritel, baik lokal maupun internasional, yang tengah merencanakan pembukaan cabang baru di Indonesia. Perusahaan ini berfokus pada proyek-proyek yang menuntut pemahaman mendalam terhadap kebutuhan operasional F&B, mulai dari alur kerja dapur, tata ruang pengunjung, hingga detail estetika yang menjadi identitas suatu brand.

Baca Juga :  Fokus Garap Pasar Eksternal, InfraNexia Bidik Kebutuhan Infrastruktur Pemain Industri Telco Nasional

“Setiap brand punya standar dan karakter yang berbeda-beda, dan itu harus diterjemahkan dengan tepat ke dalam ruang fisik. Bukan hanya soal membangun, tapi memastikan kualitas pekerjaan cabang baru itu benar-benar merepresentasikan brand-nya sejak hari pertama buka,” jelas Henri.

Menurutnya, kompleksitas ini akan semakin terasa seiring dengan semakin banyaknya brand asing yang melihat Indonesia, khususnya Jakarta, sebagai pasar prioritas untuk ekspansi di Asia Tenggara. Kondisi ini menuntut kontraktor yang tidak hanya mampu mengerjakan proyek dengan cepat, tetapi juga memahami nuansa teknis proyek F&B secara spesifik.

“Ke depan, brand yang berhasil ekspansi bukan cuma yang punya konsep kuat, tapi juga yang punya partner eksekusi yang paham bahwa kualitas bangunan merepresentasikan kualitas produk. Konsistensi itu harus sama di setiap outlet, di negara mana pun brand itu berada. Di situlah kontraktor spesialis akan semakin dibutuhkan,” tutup Henri.

Dengan tren okupansi mal premium yang terus tinggi dan minat brand global yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat, kebutuhan akan kontraktor yang memahami kompleksitas proyek F&B dan ritel diperkirakan akan terus meningkat sepanjang 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Berita Terbaru