OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang - Koran Mandalika

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 12:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 September 2026 – Di tengah volatilitas pasar global, industri aset kripto justru menunjukkan tanda-tanda kematangan yang semakin kuat. Dalam wawancara bersama CNBC Indonesia bertajuk “Crypto Investment Trends Amid Global Volatility”, Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito menegaskan optimismenya terhadap arah baru industri yang lebih terstruktur, matang, dan berfokus pada kebutuhan investor.

OSL Indonesia melihat pergeseran positif dalam perilaku investor, dari sekadar mengejar pergerakan harga, menuju pemahaman yang lebih matang soal profil risiko, diversifikasi aset, dan strategi jangka panjang. Infrastruktur yang semakin teratur dan partisipasi institusional yang terus tumbuh membawa industri ini menuju ekosistem yang jauh lebih terstruktur dan terpercaya.

Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito menjelaskan bahwa dengan populasi masyarakat yang besar, adopsi aset kripto yang tinggi, serta kerangka regulasi yang terus menguat di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan aset digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan arah regulasi dan industri yang semakin matang, pergerakan aset-aset yang memiliki karakteristik yang cenderung stabil seperti Bitcoin, USDGO, USDT, dan XAUT yang lebih terukur juga membuka peluang diversifikasi baru bagi portofolio investor Indonesia. Dengan ini, investor aset kripto Indonesia dapat memperluas strategi investasi dan diversifikasi aset pilihannya.

Baca Juga :  Analis Prediksi Dominasi Bitcoin Akan Turun, Altcoin Siap Meroket?

“Berdasarkan hal tersebut, inilah yang menjadi pondasi kami untuk menghadirkan lebih dari sekedar platform trading tetapi juga wadah bagi masyarakat Indonesia bertumbuh bersama. Sesuai dengan slogan yang kami miliki yakni ‘Built on Your Feedback, Empowered by Global Compliance’,” ungkap Ivan.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan layanan pada platform yang berdasarkan pada kebutuhan investor, khususnya masyarakat Indonesia melalui layanan Voice of Customer (VoC). Dengan menggabungkan standar ekosistem global dan kepatuhan pada regulasi pasar aset kripto Indonesia, ia percaya bahwa OSL Indonesia dapat menjadi platform finansial yang berfokus pada kebutuhan pengguna. 

Selain, menghadirkan layanan VoC, OSL Indonesia juga menghadirkan dari sisi keamanan, Auth & Funding Upgrade. Yang menghadirkan peningkatan pada autentikasi serta keamanan proses deposit dan withdrawal. Pengembangan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya OSL Indonesia untuk memperkuat perlindungan pengguna sekaligus merespons kebutuhan yang disampaikan oleh pengguna.

Tentu sejalan dengan laju pertumbuhan industri aset kripto dan keberagaman kebutuhan investor, edukasi dan literasi terkait industri aset dan manajemen risiko menjadi tugas besar bagi setiap pelaku industri. Apalagi, mayoritas investor aset kripto saat ini didominasi oleh minat investor muda, dan terus bertambah. Di mana ​​berdasarkan data dari Statistik Penyelenggara Perdagangan AKD AK Periode Juli 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor kripto RI bertambah menjadi 22,93 juta per 7M-2026.

Baca Juga :  Dari Kompetisi hingga Pengalaman Internasional, Atha Marcella Terus Bertumbuh dan Berani Keluar dari Zona Nyaman

Melihat hal ini, OSL Indonesia akan menghadirkan layanan Market Buzz yang menyediakan informasi, data, dan perkembangan pasar secara real-time untuk membantu pengguna memahami sentimen dan pergerakan pasar tanpa hanya bergantung pada headline.

Melalui pendekatan tersebut, OSL Indonesia ingin membangun platform yang tidak hanya membawa pengalaman dan standar global ke Indonesia, tetapi juga terus berkembang berdasarkan kebutuhan pengguna lokal. Namun, perlu dipahami bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi.

Oleh karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru