Pasar Global Rebound, Emas Berpeluang Tembus Level Psikologis $3.400 - Koran Mandalika

Pasar Global Rebound, Emas Berpeluang Tembus Level Psikologis $3.400

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas kembali mendapat dorongan pada sesi perdagangan Amerika Utara, menguat tipis setelah para pelaku pasar mulai menimbang kemungkinan Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang. Spekulasi ini, yang kian menguat setelah revisi data Nonfarm Payrolls (NFP) Mei–Juni menunjukkan angka pekerjaan lebih lemah dari perkiraan, berhasil menggerakkan XAU/USD ke level $3.381 per troy ounce naik sekitar 0,20% dari penutupan sehari sebelumnya. Selain itu, sorotan kini tertuju pada penunjukan Gubernur The Fed baru oleh Presiden AS Donald Trump, yang dipandang dapat mempercepat langkah pelonggaran moneter.

Dari sisi teknikal, menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, menyoroti sinyal bullish yang masih hidup pada grafik XAU/USD dan mencatat bahwa pola candlestick harian diiringi Moving Average jangka pendek yang terus menanjak menunjukkan tren kenaikan masih berpeluang berlanjut. “Catat level $3.389 sebagai target resistance pertama,” ujarnya. Namun ia juga mengingatkan, apabila koreksi menekan dan membuyarkan tekanan beli, support di sekitar $3.353 menjadi area kunci yang harus dipertahankan agar momentum positif tidak tergerus.

Baca Juga :  Apakah Ini Awal Bull Run? BlackRock Bitcoin ETF Cetak Inflow Harian $180 Juta

Faktor fundamental semakin mengokohkan prospek bullish emas. Pasar kini menilai ada peluang 92% bahwa The Fed akan melakukan pemotongan suku bunga pada September mendatang, setelah revisi NFP bulan Juli mengejutkan banyak pihak. Data ISM terbaru juga mengindikasikan perlambatan sektor jasa pada Juli, sementara defisit perdagangan AS menyusut pada Juni, menambah alasan bagi The Fed untuk meredam biaya pinjaman. Di tengah itu, langkah Presiden Trump membuka ruang bagi calon pengganti Ketua Fed bisa menjadi katalis tambahan. Sementara itu, paket tarif impor yang akan berlaku mulai 7 Agustus diprediksi rata-rata mencapai 18,3% menurut Yale Budget Lab memberi sentimen bahwa emas tetap menjadi lindung nilai utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinamika pasar global turut memengaruhi pergerakan bullion. Indeks MSCI All-Country World berhasil memutus rentetan enam hari penurunan, sedangkan MSCI Asia Pasifik naik sekitar 0,6%. Di Jepang, Nikkei 225 melaju dengan tambahan 280 poin, sementara indeks saham Eropa STOXX 50 dan STOXX 600 masing-masing menguat 0,4%. FTSE 100 pun bergerak dekat rekor tertingginya di 9.150. Sementara di AS, Indeks Dolar (DXY) sempat menguat tipis ke 98,91—menambah beban pada emas—namun aksi beli di Wall Street tetap agresif: S&P 500 melonjak 1,5%, Dow Jones naik 585 poin, dan Nasdaq Composite menguat 1,9%.

Baca Juga :  Program Bakti Sosial MIND ID Hadirkan Manfaat Bagi Desa Ciderum

Mengacu pada berbagai indikator makro dan teknikal tersebut, Andy Nugraha menekankan pentingnya manajemen risiko yang disiplin. Trader disarankan memantau rentang pergerakan $3.353 – $3.389 sebagai acuan utama hari ini. “Penembusan di luar level tersebut akan menjadi sinyal kuat bagi kelanjutan tren jangka pendek XAU/USD,” pungkasnya. Dengan agenda ekonomi pekan ini yang padat mulai dari laporan Klaim Pengangguran hingga pidato pejabat The Fed fleksibilitas dalam menyesuaikan posisi trading tetap menjadi kunci keberhasilan.

Berita Terkait

Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar
Semarak 98 Tahun Sumpah Pemuda, HIIGC Gelar Golf Tournament & Charity: Satukan Semangat Kebersamaan, Sportivitas, dan Kepedulian Sosial
Prudential Syariah Dukung OJK Perluas Inklusi Keuangan melalui SYAFIF Goes to Makassar
CrowdStrike Luncurkan AI Kill Switch, Bisa Hentikan AI Agent yang Bermasalah
Bunga Mulai 0,7% per Bulan, BRI Finance Dukung Rencana Kepemilikan Motor
Laba BRI Finance Tumbuh 89%, Diversifikasi Portofolio Jadi Fokus Strategi Bisnis
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%
BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:02

Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Semarak 98 Tahun Sumpah Pemuda, HIIGC Gelar Golf Tournament & Charity: Satukan Semangat Kebersamaan, Sportivitas, dan Kepedulian Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Prudential Syariah Dukung OJK Perluas Inklusi Keuangan melalui SYAFIF Goes to Makassar

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

CrowdStrike Luncurkan AI Kill Switch, Bisa Hentikan AI Agent yang Bermasalah

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Bunga Mulai 0,7% per Bulan, BRI Finance Dukung Rencana Kepemilikan Motor

Rabu, 4 November 2026 - 10:02

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%

Rabu, 4 November 2026 - 09:46

BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang

Rabu, 4 November 2026 - 09:02

Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Akomodasi dan Fasilitas Meeting Nyaman di Jantung Wisata Pulau Dewata

Berita Terbaru