Pemprov NTB Kirim Logistik, Tim Kemanusiaan hingga Alat Berat ke NTT - Koran Mandalika

Pemprov NTB Kirim Logistik, Tim Kemanusiaan hingga Alat Berat ke NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengirimkan bantuan berupa logistik dan tim tanggap darurat untuk korban gempa yang terjadi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengiriman bantuan ini bertujuan untuk membantu proses penanganan darurat, pelayanan kesehatan, penjangkauan psikososial, serta penyaluran logistik dan peralatan medis di lokasi terdampak.

Pelepasan armada logistik dan tim tanggap bencana tersebut dipimpin Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Badan Penaggulangan Bencana Ddaerah (BPBD) Provinsi NTB, Minggu (16/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan bantuan ini dihadiri Gubernur NTB, Wagub NTB, Sekda NTB, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Provinsi NTB, instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta sejumlah lembaga kemanusiaan.

Gubernur NTB Miq Iqbal mengatakan, pengiriman bantuan logistik dan tim kemanusiaan ini merupakan bentuk empati terhadap musibah yang dialami masyarakat NTT.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, sejak terjadi gempa di NTT, Pemprov NTB langsung menyiagakan sekitar 30 armada kendaraan yang didukung anggaran operasional dan logistik.

“Kurang dari 24 jam sejak terjadi gempa tim kita sudah siap,” katanya.

Kesiapan tersebut menunjukkan bahwa NTB tidak saja telah siap membantu korban gempa bumi di NTT.

“Kesiapan ini juga membuktikan bahwa kita NTB memiliki kesiapsiagaan dalam hal menangani bencana,” katanya.

Gubernur Miq Iqbal menjelaskan, untuk bantuan logistik terutama bahan makanan pokok disiapkan di Bima dengan alasan untuk efisiensi biaya distribusi.

Baca Juga :  Bela Kadis PUPR, Begini Penjelasan Gubernur Iqbal Soal Pembangunan Jalan

Kebijakan tersebut juga dilakukan oleh daerah lain yang juga ikut membantu korban gempa NTT. Salah satunya Pemerintah Provinsi Bali yang menyiapkan logistik di Bima. Selanjutnya bantuan dibawa kapal khusus untuk selanjutnya didistribusikan di NTT.

“Sebagian besar logistik berupa makanan kita siapkan di Bima agar efisien. Sementara bantan yang disiapkan di Mataram berupa obat-obatan yang merupakan hasil sumbangan dari sejumlah pihak,” katanya.

Selain logistik, Pemprov NTB juga mengirim alat berat dan kendaraan untuk membantu membersihkan puing puing reruntuhan sekaligus untuk membuka akses jalan yang terputus.

Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui sejumlah posko, terutama di wilayah Labuan Bajo dan Ende. Bantuan tersebut akan difokuskan untuk daerah daerah yang mengalami kerusakan paling parah, seperti di wilayah Manggarai.

Pengalaman gempa 2018 di Lombok telah memberikan gambaran apa saja yang harus dilakukan. Seperti menangani pemukiman yang rusak termasuk bagaimana menangani masyarakat dari trauma, terutama anak-anak.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Lombok Post, bantuan logistik dan obat-obatan bersumber dari

Dinsos P3A & RS Universitas Mataram berupa susu, sarden, abon, mie instan, pembalut, terpal, tenda, serta paket obat/kesehatan lengkap.

Dinas Kesehatan Provinsi NTB memberikan bantuan berupa emergency kit type A 37 unit, ibu hamil kit 20 unit, PUS Kit 16 unit, bayi baru lahir kit 20 unit, ibu bersalin kit 16 unit, personal hygiene kit 110 unit, family kit 23 unit, tenda pelayanan kesehatan 2 unit, tenda posko 2 unit, veltbed 10 unit, meja dan kursi lipat.

Baca Juga :  MTQ XXXI NTB Siap Memasuki Babak Final

Selain itu, PMI Provinsi NTB menyerahkan bantuan hygiene kit, terpal, matras, dan selimut. Poltekkes Kemenkes Mataram berupa popok bayi, pembalut wanita, pakaian dalam, biskuit/regal, dan mi instan.

Dari Bank Mandiri juga menyerahkan bantuan senilai Rp 100 juta berupa susu, pampers bayi, mi instan, minyak goreng, gula pasir, air mineral, tenda, selimut, tikar, dan matras.

Bantuan juga diberikan Dinas Ketahanan Pangan yakni cadangan beras Pemprov NTB sebanyak 21 ton; Bulog 3 ton beras; AMNT 10 ton beras dan selimut; PT Narmada Awet Muda berupa air mineral gelas.

Khusus dari BPBD Provinsi NTB mengirim 125 paket sembako, tikar 100 lembar, air mineral 175 dus mi instan, paket pangan, terpal, dan tikar.

Sementara untuk bantuan personil sebanyak 79 orang. Khusus tim medis terdiri dari dokter spesialis, dokter, perawat, bidan, apoteker, dan psikolog sebanyak 60 orang. Tim medis ini berasal dari Dinas Kesehatan NTB, RSU Lingkup Provinsi NTB sebanyak 53 orang, RS Unram 13 orang dan 4 orang dari Dinas Kesehatan Kota Mataram.
Sementara personil tanggap darurat di luar tim medis berasal dari BPBD NTB, PUPRPKP NTB dan Dinas Sosial P3A NTB.

Sementara armada kendaraan sebanyak 30 unit berupa mobil rescue, navara, hiace, ambulance, dapur umum, truck, exkavator, dan innova. (*)

Berita Terkait

Uma Lengge Jadi Ikon Paviliun NTB di KRIYANUSA 2026
Hilirisasi Digenjot, Komoditas NTB Disiapkan Tembus Pasar Global
PMI Nonprosedural Jadi PR Besar NTB, Malaysia Paling Banyak
Wagub NTB: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Bukan Tempat Kekerasan
Kemiri NTB Tembus Jepang, Vanili Diekspor ke Amerika
Terkendala Status Tanah, Sekolah Rakyat Permanen NTB Belum Merata
Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru
Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:02

Dari Lemari ke Mereka yang Membutuhkan, Grand Qin Hotel Luncurkan Program ReQineration

Minggu, 27 September 2026 - 16:02

Selama dikeloal PT Railink, Pengguna KA Bandara dari Stasiun YIA Mencapai 4,7 Juta Penumpang

Minggu, 27 September 2026 - 16:02

Selama Dikelola PT Railink, KA Bandara YIA Layani Lebih dari 11 Juta Pergerakan Penumpang

Minggu, 27 September 2026 - 15:02

Tips Menyiapkan Persyaratan Dokumen Sebelum Mengajukan Pinjaman Bank

Minggu, 27 September 2026 - 12:02

Peluang Kripto Belum Habis, tapi Cara Mainnya Sudah Berubah

Sabtu, 26 September 2026 - 18:02

MAPID Catalyst 2026 “Maps That Think” Pertemukan Talenta Muda, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Geospasial Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 - 14:02

Pilihan Perlindungan untuk Berbagai Rencana Perjalanan dengan Chubb Travel Insurance di neobank dari Bank Neo Commerce

Sabtu, 26 September 2026 - 10:02

Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

Berita Terbaru