Penerima Beasiswa Pertamina Diperkuat Pelatihan Kebencanaan untuk Aksi Sobat Bumi - Koran Mandalika

Penerima Beasiswa Pertamina Diperkuat Pelatihan Kebencanaan untuk Aksi Sobat Bumi

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merespons meningkatnya kejadian bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tanggap dan siap merespons bencana melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana dan trauma healing bagi penerima Beasiswa Sobat Bumi (SoBI).

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pelatihan diberikan secara daring. Pelatihan ini juga diberikan untuk membekali para penerima beasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar penanganan kebencanaan yang akan diimplementasikan dalam Aksi Sobat Bumi jilid kedua dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina.

Dalam pelatihan ini, para penerima beasiswa diberikan pemahaman menyeluruh mengenai siklus manajemen bencana, mulai dari pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. Mereka juga diperkenalkan pada konsep kesiapsiagaan bencana, termasuk pengenalan risiko, mitigasi, sistem peringatan dini, hingga peran yang bisa mereka lakukan untuk mengurangi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka juga mendapatkan materi trauma healing pascabencana melalui pendekatan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid/PFA). Materi ini mengajarkan tentang pentingnya mendukung proses pemulihan psikososial agar penyintas dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih normal dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat, serta menempatkan relawan sebagai pendamping yang humanis dan beretika.

Baca Juga :  5 Kesalahan Umum saat Membuka Rekening Badan Usaha

Ketua Bidang Anggota dan Sukarelawan PMI Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Fitri Rahmadana, menegaskan bahwa kesiapan relawan muda menjadi elemen penting dalam penanganan bencana yang berkelanjutan.

“Dalam penanganan bencana, relawan tidak hanya dituntut sigap secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dukungan psikologis awal kepada penyintas. Melalui pelatihan ini, penerima Beasiswa Sobat Bumi dibekali pemahaman kesiapsiagaan bencana serta keterampilan dasar trauma healing agar dapat hadir secara empatik, tepat, dan tidak memperburuk kondisi psikologis korban,” ujar Fitri, Rabu (17/10).

Aksi Sobat Bumi jilid kedua dikemas dalam dua rangkaian kegiatan utama, yaitu Aksi Pulihkan Bumi dan Aksi Tanam Pohon. Dalam Aksi Pulihkan Bumi, para penerima Beasiswa Sobat Bumi akan mengimplementasikan langsung hasil pelatihan dengan memberikan trauma healing kepada korban terdampak bencana serta melakukan edukasi kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah.

Sementara itu, Aksi Tanam Pohon dilaksanakan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan bencana, khususnya untuk mengurangi risiko banjir dan tanah longsor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dengan menanam pohon penyerap karbon dan mangrove.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Bersama BTP Tingkatkan Kesiapan Angkutan Nataru 2025/2026 Melalui Rampcheck SPM

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyampaikan bahwa Aksi Sobat Bumi jilid kedua ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana.

“Aksi Sobat Bumi jilid kedua ini mendorong kepekaan dan kepedulian para penerima Beasiswa Sobat Bumi terhadap korban bencana, sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Melalui trauma healing, edukasi kesiapsiagaan bencana, dan aksi tanam pohon secara serentak, kami ingin memastikan pemulihan dan pencegahan berjalan beriringan,” tutup Agus.

Agustus lalu, Aksi Sobat Bumi jilid pertama, HUT ke-80 Republik Indonesia, mengusung semangat ketahanan pangan. Selain menanam 6460 bibit pohon mangrove dan daratan serta aksi pungut sampah 921 kilogram, para penerima beasiswa juga mewujudkan kemandirian pangan melalui instalasi 204 budi daya ikan dalam ember dengan 12.035 bibit ikan lele dan 5.123 benih sayur.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:00

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 April 2026 - 07:00

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:00

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00

Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Sabtu, 11 April 2026 - 07:00

Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:00

Teknologi

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:00