Pengaruh Harga Minyak Dunia terhadap Inflasi Global - Koran Mandalika

Pengaruh Harga Minyak Dunia terhadap Inflasi Global

Minggu, 17 Agustus 2025 - 05:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga minyak dunia memiliki pengaruh fundamental terhadap inflasi global. Sebagai input penting dalam energi dan transportasi, fluktuasi harga minyak tidak hanya memengaruhi harga langsung seperti bahan bakar, tetapi juga berdampak luas melalui biaya produksi dan distribusi. Ketika harga minyak naik, biaya logistik, manufaktur, hingga pertanian ikut meningkat, menciptakan tekanan inflasi yang menyebar ke seluruh perekonomian. 

Studi dari World Bank memperkirakan bahwa kejutan harga minyak menyumbang lebih dari 38% dari variasi inflasi global dalam beberapa dekade terakhir. Dalam skenario kenaikan harga minyak sebesar 10%, inflasi global bisa naik hingga 0,35% dalam jangka waktu satu tahun dan mencapai 0,55% dalam tiga tahun.

Baca Juga: Pengaruh Harga Minyak terhadap Inflasi Global

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan harga minyak juga berdampak secara tidak langsung—kenaikan biaya produksi dan transportasi secara keseluruhan mendorong kenaikan harga barang-barang konsumen dan jasa. Selain itu, ekspektasi inflasi turut meningkat, memperkuat tren harga naik. Inilah yang disebut second-round effects.

Baca Juga :  Libur Sekolah Aman dan Nyaman, KAI Imbau Pelanggan Perhatikan Ketentuan Bagasi dan Segera Pesan Tiket

Namun, efek ini tidak selalu bertahan lama. Ekonomi modern telah menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap lonjakan minyak—karena efisiensi energi meningkat dan diversifikasi pasokan energi telah berkembang. Hasilnya, meski price shocks masih memberi tekanan, dampaknya terhadap inflasi cenderung lebih cepat mereda dibandingkan masa sebelumnya.

Dampak Inflasi Tertunda

Bahkan setelah harga minyak mulai turun, sisa tekanan inflasi bisa tetap terasa—khususnya karena biaya input lebih tinggi yang telah tertanam. Ketika sektor manufaktur atau agrikultura menaikkan harga untuk menjaga margin keuntungan, konsumen merasakan dampaknya kemudian, menjadikan efek inflasi lebih lambat pulih.

Baca Juga :  Apa Itu Pollustop dan Perannya dalam Melindungi Kulit Bayi?

Mulai Trading dengan Strategi yang Tersedia: Daftar di KVB
KVB menawarkan platform trading teregulasi dengan fitur analisis komoditas serta akses ke pasar global dalam kondisi volatil seperti ini.

Faktor Tambahan: Krisis Energi dan Dampaknya

Sejarah memperlihatkan bahwa krisis minyak dapat memperparah inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Misalnya, krisis minyak tahun 1973 dan 1979 memicu kenaikan harga minyak hingga empat kali lipat dan menciptakan stagflasi—kondisi inflasi tinggi sekaligus pertumbuhan ekonomi stagnan.

Dalam skenario geopolitik modern seperti ketegangan di Timur Tengah, lonjakan harga minyak meski hanya sementara dapat memicu kekhawatiran resesi global dan meningkatkan risiko inflasi. Data terkini menunjukkan potensi inflasi bisa naik hingga 1,7 poin persentase jika harga minyak melonjak di atas $100 per barel dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Tantangan Distribusi Skala Besar dan Solusi Integrasi Odoo ERP Antar Retail
Bocorocco Wujudkan Komitmen Sosial melalui Dukungan pada Indonesia Walk for Peace
Bocorocco x Wilsen Willim Hadirkan Paradoks Baru dalam Dunia Fashion: Semakin Berani Desainnya, Semakin Nyaman Rasanya
Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama
Pelindo Multi Terminal Trisakti Perkuat Peran dalam Mendukung Kelancaran Logistik
1.425 Motor Dikirim dari Yogyakarta, KAI Logistik Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Libur Panjang Pendidikan
Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri: BINUS UNIVERSITY Jadi Tuan Rumah SAP Academic Community Conference APAC 2026
Friday Profit Taking: Strategi Mengamankan Keuntungan Sebelum Pasar Tutup Pekan Ini

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02

Tantangan Distribusi Skala Besar dan Solusi Integrasi Odoo ERP Antar Retail

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02

Bocorocco Wujudkan Komitmen Sosial melalui Dukungan pada Indonesia Walk for Peace

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02

Bocorocco x Wilsen Willim Hadirkan Paradoks Baru dalam Dunia Fashion: Semakin Berani Desainnya, Semakin Nyaman Rasanya

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02

Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02

Pelindo Multi Terminal Trisakti Perkuat Peran dalam Mendukung Kelancaran Logistik

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:02

Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri: BINUS UNIVERSITY Jadi Tuan Rumah SAP Academic Community Conference APAC 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:02

Friday Profit Taking: Strategi Mengamankan Keuntungan Sebelum Pasar Tutup Pekan Ini

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:02

Marianna Resort Hadirkan The Lawn, Perkuat Potensi Danau Toba sebagai Destinasi MICE dan Acara Outdoor

Berita Terbaru