Perbandingan ETF Bitcoin dan ETF Ethereum, Mana yang Lebih Unggul? - Koran Mandalika

Perbandingan ETF Bitcoin dan ETF Ethereum, Mana yang Lebih Unggul?

Minggu, 19 Januari 2025 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di dunia investasi, persaingan antara Bitcoin dan Ethereum terus memanas. Bukan hanya sebagai aset kripto, tetapi juga melalui Exchange-Traded Funds (ETF). Keduanya menunjukkan performa yang kontras—Bitcoin dengan stabilitasnya, dan Ethereum dengan inovasinya. Tapi, mana yang lebih menarik untuk portofolio investasi kamu?

Baca lebih lanjut untuk mengetahui jawabannya!

ETF Bitcoin: Performa yang Mengesankan di Awal Tahun

Pada awal Januari 2025, ETF Bitcoin mencatatkan arus masuk dana yang signifikan, mencapai $307 juta. Salah satu ETF yang mencuri perhatian adalah IBIT ETF dari BlackRock, yang berhasil menarik investasi sebesar $498 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tidak semua ETF Bitcoin menunjukkan hasil positif. Contohnya, ARKB ETF dari Ark & 21 Shares justru mengalami arus keluar dana hingga $202 juta. Walau begitu, secara keseluruhan, ETF Bitcoin masih menunjukkan tren positif.

ETF Ethereum: Performa yang Masih Berjuang

Di sisi lain, ETF Ethereum menghadapi tantangan dengan arus keluar dana sebesar $186 juta pada periode yang sama. Kendati begitu, masih ada ETF Ethereum yang mencatatkan hasil positif, seperti ETHA ETF dari BlackRock, yang berhasil menarik dana sebesar $124 juta.

Baca Juga :  BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Sayangnya, arus masuk ini belum cukup untuk menutupi arus keluar besar yang dialami oleh FETH ETF dari Fidelity, yang mencapai $276 juta.

Perbedaan Tren dan Sentimen Pasar

Perbedaan performa antara ETF Bitcoin vs ETF Ethereum mencerminkan sentimen pasar yang berbeda. Bitcoin terus menarik perhatian investor dengan reputasinya sebagai aset pelindung nilai (safe-haven asset). Investor melihat Bitcoin sebagai pilihan yang lebih stabil dalam menghadapi ketidakpastian pasar.

Sebaliknya, performa harga Ethereum cenderung lebih fluktuatif. Meskipun merupakan kripto terbesar kedua, Ethereum menghadapi tantangan dari persaingan ketat di ekosistem blockchain dan sentimen investor yang belum sepenuhnya mendukung.

Baca Juga :  Cara Buat Pelanggan "Rusuh" Membeli Lewat Strategi FOMO Marketing

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?

Pilihan antara ETF Bitcoin dan Ethereum sangat bergantung pada strategi investasi yang kamu gunakan. Jika kamu mencari stabilitas dan daya tarik sebagai aset perlindungan nilai, ETF Bitcoin mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika kamu optimis dengan inovasi dan pengembangan Ethereum, ETF Ethereum tetap memiliki potensi di masa depan.

Pada saat ini, data menunjukkan ETF Bitcoin memiliki performa yang lebih kuat. Namun, seperti halnya investasi apa pun, selalu lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Untuk memulai perjalanan investasi kripto dengan aman dan mudah, kamu bisa pakai Bittime, aplikasi investasi kripto terpercaya di Indonesia. Dengan Bittime, kamu bisa jual beli Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya dengan cepat dan aman. Jangan tunda lagi, unduh aplikasi Bittime sekarang dan raih peluang di dunia kripto! 

Berita Terkait

Saham Dijual Tanpa Ditawarkan Lebih Dulu ke Pemegang Saham Lain: Apakah Transaksinya Tetap Sah?
PLN Indonesia Power UBP Jatigede Raih Penghargaan pada Nusantara Electrification Award 2026
Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum APPSI Periode 2026–2031
Prediksi Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Waspadai Koreksi Menuju US$89,28
Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Pelemahan USD, Dupoin Futures Soroti Peluang Bullish
Dari target ke proyek: Solar & Storage Live dan EVCharge Live Indonesia 2026 berfokus pada penyediaan infrastruktur
Tanggal Rilis Versi Steam ADV Pendamping Kerja & Komunikasi “Muv-Luv Girls Garden Mellow Days”: Kamis, 19 November
Sanct Social Mampir ke ARCHIWEEK 4.0 UMN, Kampus Pertama Setelah Singapura dan Jakarta dalam Tujuh Minggu

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:02

Saham Dijual Tanpa Ditawarkan Lebih Dulu ke Pemegang Saham Lain: Apakah Transaksinya Tetap Sah?

Selasa, 3 November 2026 - 13:02

PLN Indonesia Power UBP Jatigede Raih Penghargaan pada Nusantara Electrification Award 2026

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum APPSI Periode 2026–2031

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Prediksi Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Waspadai Koreksi Menuju US$89,28

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Pelemahan USD, Dupoin Futures Soroti Peluang Bullish

Selasa, 3 November 2026 - 10:02

Tanggal Rilis Versi Steam ADV Pendamping Kerja & Komunikasi “Muv-Luv Girls Garden Mellow Days”: Kamis, 19 November

Selasa, 3 November 2026 - 08:02

Sanct Social Mampir ke ARCHIWEEK 4.0 UMN, Kampus Pertama Setelah Singapura dan Jakarta dalam Tujuh Minggu

Senin, 2 November 2026 - 22:02

Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

Berita Terbaru