Percepat Pemulihan Akses Masyarakat di Nagekeo, Jembatan Bailey Teodhae 1 Ditargetkan Rampung 4 Oktober 2025 - Koran Mandalika

Percepat Pemulihan Akses Masyarakat di Nagekeo, Jembatan Bailey Teodhae 1 Ditargetkan Rampung 4 Oktober 2025

Senin, 6 Oktober 2025 - 21:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pemulihan konektivitas di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan kemajuan signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bekerja cepat memasang Jembatan Bailey Teodhae 1 sebagai solusi darurat pascabencana amblasnya jalan daerah Sawu, tepat di titik STA 18.300 dari simpang Gako, Kecamatan Mauponggo. Progres pengerjaan jembatan darurat ini kini telah mencapai 50,85% dan ditargetkan rampung pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Langkah percepatan ini merupakan respons pemerintah atas bencana banjir bandang yang memutus akses transportasi masyarakat pada Senin, 8 September 2025 lalu. Curah hujan yang tinggi kala itu menyebabkan debit air meluap hingga mengikis badan jalan dan membuatnya amblas total.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk memulihkan akses warga secepat mungkin. Menurutnya, kolaborasi di lapangan menjadi kunci utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama antara Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT dan TNI Kodam IX/Udayana menunjukkan semangat gotong royong dalam percepatan pemulihan pascabencana,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Gelar BINUS Book Review "Fraud Auditing": Ajak Generasi Muda Membentuk Karakter yang Jujur dan Berintergritas

Secara teknis, Kepala BPJN NTT, Janto, menjelaskan bahwa pekerjaan di lokasi berjalan sesuai jadwal. Perbaikan Jembatan Bailey Teodhae 1 ditargetkan selesai pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Saat ini, para pekerja tengah fokus pada perakitan rangka baja jembatan, pembangunan pondasi pasangan batu yang diperkuat bronjong kawat berlapis galvanis, serta penyiapan dek dan gelagar jembatan.

Janto menambahkan, sebanyak 13 tenaga kerja dikerahkan dengan dukungan alat berat seperti excavatortruck crane, dan genset untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar.

Selain Jembatan Bailey Teodhae 1, Kementerian PU juga menangani beberapa titik vital lainnya secara paralel untuk memulihkan konektivitas secara menyeluruh di Kecamatan Mauponggo. Penanganan ini mencakup:

Jembatan Bailey Teodhae 2: Penyiapan pondasi untuk jembatan sepanjang 30 meter yang pengerjaannya dipercayakan langsung kepada Tim Kodam IX/Udayana.Jembatan Jero: Progres penanganan darurat mencapai 15,98%.Duiker (Gorong-gorong) Kelewae: Progres pemasangan mencapai 18,52%.Duiker Lajawajo 1 dan 2: Masing-masing progresnya mencapai 10,26% dan 16,48%.

Baca Juga :  Maknai 37 Tahun Berkarya, Lintasarta Perkuat Peran sebagai AI Factory dan Pemimpin Transformasi Digital Indonesia

Kementerian PU berkomitmen penuh untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak. Kehadiran jembatan-jembatan darurat ini diharapkan tidak hanya membuka kembali akses antarwilayah, tetapi juga memperlancar distribusi logistik dan menggerakkan kembali roda aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat Nagekeo. Dengan demikian, pemulihan akses masyarakat di Nagekeo yang berjalan sesuai rencana ini menjadi harapan baru bagi warga setempat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pidato Bersejarah di DPR RI, PM Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam bagi Hubungan Indonesia-India
Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap
LRT Jabodebek Jadi Rujukan ASDP untuk Pengembangan Layanan Transportasi Publik
SUCOFINDO Dukung Pengembangan Wisata Ramah Muslim di Bali melalui Sertifikasi Halal Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik
Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis
Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa
Bring The Fit & Wellness Experience in Hublife
Weekend Makin Aktif di Acara Move & Connect at K Mall

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19

Menteri LH Targetkan Masalah Sampah NTB Tuntas dalam Dua Tahun

Senin, 6 Juli 2026 - 17:08

Hadapi MTQ Tingkat Nasional, NTB Mantapkan Persiapan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:42

NTB Dapat Tambahan Jatah 10 Ribu Unit Bantuan Rumah Layak Huni

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:24

Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Digitalisasi Keuangan Kampus

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:16

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Sepi Pembeli, Pemda Carikan Solusi

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:45

MBG Berhenti Beroperasi, Harga Bahan Pokok Mulai Stabil

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:27

Proyek Seaplane Batujai Belum Mengudara, Perizinan Masih Berproses

Senin, 29 Juni 2026 - 18:59

Disambut Antusias Warga, Gubernur NTB Lepas Konvoi Kendaraan Taktis Kopassus

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Selasa, 7 Jul 2026 - 23:02