Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Menentukan Arah Industri Kripto Indonesia - Koran Mandalika

Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Menentukan Arah Industri Kripto Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panel IDBW 2026 menyoroti keputusan, akses kepemimpinan, dan langkah konkret untuk memperluas peran perempuan sebagai pengambil keputusan

Jakarta, 13 Agustus 2026 – Indonesia Blockchain Week (IDBW) edisi keenam yang berlangsung 12 & 13 Agustus 2026 telah sukses terselenggara. Konferensi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di industri blockchain dan Web3, mulai dari pelaku aset digital, perusahaan teknologi finansial, investor, korporasi, hingga pembuat kebijakan dari Indonesia dan berbagai negara. Tahun ini, IDBW 2026 mengusung tema “Turning Infrastructure into Impact” yang menyoroti perkembangan industri blockchain dari fase pembangunan dan eksperimen menuju penerapan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata. Berbagai topik dibahas, termasuk implementasi blockchain di sektor keuangan dan pembayaran, tokenisasi aset, identitas digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan infrastruktur. 

Salah satu sesi yang menjadi perhatian adalah panel bertajuk “Building The Future, Her Way: Women Shaping Indonesia’s Crypto Industry”. Panel yang berlangsung pada 13 Agustus 2026 tersebut mengajak industri menggeser pembahasan mengenai perempuan di sektor kripto: dari sekadar melihat jumlah partisipasi menuju pengakuan atas peran mereka dalam menentukan strategi, bisnis, produk, dan pengembangan komunitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia merupakan salah satu pasar kripto dengan tingkat adopsi yang kuat. Dalam Global Crypto Adoption Index 2025, Chainalysis menempatkan Indonesia pada peringkat ketujuh dunia dalam adopsi kripto akar rumput. Sementara itu, Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 mencatat hampir 20 juta investor kripto di Indonesia. Partisipasi perempuan juga menjadi bagian penting dari perkembangan tersebut. Berdasarkan Gemini 2022 Global State of Crypto Report, perempuan mewakili 51% pemilik aset kripto di Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa perempuan telah aktif berpartisipasi. Namun, partisipasi belum tentu diikuti oleh kewenangan yang setara dalam pengambilan keputusan. 

Pesan utama sesi panel ini adalah bahwa partisipasi tidak sama dengan kuasa untuk menentukan arah industri. Ekosistem kripto perlu memastikan perempuan tidak hanya hadir sebagai pengguna dan investor, tetapi juga memperoleh ruang, kewenangan, dan dukungan untuk membentuk produk, strategi bisnis, serta masa depan industri. Diskusi dimoderatori oleh Rieka Handayani, SVP Marketing BTSE Indonesia, bersama empat panelis, diantaranya ; Stephanie Kusnadi, CSO BTSE Indonesia; Rika Hariman, CEO & Director CAMP Investment Technology; Theresa Tjandrawinata, Co-Founder & CEO yapp.com; Nadia Putri, Product Manager D3 Labs; serta Angelina Vivian, Bank 3.0 Business Development Manager Nobu. 

Baca Juga :  Panduan untuk PT Penanaman Modal Asing (Perusahaan Asing) di Indonesia

Dalam diskusi tersebut, para panelis menguraikan berbagai keputusan konkret yang pernah mereka ambil, mulai dari keputusan bisnis dan pengembangan produk hingga strategi komunitas. Mereka juga membagikan tantangan yang dihadapi dalam perjalanan menuju posisi kepemimpinan serta perubahan yang terjadi ketika perempuan memiliki suara langsung di ruang pengambilan keputusan. Pendekatan tersebut menempatkan pengalaman kepemimpinan perempuan sebagai bukti nyata, bukan sekadar narasi mengenai keberagaman. 

Baca Juga :  Maujual Gandeng AXIS, Hadirkan Promo Bundling Smartphone 5G Bekas Berkualitas dengan Bonus Kuota hingga 300 GB

“Kehadiran perempuan di industri kripto perlu dilihat bukan hanya dari jumlah pengguna, tetapi juga dari seberapa besar kesempatan mereka untuk ikut menentukan arah produk, bisnis, dan komunitas. Ketika lebih banyak perempuan berada di ruang pengambilan keputusan, industri memperoleh perspektif yang lebih luas dan fondasi pertumbuhan yang lebih inklusif,” ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia.

Diskusi ditutup dengan pesan bahwa setiap perempuan harus memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan memimpin. Selain tersedianya kesempatan, perempuan juga perlu memperoleh kepemilikan atas tanggung jawab yang diberikan, didukung untuk menetapkan skala prioritas, dan memiliki ruang untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal. “Indonesia telah menunjukkan bahwa perempuan berpartisipasi aktif dalam industri ini. Namun, peran perempuan tidak hanya dapat dinilai dari jumlahnya. Hal yang lebih penting adalah seberapa banyak perempuan yang memperoleh kesempatan, kepercayaan diri, dan ruang untuk ikut menentukan ke mana industri ini akan bergerak selanjutnya,” tutup Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia
RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional
Dorong Kebiasaan Menabung Generasi Muda, Raya Active Bank Raya Raih Penghargaan
Fusion Hotel Group Indonesia Pererat Koneksi dengan Komunitas Kreatif Batam melalui Creator Afternoon Tea & Media Dinner
Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara
Indonesia Contact Center Association Sukses Gelar Awards Ceremony TBCCI 2026
Bank Neo Commerce Resmi Jadi Official Banking Partner VOTCHA 2026, Ajak Komunitas Trail Runner Kelola Keuangan Selincah Menaklukkan Trek
PBA Labs Opens Enrollment for the Certified Blockchain Developer Course

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:32

Di Balik Diam Buku Tanah, Ada Hak yang Menunggu Kepastian

Kamis, 24 September 2026 - 09:50

Bantah Tuduhan, Pimpinan Ponpes Abul Barokat Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 18:20

Sidang Korupsi DLH Lombok Tengah Disorot, LSM Lidik Ungkap Dugaan Hubungan Darah Hakim dan Tim Pengacara

Senin, 21 September 2026 - 06:21

Fahmi Basam Kuasai Race 2 National Sport 150cc MRS Round 4, Aldiaz Wakili NTB Finis Keempat

Minggu, 20 September 2026 - 16:58

Sebelum MotoGP Mengaspal, MRS Round 4 Jadi Ajang MGPA ‘Check-Up’ Sirkuit Mandalika

Sabtu, 19 September 2026 - 19:48

Fahmi Basam Kuasai Race 1 MRS Round 4, Pembalap NTB Aldiaz Finis Posisi 8

Sabtu, 19 September 2026 - 17:53

MRS Round 4 Perketat Regulasi, Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Level Internasional

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Berita Terbaru