Perkuat Komitmen Hijau, SUCOFINDO dan DLH Kalimantan Barat Sosialisasikan PROPER kepada Pelaku Industri - Koran Mandalika

Perkuat Komitmen Hijau, SUCOFINDO dan DLH Kalimantan Barat Sosialisasikan PROPER kepada Pelaku Industri

Rabu, 30 Juli 2025 - 23:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, 29 Juli 2025 – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Pontianak bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan PT SUCOFINDO (PERSERO) terhadap kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat, Adi Yani menegaskan pentingnya PROPER sebagai tolak ukur keberlanjutan industri. Ia menyampaikan bahwa PROPER kini telah menjadi instrumen strategis dalam mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga aktif dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Penilaian PROPER merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap ekosistem, khususnya sungai-sungai besar di Kalimantan Barat. Dengan wilayah seluas 14 juta hektar, lebih dari 134 pabrik CPO dan ratusan izin tambang, diperlukan upaya kolektif. Untuk memastikan sektor industri tidak berdampak negatif terhadap lingkungan,” tegas Adi Yani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki peran penting dalam mendampingi pelaku usaha menjalankan tanggung jawab lingkungan. Hal ini mencakup pemantauan mandiri emisi dan kualitas air, pengelolaan limbah B3 secara aman, hingga mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan yang menjadi perhatian nasional. Menurutnya pelaku industri harus memiliki sistem pengelolaan lingkungan yang proaktif dan berbasis data aktual.

“Perusahaan harus mampu menunjukan komitmen lingkungan yang nyata, bukan hanya sekadar memenuhi regulasi. Kita ingin melihat tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berdampak langsung ke masyarakat dan ekosistem. Ini bukan hanya soal mendapatkan peringkat hijau, ini soal bagaimana perusahaan bisa hadir sebagai bagian dari solusi dan saya yakin PROPER bisa menjadi jawaban atas masalah ini,” tambah Adi Yani.

Baca Juga :  Perkuat Jangkauan Proyek Indonesia Timur, WSBP Suplai Produk Precast untuk Pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan

Selaras dengan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat, Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Pontianak, Ali Ridho menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah solutif bersama dalam menjangkau seluruh lini perusahaan dalam implementasi bisnis hijau yang dihadiri oleh narasumber ahli, serta lebih dari 120 peserta yang berasal dari perusahaan industri peserta PROPER di Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi perusahaan untuk megevaluasi dan meningkatkan kinerja lingkungannya. Dalam hal ini, SUCOFINDO tidak hanya sebagai mitra verifikasi, tetapi juga sebagai pendamping teknis dan strategis menuju praktik bisnis yang berkelanjutan,” ujar Ali Ridho.

Lebih lanjut, Ali Ridho menyampaikan bahwa SUCOFINDO tidak hanya bertugas sebagai lembaga verifikasi dalam PROPER, tetapi juga memberikan pendampingan teknis. Melalui berbagai pelatihan, pengujian laboratorium, serta audit kepatuhan dan efisiensi, PT SUCOFINDO (PERSERO) membantu perusahaan membangun sistem pengelolaan lingkungan yang efektif dan terukur.

“Kami hadir sebagai mitra strategis bagi industry yang mendorong perusahaan tidak hanya untuk memenuhi aturan, tetapi juga menciptakan dampak lingkungan yang positif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  YAVA Hadirkan "The Joy of AND": Era Baru Hidup Sehat Lewat Makanan Enak DAN Bergizi serta Misi Kemanusiaan

Ali berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan pelaku industri di Kalimantan Barat menghadapi penilaian PROPER 2025, sekaligus memperkuat komitmen mereka terhadap praktik industri hijau yang berdaya saing. “Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat keberlanjutan dan mendorong pelaku industry menjadi pionir dalam mewujudkan industri yang ramah lingkungan dan kompetitif,” tutupnya.

Hadir sebagai salah narasumber Muhammad Hasan, Environmental Specialist PT SUCOFINDO (PERSERO) menyampaikan strategi pencapaian dan pemenuhan dokumen PROPER. Ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL), pelaporan Sistem Informasi Pelaporan Elektronik Lingkungan Hidup (SIMPEL), dokumen Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL), serta penerapan prinsip efisiensi sumber daya, konservasi biodiversitas, dan pemberdayaan masyarakat.

“Pendekatan PROPER saat ini tidak hanya menilai kepatuhan administratif, tetapi juga inovasi nyata dalam pengelolaan dampak lingkungan. Kualitas dokumen hijau menjadi kunci dalam mencapai peringkat Hijau maupun Emas,” jelas Muhammad Hasan dalam pemaparannya.

Tidak hanya itu, SUCOFINDO turut berperan aktif dalam berupaya menjaga berkelanjutan di berbagai aspek industri salah satunya menghadirkan layanan Green Generation, yang mencakup inisiatif strategis, antara lain peran SUCOFINDO sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi untuk skema Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon, Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca, layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, green financing dan konsultasi peningkatan rating ESG (Environment, Social, and Governance).

Berita Terkait

Memaksimalkan Gratis Transfer antarbank dari neobank hingga 200 Kali per Bulan
Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:01

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41

Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:41

Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37

Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru