Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio - Koran Mandalika

Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat pembiayaan produktif masih memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan dunia usaha untuk ekspansi dan memperkuat kapasitas operasional. Perseroan pun terus mengembangkan segmen ini secara selektif dengan tetap mengedepankan kualitas portofolio dan manajemen risiko.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, peluang pertumbuhan pembiayaan produktif perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko sejak proses penyaluran. Karena itu, BRI Finance memperkuat proses underwriting, melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala, serta menyesuaikan penyaluran dengan profil risiko dan prospek usaha debitur.

“Pertumbuhan pembiayaan bagi kami bukan semata mengenai peningkatan penyaluran, tetapi juga memastikan pembiayaan tersebut memiliki kualitas yang baik. Pendekatan ini penting agar ekspansi bisnis dapat berjalan secara sehat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi nasabah maupun Perseroan,” ujar Dhani.

Ruang pertumbuhan pembiayaan produktif juga tercermin dari masih terbukanya peluang peningkatan porsi pembiayaan produktif di industri multifinance. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi penyaluran pembiayaan produktif perusahaan pembiayaan mencapai 44,47% dari total penyaluran pembiayaan per Juni 2026. Sementara itu, OJK menargetkan porsinya meningkat menjadi 46%–48% pada 2026–2027 sebagaimana tercantum dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024–2028.

Arah tersebut turut menjadi peluang bagi BRI Finance untuk memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan pendanaan dunia usaha. Perseroan melihat pembiayaan investasi masih memiliki prospek yang positif, terutama untuk mendukung ekspansi usaha, peningkatan kapasitas operasional, dan kebutuhan modal kerja.

Dari sisi portofolio, BRI Finance melihat pembiayaan alat berat dan working capital sebagai segmen yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Pembiayaan alat berat dapat mendukung kebutuhan aset produktif, sementara working capital dapat membantu menjaga kelancaran aktivitas operasional usaha.

Baca Juga :  Susu Kambing Etamilku: Rahasia Kesehatan Tubuh yang Terjaga dari Elmedinah Indonesia

“Pembiayaan investasi, alat berat, dan working capital memiliki peluang yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Kami akan terus mengoptimalkan segmen tersebut secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran debitur dan prospek sektor usahanya,” jelas Dhani.

Untuk memperkuat pengembangan bisnis tersebut, BRI Finance juga mengoptimalkan sinergi dengan ekosistem BRI Group. Sinergi ini menjadi salah satu strategi Perseroan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengembangkan pembiayaan produktif dengan pendekatan yang terukur, didukung penguatan manajemen risiko dan pemantauan kualitas aset. Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan di sektor produktif sekaligus menjaga fundamental bisnis tetap kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia
Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma
Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:02

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru