Persetujuan ETF Ethereum Spot, Market Optimis Prediksi Harga ETH Tembus USD $10.000 - Koran Mandalika

Persetujuan ETF Ethereum Spot, Market Optimis Prediksi Harga ETH Tembus USD $10.000

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persetujuan dana perdagangan pada ETF Ethereum Spot di Amerika Serikat oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menghasilkan lonjakan signifikan terhadap harga berbagai aset kripto, terutama harga Ethereum (ETH) yang diprediksi akan mencapai level $10.000 atau sekitar Rp150 juta per koin.

“Pertumbuhan harga dan fundamental Ethereum secara psikologis mulai terlihat saat wacana Ethereum Spot ETF naik pada bulan Oktober 2023, harga ETH naik sebesar 20%, enam bulan kemudian naik lagi dengan total mencapai 201% jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2023.” ujar M Yusuf Musa, Head of Strategy Nanovest.

 ETF merupakan suatu channel yang efektif untuk sebuah aset menjadi lebih likuid, dalam hal ini Ethereum (ETH) sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar nomor 2 terbesar setelah Bitcoin (BTC) mulai mendapatkan tempat di hati investor besar. “Dengan masuknya capital in-flow dari investor besar ke ETH, akan berpengaruh kepada ekosistem aset kripto yang berada pada jaringan Blockchain Ethereum. Aset kripto Layer-1 seperti MATIC, BNB, dan SOL berpotensi ikut naik seiring dengan disahkannya Ethereum Spot ETF” tambah Musa. 

ETF memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam Ethereum tanpa harus langsung membeli dan menyimpan aset digital, yang sering kali dianggap lebih aman dan menarik bagi investor tradisional. Ini bisa meningkatkan permintaan Ethereum secara signifikan, yang pada gilirannya mendorong harga naik.

ETF Ethereum berpotensi mendorong adopsi yang lebih luas dan mengintegrasikan aset kripto ke dalam lanskap keuangan tradisional. Serta mempermudah akses investasi dan meningkatkan keamanan bagi para investor. 

Analis senior ETF Bloomberg, Eric Balchunas, sebelumnya telah meningkatkan peluang persetujuan untuk proposal ini menjadi 75%, naik dari 25%. Namun, peningkatan kemungkinan ini hanya berlaku untuk formulir 19b-4 (perubahan aturan bursa) dan S-1 (pernyataan pendaftaran). Saat ini SEC juga sedang meninjau aplikasi dari bursa saham yang ingin mendaftarkan ETF yang akan diperdagangkan bursa utama seperti NYSE dan Nasdaq.

Dengan perspektif jangka panjang, investasi dalam Ethereum melalui ETF bisa menjadi langkah strategis yang menguntungkan, memberikan akses lebih luas kepada investor dan meningkatkan likuiditas pasar kripto secara keseluruhan. Kamu dapat melihat harga Ethereum hari ini melalui Nanovest, aplikasi investasi dengan koin kripto terlengkap yang bisa menjadi salah satu pilihan terbaik untuk para investor di indonesia.

Baca Juga :  Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Volatilitas Pasar Global

Pengguna dapat mengakses lebih dari 600 koin kripto yang rare atau sulit didapatkan karena Nanovest berkomitmen untuk selalu melakukan listing setiap minggunya. Memiliki tampilan yang sangat simple & mudah untuk digunakan, Nanovest utamakan kenyamanan untuk para investor pemula. Tidak hanya itu, cukup dengan biaya yang kecil para pengguna bisa membeli berbagai jenis aset digital mulai dari 5000 rupiah saja tanpa harus dikenakan biaya transaksi. 

Bagi para investor yang ingin memulai investasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari resiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat
Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen
BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja
Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6
5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS
AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Berita Terbaru