PM India Narendra Modi Akhiri Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Lanjutkan Lawatan ke Australia - Koran Mandalika

PM India Narendra Modi Akhiri Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Lanjutkan Lawatan ke Australia

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi resmi mengakhiri kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Indonesia dan bertolak menuju Melbourne, Australia, untuk melanjutkan etape kedua lawatan tiga negaranya. Sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan antara kedua negara, Presiden Prabowo Subianto secara langsung melepas keberangkatan PM Modi di Bandara Internasional Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Momen pelepasan tersebut menjadi penutup dari kunjungan yang dinilai kedua negara berhasil memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India melalui berbagai kesepakatan baru di bidang pertahanan, ekonomi digital, pendidikan, kesehatan, budaya, hingga keamanan maritim.

Kunjungan Hasilkan Berbagai Kesepakatan Strategis

Selama berada di Indonesia, PM Modi menjalani rangkaian agenda kenegaraan bersama Presiden Prabowo yang menghasilkan berbagai capaian penting dalam hubungan bilateral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan 14 nota kesepahaman (MoU) serta mengumumkan enam inisiatif strategis, yang mencakup kerja sama di bidang pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, pendidikan, keamanan maritim, hingga ekonomi digital.

Salah satu pengumuman yang menjadi sorotan adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION) yang mengadopsi arsitektur Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India. Inisiatif tersebut diharapkan memperkuat ekosistem perdagangan digital Indonesia sekaligus memperluas akses UMKM terhadap pasar digital yang lebih terbuka dan inklusif.

Perkuat Hubungan Politik dan Diplomasi Budaya

Selain menghasilkan berbagai kesepakatan konkret, kunjungan PM Modi juga memperkuat hubungan politik dan diplomasi budaya antara kedua negara.

PM Modi menjadi Perdana Menteri India pertama yang menyampaikan pidato di hadapan DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan Visi Gangga-Mahakam sebagai kerangka baru hubungan Indonesia dan India yang berorientasi pada kerja sama jangka panjang di bidang ekonomi, teknologi, keamanan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

Di luar agenda resmi, Modi dan Presiden Prabowo juga menghadiri Indian Community Reception di Jakarta bersama diaspora India sebelum menutup kunjungan dengan lawatan ke Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta.

Di situs Warisan Dunia UNESCO tersebut, kedua pemimpin meluncurkan kolaborasi konservasi warisan budaya bertajuk Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation for Prambanan Temple, yang menjadi simbol baru diplomasi budaya sekaligus menegaskan ikatan peradaban Indonesia dan India yang telah terjalin selama lebih dari seribu tahun.

Sambutan Hangat Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

Pemerintah India menyebut kunjungan PM Modi ke Indonesia sebagai salah satu kunjungan yang paling berkesan.

Selain berbagai hasil strategis yang dicapai, India mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Indonesia, mulai dari penyambutan langsung Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, pengawalan pesawat kepresidenan India oleh pesawat tempur TNI Angkatan Udara, hingga penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada PM Modi.

Menurut Pemerintah India, seluruh rangkaian kunjungan tidak hanya menghasilkan capaian konkret, tetapi juga semakin memperkuat fondasi persahabatan dan saling percaya antara kedua negara.

Lanjutkan Lawatan ke Australia

Usai menyelesaikan seluruh agenda di Indonesia, PM Modi bertolak menuju Melbourne untuk melanjutkan etape kedua lawatan tiga negaranya yang juga mencakup Australia dan Selandia Baru.

Pemerintah India menilai kunjungan ke Indonesia telah menghasilkan berbagai capaian penting yang menempatkan hubungan bilateral pada fondasi yang semakin kuat sekaligus membuka agenda kerja sama yang lebih ambisius di masa depan.

Baca Juga :  Pengelolaan Komplain Pelanggan Jadi Lebih Terorganisir dengan Barantum

Menjelang keberangkatannya ke Australia, PM Modi menyampaikan rasa puas atas hasil kunjungan kenegaraannya ke Indonesia. Melalui unggahan di media sosial, ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia atas sambutan hangat yang diberikan selama lawatannya.

“Saat saya mengakhiri kunjungan ke Indonesia, saya meninggalkan negara ini dengan kepuasan yang besar atas berbagai capaian yang telah kita raih bagi masa depan kemitraan kedua negara. Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada masyarakat Indonesia dan kepada Presiden Prabowo Subianto atas sambutan yang luar biasa serta komitmen pribadinya untuk membawa hubungan India dan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” tulis Modi.

Menurut Modi, kunjungan tersebut telah membuka peluang baru bagi kerja sama Indonesia dan India di berbagai sektor strategis, termasuk pertahanan dan keamanan, kerja sama maritim, teknologi kritis dan teknologi baru, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), inovasi digital, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

“Kunjungan ini telah membuka jalan baru bagi kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, kolaborasi maritim, teknologi kritis dan teknologi baru, kecerdasan buatan, inovasi digital, serta pengembangan kapasitas,” ujar Modi.

Dengan berakhirnya kunjungan tersebut, Indonesia dan India memasuki babak baru hubungan bilateral yang tidak hanya ditandai oleh penguatan kerjasama strategis di berbagai sektor, tetapi juga oleh komitmen bersama untuk memperdalam hubungan antarmasyarakat, memperluas kolaborasi ekonomi, serta menjaga warisan budaya yang telah menghubungkan kedua bangsa selama lebih dari satu milenium.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Indonesia Kalah dari Singapura di Pasar Kripto Asia, Apa yang Harus Dikejar?
Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures
Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan
Sisa Potongan Besi Menumpuk, Anggaran Proyek Bocor Diam-Diam
Ketika AI Makin Dekat dengan Manusia, Digital Psychology BINUS UNIVERSITY Bahas Dampak Bagi Manusia di Digital Psychology Forum 2026
BRI BO Kramat Jati Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2026 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, eSport Community dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!
BRI BO Kemayoran Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:02

Indonesia Kalah dari Singapura di Pasar Kripto Asia, Apa yang Harus Dikejar?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02

Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02

Quality Control Odoo: Tolak Produk Cacat Sebelum Sampai ke Pelanggan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02

Sisa Potongan Besi Menumpuk, Anggaran Proyek Bocor Diam-Diam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02

Ketika AI Makin Dekat dengan Manusia, Digital Psychology BINUS UNIVERSITY Bahas Dampak Bagi Manusia di Digital Psychology Forum 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2026 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, eSport Community dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

BRI BO Kemayoran Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:02

Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Berita Terbaru