Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan - Koran Mandalika

Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US.233 Pekan Depan

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan depan dengan target pengujian resistance US$4.208–US$4.233. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily masih menunjukkan secondary trend yang mengarah naik. Selama momentum bullish tetap terjaga, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji zona resistance terdekat tersebut.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai pergerakan harga emas saat ini masih memberikan ruang bagi penguatan lanjutan. Setelah mengalami rejection di area US$4.100, XAUUSD kembali bergerak naik menuju US$4.170. Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual sebelumnya mulai diimbangi oleh minat beli, meskipun arah harga berikutnya masih akan bergantung pada kekuatan momentum bullish.

Menurut analisis Dupoin Futures, zona US$4.208–US$4.233 menjadi area penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar pada pekan depan. Jika harga mampu mempertahankan momentum kenaikan, XAUUSD berpeluang menguji resistance tersebut. Namun, apabila harga kembali menghadapi tekanan jual ketika mendekati resistance, penguatan emas dapat tertahan dan membuka kemungkinan terjadinya koreksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dupoin Futures juga menyoroti area US$4.100 sebagai support penting dalam menjaga struktur kenaikan jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang emas untuk melanjutkan penguatan masih terbuka. Sebaliknya, apabila XAUUSD kembali turun dan menembus support, momentum bullish berisiko melemah sehingga proyeksi kenaikan menuju US$4.208–US$4.233 perlu dievaluasi kembali.

Baca Juga :  Viufinder Hadirkan Real-Time Photography Services Pertama di Indonesia

Dari sisi fundamental, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih berpotensi memberikan dukungan terhadap harga emas. Dalam situasi ketika risiko global meningkat, emas cenderung mendapat perhatian investor sebagai aset safe haven. Permintaan terhadap logam mulia dapat meningkat ketika pelaku pasar mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik.

Perkembangan pasar terbaru juga menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury dapat mendukung pemulihan emas. Reuters melaporkan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bahwa harga emas naik sekitar 0,9% menjadi US$4.169,32 per troy ounce. Penguatan tersebut didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan yield Treasury yang membuat emas relatif lebih menarik bagi investor.

Meski demikian, Dupoin Futures menilai prospek kenaikan emas tetap menghadapi risiko dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve atau The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga pada akhir tahun dapat menjaga dolar AS dan yield Treasury tetap tinggi. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kenaikan XAUUSD karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen berbasis obligasi.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Ucapkan Terima Kasih, Puluhan Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tiket Spesial HUT ke-80 KAI

Reuters juga melaporkan bahwa pelaku pasar masih memantau peluang kenaikan suku bunga The Fed, dengan ekspektasi kenaikan pada Desember tetap menjadi perhatian. Perubahan proyeksi suku bunga dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan yield Treasury, sehingga berpotensi memicu perubahan momentum pada pasar emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati kombinasi faktor teknikal dan fundamental sebelum menyimpulkan arah harga berikutnya. Pergerakan dolar AS, yield Treasury, serta perkembangan geopolitik dapat menentukan apakah penguatan emas mampu berlanjut hingga pekan depan.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas pekan depan berdasarkan analisis Dupoin Futures masih menunjukkan peluang kenaikan menuju US$4.208–US$4.233. Selama support US$4.100 bertahan dan momentum bullish tidak kehilangan kekuatan, skenario pengujian resistance masih relevan. Namun, penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih hawkish dapat menjadi hambatan bagi kenaikan harga emas. Karena itu, Dupoin Futures menilai reaksi XAUUSD di sekitar resistance akan menjadi salah satu penentu penting arah pergerakan selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Arus Kas Usaha Belum Lancar, Pemilik Barang Mewah Punya Alternatif lewat Luxury Pawn
IPO Anthropic Soroti Peluang Investasi di Sektor AI, Bittime Perluas Akses ke Tokenisasi Saham Global
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Edukasi Industri Pelabuhan di SMA Negeri 52 Jakarta
Kisah Sukses Suli Supian, Kembangkan Warung Nasi Padang dengan Dukungan KUR BRI
Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI
Dari Cerita Menjadi Inspirasi, Marina Beauty Journey 2026 Menjadi Ajang Perempuan Muda Tumbuh dan Bersinar Bersama
Harga Emas Tembus Resistance US$4.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US$4.020
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Modal Kerja 23,3%, Permintaan Aset Produktif Tetap Aktif

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:02

Arus Kas Usaha Belum Lancar, Pemilik Barang Mewah Punya Alternatif lewat Luxury Pawn

Kamis, 5 November 2026 - 15:02

IPO Anthropic Soroti Peluang Investasi di Sektor AI, Bittime Perluas Akses ke Tokenisasi Saham Global

Kamis, 5 November 2026 - 15:02

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Edukasi Industri Pelabuhan di SMA Negeri 52 Jakarta

Kamis, 5 November 2026 - 15:02

Kisah Sukses Suli Supian, Kembangkan Warung Nasi Padang dengan Dukungan KUR BRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:02

Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:02

Harga Emas Tembus Resistance US$4.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US$4.020

Kamis, 5 November 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Modal Kerja 23,3%, Permintaan Aset Produktif Tetap Aktif

Kamis, 5 November 2026 - 11:02

Sambut Usia ke-43, BRI Finance Gandeng DLH DKI Jakarta Dorong Pengelolaan Sampah di Srengseng Sawah

Berita Terbaru

Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI

Teknologi

Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:02