Privilege: Kenyataan di Balik Hidup yang Tampak Adil - Koran Mandalika

Privilege: Kenyataan di Balik Hidup yang Tampak Adil

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Topik privilege seolah tidak pernah habis untuk dibahas. Setiap kali muncul di media sosial, selalu memicu diskusi panjang: mulai dari yang serius, bercanda, sampai debat kusir. Namun sering kali, obrolan soal privilege hanya berhenti pada siapa yang punya lebih banyak dan siapa yang merasa kekurangan, tanpa membedah bagaimana privilege terbentuk dan bagaimana sebenarnya ia bekerja dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya, diskusi ini sering diwarnai perspektif mereka yang justru sudah memiliki privilege, entah disadari atau tidak. Akibatnya, pandangannya kerap subjektif. Nah, pernahkah kamu berpikir: “Apakah aku punya privilege dalam hidupku?”

Banyak orang langsung refleks menjawab “tidak”, padahal sebenarnya mereka punya. Privilege bukan selalu tentang lahir kaya raya atau punya koneksi pejabat. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut KBBI, privilege berarti hak istimewa yang bisa berbentuk apa saja, mulai dari punya keluarga yang utuh, akses pendidikan yang layak, kesehatan yang baik, hingga sekadar tidak perlu khawatir besok makan apa. Semua itu juga privilege, hanya saja kadang kita tidak sadar.

Privilege Itu Nyata, Namun Bentuknya Beragam

Ucapan seperti “Enak banget ya kalau lahir kaya, kuliah tinggal bayar, mau modal usaha gampang.” atau “Orang cantik bebas, mau ngapain aja jadi lebih lancar.” Sebenarnya mencerminkan realita, privilege bisa membuka jalan lebih mudah. Namun, terus-menerus iri hanya bikin kita stuck. 

Fakta pahitnya adalah hidup memang tidak adil. Namun, kabar baiknya, meskipun tidak semua orang lahir dengan privilege yang sama, kita bisa menciptakan privilege sendiri.

Bagaimana Cara Membangun Privilege Versi Kita?

1. Berani keluar dari zona nyaman

Baca Juga :  Dari Depresi hingga Dementia: Edwin Bangkit dan Raup Rp66 Juta dalam 3 Bulan Lewat Coding

Privilege tidak jatuh begitu saja. Kalau ingin hidup lebih layak, kita harus berani ambil risiko, seperti mencoba pekerjaan baru, menantang diri di bidang yang lebih tinggi, atau belajar skill yang relevan.  Contoh nyata? Banyak generasi muda sekarang belajar coding, desain, atau digital marketing meski latar belakang kuliahnya berbeda, karena mereka sadar skill baru bisa jadi privilege di era digital.

2. Jangan hanya bergantung pada satu pendapatan

Sumber penghasilan tunggal itu rapuh. Data dari banyak studi keuangan menunjukkan, sebagian besar orang kaya memiliki minimal 3 aliran pemasukan sebelum stabil secara finansial. Contohnya Maudy Ayunda: meski sukses di pendidikan, dia tetap merambah film, iklan, hingga musik. Diversifikasi penghasilan adalah privilege yang kita bangun dari strategi, bukan sekadar warisan.

3. Menjalani gaya hidup sederhana

Privilege bukan berarti hidup mewah. Mark Zuckerberg dengan kekayaannya tetap memilih kaos polos dan jeans. Justru kesederhanaan bisa jadi strategi menjaga fokus. Dalam konteks anak muda Indonesia, hidup sederhana juga berarti bijak mengelola uang, tidak gampang terjebak FOMO belanja, dan lebih memilih investasi atau nabung.

Jadi, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Privilege memang tidak terbagi rata. Ada orang yang lahir di “jalur cepat,” ada juga yang harus mulai dari nol. Tapi selama kita punya kemerdekaan memilih jalan hidup, kesempatan belajar, dan jaringan yang bisa dibangun, itu sudah menjadi bentuk privilege yang layak disyukuri.

Mulai sekarang, mungkin kita bisa lebih jeli melihat sekitar. Ada orang yang harus bekerja ekstra hanya untuk mendapatkan apa yang bagi kita terasa “biasa.” Di sisi lain, kita pun bisa mulai membangun privilege untuk masa depan: lewat ilmu, koneksi, kesehatan, finansial, hingga mindset. Karena pada akhirnya, privilege bukan hanya soal warisan namun juga soal strategi hidup.

Baca Juga :  Menjelajahi Dunia Virtual: Peran Teknologi Virtual Reality dalam Berbagai Industri

Privilege di Era Digital: Bentuk Baru yang Harus Disadari

Insight terkini menunjukkan, akses internet pun adalah privilege. Bayangkan, masih ada wilayah di Indonesia dengan jaringan terbatas. Sementara itu, sebagian dari kita bisa mengakses kursus online internasional, membangun bisnis dari Instagram, atau kerja remote dengan gaji dolar. Itu semua privilege yang kadang luput disyukuri.

Contoh lain adalah literasi finansial. Bisa memilih bank dengan layanan digital yang memudahkan menabung, deposito, atau investasi dengan return menarik itu juga merupakan privilege. Tidak semua orang punya akses informasi atau keberanian mencoba produk keuangan modern.

Manfaatkan privilege mengakses bank dengan layanan digital dengan mudah dan menguntungkan di neobank dari Bank Neo Commerce. Yuk, gabung menjadi nasabah neobank di program promo pengguna baru 8.8 Double Untung Pengguna Baru agar bisa dapat cashback hingga Rp300.000. Promo pengguna baru ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Agustus 2025.  

Klik link 8.8 Double Untung Pengguna Baru untuk info lengkap dan terbaru mengenai program promo pengguna baru dan klik Ajak Teman untuk informasi promo kode referral. 

Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Berita Terkait

LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:07

Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target

Selasa, 15 September 2026 - 19:08

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Berita Terbaru