Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026 - Koran Mandalika

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, 18 Mei 2026 – PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) menyelesaikan Proyek Engineering Procurement Construction (EPC) Pembangunan Coal Handling Facility (CHF) Inpit Conveyor Banko (ICB) (SPPH 4540) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada awal tahun 2026. Penyelesaian proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas infrastruktur penanganan batubara, sekaligus menunjukkan kemampuan KBK dalam mengerjakan proyek EPC pada sektor industri yang membutuhkan ketepatan, keandalan, dan standar kualitas tinggi.

Proyek ini memiliki
arti penting karena tidak hanya ditujukan untuk mendukung kelancaran sistem
penanganan dan pengangkutan batubara, tetapi juga mempertegas peran KBK dalam
mendukung kebutuhan infrastruktur industri nasional. Kehadiran fasilitas ini
diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi efektivitas operasional,
peningkatan produktivitas, serta keberlanjutan kegiatan usaha di area proyek
dan sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, KBK
bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk menjalankan tahapan pekerjaan secara
terintegrasi mulai dari engineering, procurement, hingga construction.
Penyelesaian proyek pada awal 2026 mencerminkan komitmen para pihak dalam
mencapai target pekerjaan sesuai rencana, sekaligus menjadi bukti keberhasilan
kolaborasi dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan
operasional sektor batubara secara lebih efisien dan andal.

Jalur
penyangga sistem ban berjalan (conveyor belt support structure)    

Plt. Direktur Utama PT
Krakatau Baja Konstruksi, Bobby Sumardiat Atmosudirjo, menyampaikan bahwa
rampungnya proyek ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan
kontribusi nyata bagi pembangunan industri nasional. “Penyelesaian Proyek EPC
Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko
” ini menjadi bagian dari upaya KBK
untuk terus menghadirkan solusi konstruksi dan fabrikasi yang andal,
berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan sektor strategis nasional,” ujarnya.

Keberhasilan
penyelesaian proyek ini diharapkan semakin memperkuat posisi KBK sebagai mitra
terpercaya dalam pembangunan infrastruktur industri, khususnya pada
proyek-proyek strategis yang memerlukan kemampuan EPC yang terintegrasi. Dalam
menjalankan peran tersebut.

Adapun KBK sebagai
bagian dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk /Krakatau Steel Group mendapat
dukungan dari Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, “Penguatan KBK adalah langkah
nyata kami dalam memperkokoh kedaulatan industri nasional. Melalui sinergi grup
yang solid, kami berkomitmen untuk meminimalkan ketergantungan pada produk
impor dan membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu menjawab tantangan teknik
sipil yang paling kompleks dengan presisi kelas dunia.”

Baca Juga :  Hari Pelanggan Nasional, PT KAI Divre IV Tanjungkarang Gelar Kegiatan Sapa Pelanggan

Sejalan dengan  visi pertumbuhan global Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman
IISIA dan ALFI/ILFA
menegaskan,”Dalam lanskap bisnis global yang dinamis, KBK berperan sebagai
mesin penggerak inovasi dalam ekosistem Krakatau Steel Group. Kolaborasi ini memastikan bahwa kami tetap
kompetitif, adaptif, dan selalu terdepan dalam mendukung percepatan pembangunan
ekonomi melalui penyediaan komponen baja konstruksi yang inovatif dan
berkelanjutan.

Lebih lanjut, Akbar menjelaskan
bahwa peta jalan transformasi yang dijalankan Krakatau Steel Group saat ini
selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama Krakatau Steel
Group adalah mendukung akselerasi industrialisasi dan memperkokoh ketahanan
ekonomi nasional melalui penguatan sektor baja sebagai fondasi utama Pembangunan
untuk kemakmuran Bangsa dan Masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital
Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI
Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini
Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Senin, 18 Mei 2026 - 17:44