Proyek EV Baterai Grup MIND ID Ciptakan Nilai Tambah Hingga 100 Kali Lipat - Koran Mandalika

Proyek EV Baterai Grup MIND ID Ciptakan Nilai Tambah Hingga 100 Kali Lipat

Senin, 9 Februari 2026 - 10:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengembangan proyek ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terintegrasi yang digarap Grup MIND ID dinilai mampu menciptakan nilai tambah hingga 100 kali lipat bagi perekonomian nasional

Indonesia akan mampu masuk ke tahap industri midstream dan downstream baterai yang akan mampu memberi dampak positif bagi berbagai sektor manufaktur energi hijau dan kendaraan hijau.

Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Evvy Kartini mengatakan, nilai tambah terbesar tidak berada pada tahap pengolahan awal mineral, melainkan pada sektor manufaktur di mana Indonesia mampu memproduksi prekursor, material katoda, hingga baterai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kita berhenti di tahap MHP, nilai tambahnya hanya sekitar 5 sampai 10 kali. Tapi kalau sudah masuk ke produksi katoda, nilainya bisa naik sampai 50 kali. Dan ketika menjadi baterai, nilai tambahnya bisa lebih dari 100 kali,” ujar Evvy.

Baca Juga :  Susu Kambing Etamilku : Pilihan Terbaik untuk Kesehatan Pernafasan Anda

Evvy melanjutkan proyek ekosistem baterai terintegrasi yang dikembangkan Grup MIND ID melalui PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dan Indonesia Battery Corporation (IBC), bersama mitra strategis global, menjadi momentum penting transformasi ekonomi Indonesia.

Indonesia memiliki keunggulan rantai pasok pengolahan mineral yang lengkap dari hulu sampai hilir, dan mampu dioptimalkan untuk membangun ekosistem industri baterai.

Nikel bisa mengolah jadi material katoda, memproduksi baterai, bahkan sampai mengembangkan daur ulang, sehingga mampu memberi dampak yang optimal bagi perekonomian Indonesia.

“Nilai ekonomi terbesar itu ada di midstream dan downstream. Di situlah industri, lapangan kerja, dan penguasaan teknologi bisa tumbuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Evvy menilai baterai berbasis nikel atau nickel manganese cobalt (NMC) perlu menjadi fokus utama pengembangan industri nasional, mengingat bahan bakunya berasal dari dalam negeri dan memiliki kepadatan energi lebih tinggi.

Baca Juga :  Tetap Kering dan Stylish: Pilihan Jaket Anti Air dari Bodypack untuk Musim Hujan

Ia juga menyoroti pentingnya kebijakan insentif kendaraan listrik dari pemerintah yang sejalan dengan agenda hilirisasi.

“Pasar itu harus diciptakan lewat kebijakan. Kalau kendaraan berbasis NMC diberi insentif, industrinya akan tumbuh. Ini penting untuk memastikan proyek hilirisasi berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

Evvy optimistis, dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan eksekusi proyek yang terintegrasi, pengembangan ekosistem baterai nasional untuk meningkatkan daya saing industri

“Ini momentum emas bagi Indonesia. Tinggal bagaimana kita memastikan seluruh rantai nilainya benar-benar dibangun di dalam negeri,” pungkasnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru