PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN - Koran Mandalika

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

Partisipasi PT Pelindo Sinergi Lokaseva dalam CEO Forum ASEAN Ports and Logistics 2026

Jakarta, 23 Agustus 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi ekosistem kepelabuhanan dengan berpartisipasi sebagai pembicara pada CEO Forum dalam ajang 24th ASEAN Ports and Logistics 2026 yang diselenggarakan pada 7–9 Juli 2026 di Sofitel Kuala Lumpur Damansara, Malaysia.

ASEAN Ports and Logistics merupakan konferensi dan pameran internasional yang diselenggarakan oleh Port Klang Authority sebagai wadah kolaborasi bagi para pemangku kepentingan sektor pelabuhan, logistik, pelayaran, terminal, dan rantai pasok di kawasan Asia Tenggara. Tahun ini, forum tersebut dihadiri lebih dari 300 senior executives, menghadirkan 35 pembicara kelas dunia, serta diikuti oleh 50 exhibitor dari berbagai negara ASEAN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada sesi CEO Forum, Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva Faruq Hidayat membawakan paparan bertajuk “Strengthening Maritime Connectivity through Port Transformation: Adapting to Current Uncertainties, Addressing Current Disruptions in Cargo Movements and Forecasting the Future of Global Trade Routes and its Implications for ASEAN Ports”.

Transformasi Pelabuhan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global

Dalam paparannya, Faruq menguraikan bahwa sektor maritim saat ini menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari konflik geopolitik, perubahan jalur pelayaran internasional, volatilitas energi, hingga perubahan kebijakan perdagangan yang berdampak langsung terhadap rantai pasok dunia. Kondisi tersebut menjadikan ketidakpastian sebagai tantangan yang harus diantisipasi melalui peningkatan daya saing dan resiliensi pelabuhan.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

“Uncertainty saat ini bukan lagi sebuah kondisi yang bersifat sementara atau terjadi pada periode tertentu, melainkan telah menjadi bagian dari dinamika bisnis global yang berlangsung secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pelabuhan harus membangun resiliensi agar tetap tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat dua strategi yang perlu dijalankan untuk memperkuat ketahanan bisnis pelabuhan. Pertama, meningkatkan port performance melalui digitalisasi layanan, pemanfaatan teknologi, standarisasi operasional, serta integrasi data guna meningkatkan efisiensi pelayanan dan produktivitas pelabuhan. Kedua, mengintegrasikan pelabuhan dengan kawasan pendukung (port-hinterland integration) sehingga tercipta ekosistem industri yang mampu menghasilkan arus barang secara berkelanjutan, memperkuat konektivitas rantai pasok, sekaligus meningkatkan efisiensi biaya logistik nasional.

Faruq memaparkan pentingnya digitalisasi sebagai salah satu bentuk adopsi teknologi dalam membangun ekosistem pelabuhan yang terintegrasi mulai dari layanan marine, pelabuhan itu sendiri, hingga layanan pendukung Pelabuhan seperti WMS, YOS, TMS, dll). Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan port performance. Kemudian, Pengembangan ini dilaksanakan dalam rangka pengembangan Maritime Ecosystem Platform untuk mendukung program Pemerintah Indonesia untuk menciptakan One Maritime Data.

Baca Juga :  Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

Selain hal tersebut, saat ini sedang dilakukan pengembangan integrasi antara pelabuhan dengan kawasan pendukungnya, antara lain integrasi Pelabuhan Kuala Tanjung dengan Kawasan Pendukungnya, pengembangan Ekosistem Kalibaru beserta jalan akses dan kawasan pendukungnya, Pelabuhan Kijing dengan Kijing Port Supporting Area, Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, serta Tanjung Emas Export Processing Zone (TEPZ) di Semarang.

Keikutsertaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva dalam forum internasional ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan pengalaman Indonesia dalam mentransformasikan pelabuhan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem industri dan logistik nasional. Forum ini juga membuka peluang kolaborasi dengan investor, operator pelabuhan, pelaku logistik, regulator, serta mitra bisnis dari berbagai negara ASEAN guna memperkuat konektivitas maritim regional.

Melalui partisipasi aktif pada ASEAN Ports and Logistics 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi Pelindo dalam membangun ekosistem pelabuhan yang terintegrasi, berdaya saing global, serta mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan kawasan.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva senantiasa membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, investor, serta pelaku industri untuk bersama-sama membangun ekosistem pelabuhan dan kawasan yang terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan guna memperkuat konektivitas maritim Indonesia dan ASEAN.

-selesai-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari
BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra
Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui
Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil
Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner
Perjanjian Tanpa Meterai Tetap Sah, Tapi Ada Konsekuensinya
Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah
Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:02

Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:02

BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:02

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:02

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02

Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027

Berita Terbaru

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Teknologi

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:02

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Teknologi

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:02