PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran PTPN Group bagi Ketahanan Pangan Nasional - Koran Mandalika

PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran PTPN Group bagi Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 25 September 2026 - 06:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), meraih Anugerah Mahayuga dari Garuda TV sebagai institusi yang dinilai berkontribusi strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati tiga tahun perjalanan Garuda TV di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (9/8/2026). Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan diterima langsung Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras.

Anugerah Mahayuga merupakan apresiasi Garuda TV kepada tokoh dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi serta dampak positif bagi masyarakat dan bangsa. Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menegaskan pentingnya peran perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, pengelolaan aset negara, serta penguatan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas kontribusi bagi negara.

“Penghargaan ini bukan semata-mata tentang PTPN I, tetapi tentang seluruh insan perkebunan yang terus menjaga amanah negara. Perkebunan memiliki posisi strategis karena menyangkut pangan, energi, lapangan kerja, ekonomi masyarakat, sekaligus pengelolaan aset negara,” kata Rivai.

Baca Juga :  Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Menurut Rivai, mandat PTPN I tidak berhenti pada produksi komoditas. Pengelolaan perkebunan harus mampu meningkatkan produktivitas aset, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial secara berkelanjutan. Karena itu, PTPN I terus melanjutkan transformasi perusahaan melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi, sumber daya manusia, serta peningkatan kinerja operasional dan finansial.

Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi dan rantai nilai komoditas, sehingga perkebunan tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Tantangannya bukan sekadar bagaimana menghasilkan komoditas, tetapi bagaimana seluruh rantai nilai perkebunan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional,” ujar Rivai.

Dalam proses tersebut, PTPN I menempatkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai satu kesatuan dalam pengelolaan aset negara. Prinsip keberlanjutan menjadi fondasi agar aset perkebunan tetap produktif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Tugas kita adalah memastikan warisan aset negara ini tetap produktif, lestari, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” kata Rivai.

Baca Juga :  PTPP Fasilitasi Lebih dari 4.000 Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025

Dedikasi bagi Insan PTPN I

Rivai menegaskan Anugerah Mahayuga dipersembahkan kepada seluruh insan PTPN I yang terus menjaga produktivitas perkebunan, mengelola aset negara, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Setiap jengkal lahan yang kita kelola, setiap komoditas yang kita hasilkan, dan setiap nilai tambah yang kita ciptakan harus bermuara pada kontribusi bagi Indonesia,” ujar Rivai.

Selain PTPN I, Anugerah Mahayuga juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan institusi dalam berbagai kategori, di antaranya Dr. Taufiq Supriyadi, Harita Nickel, Melan Achmad, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, PT PLN (Persero), Musim Mas, dan Rosita Istiawan.

Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk semakin menegaskan posisi perkebunan sebagai bagian strategis dari pembangunan nasional, produktif dalam mengelola aset, progresif dalam menciptakan nilai tambah, dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi Indonesia.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), PTPN I terus memperkuat kontribusi perkebunan melalui pengelolaan aset yang produktif, penciptaan nilai tambah, serta penerapan prinsip keberlanjutan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01