PTPP Catatkan Perolehan Kontrak Baru Rp2,76 Triliun pada Januari 2026, Tumbuh 120,8% YoY - Koran Mandalika

PTPP Catatkan Perolehan Kontrak Baru Rp2,76 Triliun pada Januari 2026, Tumbuh 120,8% YoY

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia pada bulan Januari 2026 berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp2,76 Triliun hingga Januari 2026. Capaian tersebut meningkat signifikan sebesar 120,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan awal tahun yang positif bagi kinerja Perseroan.

Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 73,31%, diikuti proyek BUMN sebesar 25,20%, serta proyek swasta sebesar 1,49%. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Gedung sebesar 43,28%, Jalan dan Jembatan sebesar 26,64%, Smelter dan Pertambangan sebesar 25,20%, Pengolahan Air dan Limbah sebesar 4,18%, Infrastruktur Air sebesar 0,54%, serta Fasilitas Oil & Gas sebesar 0,16%.

Beberapa proyek strategis yang berhasil diraih PTPP di bulan Januari 2026 yaitu diantaranya Proyek Gedung Kantor Pidum & Datum Kejaksaan Agung RI senilai Rp820,7 Miliar, Proyek Pembangunan BRT Metropolitan Membidang Medan senilai Rp538,5 Miliar, Proyek Penambangan Bauksit Mempawah senilai Rp478,6 Miliar, dan Proyek Penanganan Bencana Aceh senilai Rp341,7 Miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi fondasi optimisme Perseroan dalam menyongsong tahun 2026 di tengah dinamika dan tantangan industri konstruksi yang masih berlangsung. “Pertumbuhan perolehan kontrak baru pada awal tahun ini menunjukkan momentum yang baik bagi PTPP untuk menjaga kinerja secara berkelanjutan sepanjang 2026. Perseroan akan tetap fokus pada eksekusi proyek secara tepat waktu, dengan standar kualitas terbaik serta penerapan zero accident. Selain itu, kami memastikan setiap proyek dijalankan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko yang prudent, serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Joko.

Baca Juga :  Harga Emas Menguat, Fokus Pasar Tertuju pada Data NFP AS

Dengan strategi selektivitas proyek dan penguatan manajemen operasional, PTPP optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan sepanjang tahun 2026.

–SELESAI–

Tentang PT PP (Persero) Tbk

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Awareness HSSE untuk Perkuat Ekosistem Layanan Pendukung Pelabuhan
Hadapi Fluktuasi Suku Bunga, BRI Finance Andalkan Strategi Pendanaan Fleksibel
Minat Kendaraan Bekas Meningkat, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh 169,34%
BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan Listrik, Pertumbuhan Tetap Positif pada 2026
Tokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota
Harga Minyak Berpotensi Naik, Saham Energi Jadi Sorotan Investor Global
Pertamina Foundation Tunjukkan Komitmen Keberlanjutan di Pertamina Goes to Campus
Bank Rakyat Indonesia BO Kelapa Gading Supervisi Region 6 Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Layani Nasabah di Hari Libur

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Awareness HSSE untuk Perkuat Ekosistem Layanan Pendukung Pelabuhan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

Hadapi Fluktuasi Suku Bunga, BRI Finance Andalkan Strategi Pendanaan Fleksibel

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

Minat Kendaraan Bekas Meningkat, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh 169,34%

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan Listrik, Pertumbuhan Tetap Positif pada 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

Tokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00

Pertamina Foundation Tunjukkan Komitmen Keberlanjutan di Pertamina Goes to Campus

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00

Bank Rakyat Indonesia BO Kelapa Gading Supervisi Region 6 Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Layani Nasabah di Hari Libur

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00

Cara Mengatur Stop Loss dan Take Profit untuk Trading Emas

Berita Terbaru